Pusat Revival Besar

ReKA Video

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41-47

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Bulan lalu, tepatnya tanggal 25 Agustus, di GBI Keluarga Allah, kita dapat melihat pekerjaan ilahi yang luar biasa. Lebih dari 350 jiwa yang haus dan lapar akan Tuhan berbondong-bondong memberi diri untuk dibaptis dan menyerahkan hidup mereka pada Tuhan. Pada hari itu bukan hanya para pelayan Tuhan yang terlihat sibuk dan bersukacita, seisi sorga pun pastinya bersorak-sorai. Pemandangan ini pun sedikit mengingatkan kita pada apa yang terjadi sekitar dua ribu tahun yang lalu di kota Yerusalem. Saat tiga ribu orang memberi diri mereka untuk dibaptis. Meski saat ini baru sepersepuluhnya, tetapi hembusan angin ilahi sungguh sangat terasa. Awan setelapak tangan itu sudah tampak di atas rumah Tuhan.

Ya, inilah masanya lawatan terdahsyat. Inilah masanya revival besar-besaran. Perhelatan akbar dari Raja di atas segala raja tidak lagi tercium samar-samar, tetapi sudah sangat kentara. Dia telah hadir di sini; di gereja, kota, dan bangsa kita. Untuk melawat jiwa-jiwa yang terhilang. Namun, sebelum Dia mengerjakan revival besar-besaran atas jiwa-jiwa yang terhilang, terlebih dahulu Dia akan mengerjakan revival besar atas anak-anak-Nya. Tuhan bukan hanya ingin anak-anak-Nya, tentara-tentara dan mempelai-mempelai-Nya, mengalami revival besar, tetapi juga diangkat serta dijadikan rekan sekerja. Sehingga pusat kebangunan rohani bisa terjadi di rumah-Nya.

Oleh karena itu, jangan lagi hanya menjadi pengikut Kristus yang pasif. Menjadi orang baik dan tidak merugikan orang lain saja tidak cukup. Jangan seperti Raja Yotam (2 Taw. 27:1-2), karena hubungannya yang suam-suam kuku dengan Tuhan, ia akhirnya mengalami kemunduran rohani yang sangat merugikannya maupun kerajaannya. Kita perlu mendisiplin diri kita. Sungguh-sungguhlah beribadah kepada Tuhan, datang kelompok sel, Pondok Daud, dan ibadah raya. Bangunlah hubungan yang intim dengan Tuhan, sehingga kita dapat mendengar dan menangkap suara-Nya, dipercaya dan dipakai sebagai pusat revival besar. Hanya demikianlah kita bisa masuk kereta kegerakan Tuhan, menjadi pusat revival besar bagi gereja, kota, dan bangsa kita.

RENUNGAN
Tuhan bukan hanya ingin kita mengalami revival besar, tetapi juga MENGERJAKAN REVIVAL BESAR atas kota dan bangsa kita.

APLIKASI
1. Apa yang Tuhan ingin kerjakan atas hidup Anda?
2. Sudahkah Anda memiliki persekutuan yang intim dan kuat dengan Tuhan? Mengapa kita harus memiliki persekutuan yang intim dan kuat dengan Tuhan?
3. Apa yang harus Anda lakukan untuk memiliki persekutuan yang kuat dengan Tuhan dan dipakai sebagai pusat revival besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih kami ucapkan, atas revival besar yang sedang Engkau nyatakan hari-hari ini. Beri kami roh yang menyala-nyala untuk melayani Engkau, untuk beribadah kepada-Mu, mengikuti kelompok sel maupun Pondok Daud. Sehingga kami boleh terus bertumbuh dan terpilih menjadi pembawa revival besar atas gereja, kota, dan bangsa kami tercinta. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.