Prioritas Tuhan Melenyapkan Penyakit

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 8:14-17

RHEMA HARI INI
Matius 8:17 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”

Sesederhana seperti saat mandi kita pasti basah atau merasakan panas saat berada di bawah terik matahari, demikian pula saat kita percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita, maka otomatis kesembuhan dan kesehatan tubuh akan kita alami asalkan kita baik-baik mendengarkan serta melakukan semua yang difirmankan-Nya.

Selama 3,5 tahun melayani, sekitar seperlima waktu pelayanan Yesus dipakai untuk melayani kesembuhan ilahi. Ini artinya mujizat kesembuhan punya tempat tersendiri di hati Yesus. Yesus berjalan dari kota ke kota dan desa ke desa untuk memberitakan Injil dan menyembuhkan yang sakit. Yesus menyembuhkan berbagai penyakit: dari demam, bisu, tuli, lumpuh, pendarahan, bahkan kusta dan masih banyak lagi. Mulai dari penyakit yang umum sampai penyakit yang begitu ditakuti di zaman itu. Yesus menyembuhkan semua orang, baik orang miskin sampai anak Yairus, kepala rumah ibadat. Yesus menyembuhkan orang yang sudah sakit puluhan tahun bahkan ada yang sejak dari lahirnya! Yesus tidak pernah menolak untuk mendoakan kesembuhan. Buat Yesus, melayani kesembuhan ilahi adalah passionNya.

Tidak terbayang berapa ratus atau ribu orang dan berapa belas jam Yesus melayani mereka semuanya. Tetapi Alkitab mencatat semua orang itu disembuhkanNya. Tidak ada yang terlewati. Tidak ada yang pulang dalam kondisi yang sama. Semua yang hadir di hadapanNya pulang dengan membawa mujizat. Ya, itulah Tuhan kita. Dia adalah Tuhan yang begitu mengasihi kita dan Dia tidak pernah gagal. Sebab Dia adalah Allah yang menyembuhkan. Dalam kisah perempuan yang pendarahan, entah berapa banyak tabib, dukun, sampai dokter yang sudah dia coba tetapi keadaan malah tambah parah. Tetapi saat dia berjumpa dengan Yesus, mujizat terjadi dengan mudahnya. Mari kita berdoa mujizat yang sama bahkan yang lebih besar juga terjadi di tengah ibadah kita, sebab Dia hadir di antara kita. Kita semua pulang dari ibadah dengan membawa kesembuhan kita. Minggu ini akan jadi minggu kesaksian yang begitu ajaib sebab banjir mujizat kesembuhan terjadi.

RENUNGAN
MELENYAPKAN segala PENYAKIT dan KELEMAHAN kita adalah salah satu PRIORITAS TUHAN.

APLIKASI
1. Sadarkah Anda salah satu tujuan Tuhan datang ke dunia adalah untuk menyembuhkan Anda?
2. Percayakah Anda bahwa tubuhNya sudah dihancurkan di atas kayu salib untuk mendatangkan kesehatan bagi tubuh Anda?
3. Sudahkah Anda terima dengan iman kesembuhan Anda dan mulai melangkah selayaknya orang yang sudah disembuhkan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas pengorbananMu di atas kayu salib. Kami percaya tubuhMu sudah dihancurkan untuk menanggung segala kelemahan dan penyakit dalam tubuh kami sehingga kami beroleh tubuh yang sehat dan disembuhkan dari segala sakit penyakit. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.