Pesan Profetik Di Balik Umur 30 Tahun

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 13:1-17

RHEMA HARI INI
Matius 13:8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.

Dalam ilmu fisika dikenal istilah quantum leap atau lompatan kuantum. Artinya terjadi lonjakan atau lompatan yang sangat besar secara tiba-tiba. Inilah yang dialami oleh Yusuf. Dari anak yang paling dikasihi ayahnya, ia berubah nasib menjadi budak yang dibeli oleh Potifar. Yusuf adalah salah satu orang yang pernah mengalami proses paling sukar dalam sebuah fase kehidupan. Namun semua proses hidup itu membentuk Yusuf menjadi pribadi yang begitu tangguh. Sampai di usia 30 tahun, Yusuf akhirnya mengalami lompatan yang sangat besar. Inilah momen titik balik dalam kehidupannya. Ia mengalami lompatan besar yang tidak masuk akal. Dari penjara terbawah langsung naik menjadi orang yang setara dengan Firaun sang Penguasa Mesir.

Ada pesan profetik di balik umur 30 tahun. Bagi Tuhan tidak cukup bagi Yusuf hanya menjadi pemimpin lokal di rumah Potifar. Tuhan jadikan Yusuf seorang pemimpin yang dampaknya sampai ke level bangsa-bangsa. Orang-orang dari berbagai bangsa datang berduyun-duyun ke hadapan Yusuf hanya untuk menerima makanan. Inilah yang akan Tuhan kerjakan, memasuki HUT ke 30 Tuhan akan bawa gereja kita mengalami lompatan yang sangat besar. Gereja kita akan menjadi dampak dan berkat sampai ke bangsa-bangsa. GBI Keluarga Allah akan dipakai Tuhan memberi makanan rohani dan memelihara kehidupan rohani banyak bangsa.

Melalui internet khotbah-khotbah, kesaksian dan live streaming ibadah gereja kita bisa di ikuti siapa saja dan dimana saja mereka sedang berada. Renungan yang di terjemahkan dalam Bahasa Inggris membuat makin banyak yang bisa diberkati dengan santapan rohani. Tanah hati yang terbuka membuat kita bisa percaya dan menangkap pesan profetik dari firman Tuhan bagi geeja kita. Maka hidup kita akan berbuah kebangunan rohani yang luar biasa. Ketika gereja kita menjadi berkat bagi banyak bangsa, maka kita sebagai jemaatnya juga akan menerima kebangkitan besar dan hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan Yesus memberkati (ABU).

RENUNGAN
Tangkap PESAN PROFETIK dalam HUT KE-30 gereja dan TERIMA KEBANGKITAN BESAR.

APLIKASI
1. Pesan apa yang Anda tangkap dalam HUT ke 30 bagi gereja kita?
2. Apakah Anda ingin terlibat dalam kegerakan yang besar ini? Dengan cara bagaimana?
3. Adakah pesan profetik dari Tuhan bagi hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Terima kasih Tuhan, Engkau telah menanam kami di tempat yang tepat. Tempat di mana kami bisa bertumbuh dan senantiasa mendapat makanan rohani yang luar biasa. Terimakasih atas kepercayaan-Mu pada gereja kami, kami percaya dan kami Imani pesan profetik-Mu atas gereja kami juga berlaku atas hidup kami para jemaat. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.