Rahasia Melipatgandakan Tuaian Mujizat

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Amsal 3:1-26

RHEMA HARI INI
Amsal 3:13-14 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.

Di sebuah pasar tradisional, transaksi jual beli terlihat begitu semarak. Dari sayur, daging, buah, sembako, sampai jajanan pasar, diserbu pembeli dengan antusias. Ada tiga bersaudara, sebut saja Trio Dodo, alias Doni, Dono, dan Donu. Mereka sangat gigih dan rajin dalam bekerja. Setiap jam tiga pagi, mereka sudah siap dengan dagangan, produk hasil buatan mereka: sambal teri cap Trio Dodo, yang dikemas dalam tabung plastik. Namun, serajin apa pun mereka bekerja, penghasilan mereka hanya cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Setelah sekian lama bergumul, hikmat Tuhan menghampiri Dono. Sepulang kerja, alih-alih bersantai, ia pergi ke tempat temannya untuk belajar bisnis online. Setelah menguasainya, ia segera memasarkan produknya lewat internet. Di luar dugaan, sambal teri cap Trio Dodo tidak hanya diminati masyarakat sekitar, tetapi sampai ke luar kota, bahkan luar negeri. Penjualannya melejit sampai seratus kali lipat, bahkan lebih. Karena permintaan pasar via online yang cukup padat dan terus meningkat, mereka mengambil keputusan untuk berhenti berjualan secara konvensional.

Firman Tuhan dalam Pengkhotbah 10:15 mengatakan, “Jerih payah orang bodoh melelahkan orang itu sendiri, karena ia tidak mengetahui jalan ke kota.” Itulah yang terjadi selama sekian tahun pada Doni, Dono, dan Donu. Mereka hanya berkutat di seputar pasar dan dengan penghasilan yang sangat sedikit. Namun, setelah mendapatkan hikmat Allah, mereka mengalami pelipatgandaan tuaian mujizat, yang membuat ia tertawa dan mengalami mujizat seperti mimpi, yaitu mujizat keuangan besar.

Itu sebabnya Amsal 3:13-14 berkata, “Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.” Di tahun 2019 ini, mari kita lebih lagi mendekat kepada Tuhan, sampai kita mendapat hikmat dan tuntunan Tuhan langkah demi langkah dalam bekerja, sehingga kita memperoleh kepandaian untuk melipatgandakan tuaian mujizat kita.

RENUNGAN
Rahasia MELIPATGANDAKAN TUAIAN MUJIZAT adalah bekerja dengan HIKMAT ALLAH.

APLIKASI
1. Apa yang menjadi rahasia agar pelipatgandaan tuaian mujizat besar dapat terjadi dalam hidup Anda?
2. Bagaimana caranya agar Anda dapat bekerja dengan hikmat Allah?
3. Sudahkah Anda menuai mujizat besar Anda? Jika sudah, coba tuliskan dan saksikan!?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapaku yang baik, terima kasih atas kehadiran-Mu dalam hidup kami. Seperti kata Amsal, tanpa engkau, tanpa hikmat-Mu, kami hanyalah orang bodoh yang tidak tahu jalan menuju kota. Kami merendahkan diri, memohon hikmat-Mu kiranya mengalir dalam hati dan pikiran kami. Agar kami dapat melipatgandakan tuaian mujizat dalam pekerjaan kami, sehingga tuaian mujizat besar sungguh jadi milik kami tahun ini. Dan kami dapat menjadi saksi yang menceritakan kebesaran kemuliaan-Mu pada setiap orang yang kami jumpai. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.