Pertobatan Membawa Kesembuhan Yang Permanen

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 5:1-18

RHEMA HARI INI
Yohanes 5:14 Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: “Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.”

Setelah pak Jono mencoba memperbaiki kedua radionya yang telah rusak, ternyata hanya satu yang masih berfungsi. Ia pun menyimpan radio yang masih berguna di kamarnya. Ia sangat senang, karena melalui radio tersebut, ia bisa mendengarkan lagu-lagu pujian dari Elshaday fm. Sementara radio yang tidak bisa diperbaiki, dibuangnya ke tempat sampah. Cerita diatas mengingatkan kita kepada kisah perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbuah (Lukas 13:6-9). Dimana terjadi kesepakatan antara pemilik kebun anggur dan pengurus, bahwa jika pohon ara di kebun anggur tersebut tetap tidak bisa berbuah setelah dicangkul dan diberi pupuk, maka pohon itu akan ditebang.

Kesembuhan, mujizat, dan kuasa adalah hal yang sangat ingin dan mudah Tuhan kerjakan dalam hidup setiap anak-anak-Nya. Pada kenyataannya hal tersebut memang sudah Tuhan kerjakan, bahkan jauh hari sebelumnya, yaitu saat Dia mati di kayu salib 2000 tahun silam. Dalam Yohanes 5:14 Tuhan berkata, “Engkau telah sembuh.” Lalu apa yang membuat sebagian anak-anak Tuhan masih terus bergumul dengan sakit penyakit pada tubuh mereka? Ya, salah satunya karena dosa-dosa manusia. Seperti pohon ara yang sibuk memenuhi dirinya dengan daun-daunan yang rimbun, tetapi tidak menghasilkan buah sama sekali, itulah sikap manusia, yang Tuhan tidak suka.

Yang Tuhan kehendaki adalah kita menghasilkan buah dan buah itu tetap (Yohanes 15:16). Oleh karena itu, hiduplah senantiasa dalam pertobatan, jangan terus berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk (Yohanes 5:14). Seperti radio rusak pak Jono yang tidak bisa diperbaiki lagi dan harus berakhir di pembuangan, atau seperti pohon ara yang harus ditebang jika tidak berbuah. Jadi mari terus pakai hidup kita untuk melayani Tuhan, maka kesembuhan kita akan menjadi permanen. Itulah rahasia kesembuhan ilahi, yang Tuhan rindu untuk kita alami dan saksikan. Agar banyak jiwa boleh berbondong-bondong datang pada Tuhan melalui kesaksian kita, ikut disembuhkan dan dimenangkan, sehingga genaplah rhema Tuhan di bulan ini, yaitu mujizat kesembuhan besar atas setiap jemaat Tuhan.

RENUNGAN
Hiduplah senantiasa dalam PERTOBATAN, terus pakai hidup kita untuk MELAYANI TUHAN, maka KESEMBUHAN kita akan menjadi PERMANEN.

APLIKASI
1. Kehidupan seperti apa yang Tuhan rindu untuk Anda hidupi?
2. Apa yang harus anda lakukan jika anda menerima kesembuhan dari Tuhan?
3. Sudahkah Anda hidup dalam pertobatan dan melayani Tuhan melalui kesembuhan yang sudah Tuhan berikan dalam hidup Anda? Apa kebaikan yang akan Anda terima, ketika Anda menyaksikan kesembuhan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa Penyembuhku, terima kasih atas mujizat kesembuhan besar dan rahasia kesembuhan ilahi yang terus Tuhan nyatakan dan kerjakan dalam hidup kami. Ampuni kami yang enggan untuk menyaksikan kesembuhan yang sudah Tuhan nyatakan atas hidup kami. Mulai hari ini kami berkomitmen untuk bangkit menjadi saksi Kristus, dan menyaksikan kesembuhan yang sudah Tuhan kerjakan dalam hidup kami, sehingga kesembuhan yang permanen akan menjadi miliki kami dan Nama Tuhan di muliakan. Di Dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.