Perpanjangan Tangan Untuk Kesembuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 9:1-6

RHEMA HARI INI
Lukas 9:1 Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.

Dalam dunia bisnis, seorang pemimpin yang dipandang berhasil adalah mereka yang berhasil mengangkat atau memberikan promosi jabatan terhadap bawahannya. Demikian pula hati Bapa yang rindu mengangkat kita yang sudah dibangkitkan untuk memerintah bersama Kristus sebagai raja-raja pada saat kerajaan seribu tahun mendatang (Wahyu 20:6). Itu sebabnya Tuhan memberikan tenaga dan kuasa pada kita untuk mengerjakan mujizat kesembuhan besar di akhir zaman ini untuk mempersiapkan diri kita agar semakin bertumbuh dalam pekerjaan roh saat ini dan memerintah bersama Dia di masa depan.

Selama Yesus di dunia, tiada hari Yesus lewati tanpa membuat mujizat. Semasa hidupnya, tiap hari Dia selalu berkeliling untuk menyembuhkan orang-orang sakit. Karena itulah passionNya! Dia rindu sembuhkan sebanyak mungkin orang. Tetapi setelah Yesus bangkit dari kubur, kenapa Yesus tidak lagi kerjakan mujizat itu? Bukankah Dia masih ada di dunia ini 40 hari sebelum akhirnya terangkat ke sorga. Apakah Dia tidak lagi peduli dengan yang sakit? Sudahkah Yesus kehilangan passion untuk menyembuhkan orang sakit? Tentunya tidak. Tuhan kita tidak pernah kehilangan passionNya. Tetapi memang setelah Yesus bangkit, Yesus tidak secara langsung sembuhkan orang. Yang saya percaya Yesus mau pakai murid-muridNya untuk mulai menyembuhkan sebanyak mungkin orang. Dia mau pakai saudara dan saya sebagai perpanjangan tanganNya untuk mengerjakan great healing miracles.

Itu sebabnya memang Yesus tidak kerjakan mujizat kesembuhan setelah Dia bangkit. Tapi bukan berarti Yesus tidak kerjakan mujizat. Ada mujizat yang Yesus lakukan pasca Dia bangkit, yaitu eye-opening miracle! Mujizat yang membuka mata! Yesus mau mencelikkan mata roh kita, supaya kita bisa mengenal Dia dan kuasa-Nya, maka pada saat itulah dia bisa memakai kita untuk mengerjakan berbagai mujizat.

RENUNGAN
Tuhan mau pakai kita sebagai PERPANJANGAN TANGAN-NYA untuk mengerjakan MUJIZAT KESEMBUHAN BESAR.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda ambil komitmen untuk mengenal Dia lebih lagi melalui FirmanNya?
2. Sudahkah Anda turut serta dalam penderitaanNya dengan cara menyalibkan kedagingan Anda?
3. Sadarkah Anda bahwa kuasa kebangkitanNya menyertai Anda?

DOA HARI INI
“Tuhan, urapi kami dengan pewahyuan FirmanMu lebih dalam lagi agar kami semakin mengenal pribadiMu dan kuatkan roh kami agar kami dapat menyalibkan kedagingan kami untuk mengerjakan mujizat kesembuhan besar. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.