Perzinahan Selalu Diikuti Dosa-Dosa Yang Lain

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 11:1-31

RHEMA HARI INI
Amsal 11:3 Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya.

Saban sore sinetron komedi “Suami-suami Takut Istri” ditayangkan di sebuah stasiun televisi. Sinetron itu mengangkat cerita seputar problematika rumah tangga yang ada di masyarakat. Meskipun pada setiap episode ada beragam masalah dimunculkan, namun inti dan pangkal permasalahannya adalah pada upaya-upaya perselingkuhan. Empat tokoh utama, seperti Mas Karyo, Pak RT, Uda Faisal, dan Bang Tigor yang semuanya sudah beristri, selalu berusaha menarik perhatian Mbak Pretty dan juga perempuan-perempuan lain yang singgah di kampung mereka. Dari situ beragam perilaku jahat mulai muncul, kebohongan, kelicikan, persekongkolan, sampai pertengkaran, menjadi bumbu-bumbu yang dipertontonkan. Sinetron ini memang dikemas dalam bentuk komedi yang mengundang tawa. Beda halnya bila terjadi dalam dunia nyata, perselingkuhan selalu menimbulkan kepahitan dan derita.

Amsal 11:3 mengatakan bahwa orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya. Para suami dalam cerita sinetron di atas telah mengkhianati istri-istri mereka. Pengkhianatan pasti akan beroleh kerusakan. Makanya, akhir dari setiap episode cerita sinetron itu selalu tentang kesialan para suami akibat dari perilaku mereka. Bahkan, para istri tidak lagi bisa mempercayai mereka. Sungguh berat akibat dari perselingkuhan, bahkan ada banyak keluarga hancur karena perselingkuhan.

Dalam Alkitab jelas diutarakan bahwa Allah membenci perzinahan, termasuk di dalamnya melakukan dosa selingkuh. Di dalam Alkitab, zinah tidak hanya berarti melakukan. Dengan tegas Tuhan Yesus mengatakan bahwa setiap orang yang memandang perempuan dan menginginkannya berarti sudah melakukan zinah dalam hati. Di zaman sekarang ini, ada beragam alasan yang bisa menimbulkan perselingkuhan, bukan hanya oleh hasrat seksual saja, tetapi bisa juga karena ketidakpuasan secara emosional, kurang pengertian, atau kurang bisa menghargai pasangan. Meskipun ada banyak penyebab tetapi sumber utamanya adalah karena kehilangan kasih. Kehilangan kasih akan membawa manusia jatuh ke dalam dosa dan menimbulkan kehancuran. Karena itu, kita harus terus sadar bahwa selalu ada konsekuensi yang berat dari dosa. Marilah kita terus berjaga dan tidak menganggap remeh tipuan iblis yang namanya godaan perselingkuhan ini. Berhati-hatilah karena dosa satu ini selalu membawa masuk dosa-dosa yang lain. Dampaknya berat sekali, baik bagi kita sendiri, bagi pasangan, anak-anak kita, bahkan bagi generasi kita seterusnya.

RENUNGAN
HINDARI DOSA PERZINAHAN, sebab banyak DOSA dan KEBOHONGAN bisa MUNCUL untuk MENUTUPI perselingkuhan.

APLIKASI
1. Doakanlah keluarga Anda supaya terlindungi dari dosa perselingkuhan.
2. Bila saat ini Anda sedang mengalaminya, mintalah pengampunan dan kekuatan dari Tuhan untuk lepas darinya.
3. Bangunlah keterbukaan dan kejujuran dalam keluarga, buatlah mezbah keluarga, dan bergabunglah dengan komunitas yang saling membangun dan saling menjaga di dalam Tuhan.

DOA HARI INI
“Tuhan Yesus, kami beryukur untuk keluarga kami. Kami mohon perlindungan-Mu dari dosa perselingkuhan dan perzinahan. Bungkus keluarga kami dengan kasihMu supaya keluarga kami penuh dengan kasih. Jagai keluarga kami dari segala macam tipuan iblis yang dapat menghancurkan kami. Kami serahkan keluarga kami ke dalam tanganMu karena kami percaya bahwa Engkau mengasihi kami dan satu-satunya sumber kemenangan atas setiap permasalahan dan godaan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.