PERSEPULUHAN YANG KITA KEMBALIKAN ADALAH UNTUK TUHAN

RHEMA HARI INI

Ibrani 7:8 Dan di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia, yang tentang Dia diberi kesaksian, bahwa Ia hidup.

Pak Ari adalah seorang penyayang binatang, ia memelihara seekor anjing dan juga beberapa hewan lainnya. Suatu kali, teman Pak Ari ingin mengawinkan anjing peliharaannya dengan anjing milik Pak Ari. Anjing temannya itu pun di titipkan di rumah Pak Ari sampai musim kawin sudah selesai. Mereka sepakat jika usaha perkawinan itu berhasil, Pak Ari akan memberikan sekian persen dari hasil penjualan anak-anak anjing. Pak Ari menyadari bahwa anjingnya tidak akan bisa hamil tanpa dikawinkan dengan anjing temannya, sehingga sebetulnya pembagian hasil itu memang merupakan hak temannya yang memiliki anjing pejantan tersebut.

Beberapa waktu berlalu, anjing Pak Ari melahirkan empat ekor anak anjing yang gemuk dan lucu. Setelah cukup besar, Pak Ari pun menjual anak-anak anjing itu satu persatu. Setiap kali anak anjingnya terjual, tidak lupa Pak Ari memberikan sekian persen kepada temannya sesuai dengan kesepakatan awal mereka berdua. Pak Ari terus melakukannya sampai semua anak anjingnya laku terjual. Karena Pak Ari melakukan bagiannya dengan menepati kesepakatan mereka, maka teman Pak Ari pun berniat untuk melanjutkan kerjasama mereka di kemudian hari.

Sebagai orang Kristen, terkadang kita merasa keberatan saat mengembalikan persepuluhan ke gereja. Bahkan tidak sedikit yang berpikir bahwa lebih baik memberikan uang tersebut untuk kegiatan amal atau kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Sebenarnya saat kita membawa persembahan persepuluhan ke gereja, kita tidak sedang ‘menyumbang’ gereja. Akan tetapi kita mengembalikan apa yang menjadi hak Tuhan. Memberi itu berbeda dengan mengembalikan. Jika kita berpola pikir “memberi”, maka kita menganggap apa yang kita persembahkan adalah milik kita. Sebaliknya jika kita memiliki pola pikir “mengembalikan”, berarti kita menyadari bahwa sesungguhnya segala yang kita miliki ini adalah milik Tuhan. Persepuluhan yang kita kembalikan itu pun sebenarnya sudah menjadi hak Tuhan. Sama seperti Pak Ari yang membayarkan persenan hasil penjualan anak anjing pada temannya. Ia tidak sedang memberi temannya, namun mengembalikan apa yang sudah menjadi hak temannya. Sekalipun secara fisik kita memang membawa persembahan persepuluhan kita ke gereja, tetapi sadarilah bahwa sebetulnya di alam roh, kita sedang mengembalikannya kepada Tuhan.

RENUNGAN

Mengembalikan persepuluhan TIDAK HANYA sekedar memberi persembahan ke gereja, tetapi di alam roh kita MENGEMBALIKANNYA KEPADA TUHAN.

APLIKASI

1. Apa pandangan dan pola pikir Anda tentang persepuluhan selama ini?
2. Mengapa Anda perlu mengembalikan persepuluhan?
3. Mengapa persembahan persepuluhan tidak sama dengan beramal?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, mulai hari ini kami mau memiliki pola pikir yang benar dalam memandang persepuluhan. Kami menyadari bahwa persepuluhan adalah mengembalikan apa yang telah menjadi hak-Mu dan juga mengakui bahwa segala yang kami punya adalah dari pada-Mu dan untuk kemuliaan-Mu saja. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!