Rahasia Membangun Momentum Roh

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yosua 10:1-13

RHEMA HARI INI
Yosua 10:8-9 Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: “Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorangpun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau.” Lalu Yosua menyerang mereka dengan tiba-tiba, setelah semalam-malaman bergerak maju dari Gilgal.

Gerbang negri ajaib Roh Kudus telah dibuka. Sebuah negri yang dipenuhi dengan kemustahilan, dan karya ajaib Roh Kudus. Sejauh mata memandang, semarak keagungan dan kemuliaan-Nya tidak habis dipandang mata, selalu baru setiap hari. Tanda-tanda heran dan ajaib tidak henti-hentinya dimanifestasikan. Sungguh membuat setiap mata yang memandang tercengang, berseri-seri, dan berbesar hati (Yesaya 60:5).

Itulah yang sedang terjadi atas setiap jemaat Tuhan yang hidup di negri ajaib Roh Kudus hari-hari ini. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita sudah menjadi bagian yang masuk dan hidup dalam negri ajaib Roh Kudus? Atau jangan-jangan kita termasuk bagian yang tertinggal kereta kegerakan Roh Kudus dan masih hidup di dunia antah berantah manusia, dimana semua keajaiban hanyalah mimpi atau dongeng belaka, yang tidak akan bisa menjadi nyata. Jika jawabannya adalah yang kedua, maka kita perlu membuka hati dan mengijinkan Roh Kudus untuk menjamah dan membawa kita masuk negri ajaib-Nya, untuk membangun momentum roh kita bersama-Nya.

Bishop Jakes, pendiri gereja Potter’s House di Amerika berkata, “Jangan merasa puas dengan hal yang sama ketika sebenarnya anda bisa melangkah masuk ke dalam kemuliaan-Nya yang belum pernah Anda ketahui.” Jangan sia-siakan momentum yang sangat berharga ini atau kita akan menyesal seumur hidup. Mari melangkahlah bersama Roh Kudus. Biarkan manusia roh kita diaktivasi, dan terimalah kuasa-Nya untuk hidup dalam negri ajaibnya. Tangkap setiap visi atau rhema dan kerjakan secara konsisten dan terus menerus rhema dari Tuhan, seperti membangun pondok Daud, doa profetik, dan benih profetik. Kerjakan dan tabur apa yang perlu. Jangan hanya puas sampai diberkati saja. Firman Tuhan dalam Yesaya 49:6 berkata bahwa terlalu sedikit jika kita hanya menjadi hamba-Nya saja. Yang Tuhan mau, kita jadi berkat dan terang bagi bangsa-bangsa. Jadi, perjuangkan dalam doa dan kerjakan dengan sungguh-sungguh setiap rhema yang Tuhan beri tanpa kenal lelah, seperti Yosua (Yosua 10), sehingga kemenangan besar dapat kita raih.

RENUNGAN
Rahasia MEMBANGUN MOMENTUM ROH adalah konsisten terus-menerus BERJUANG DALAM DOA dan MENGERJAKAN RHEMA.

APLIKASI
1. Apa rahasia untuk membangun momentum roh agar kemenangan besar dapat Anda raih?
2. Sudahkah Anda menerima Roh Kudus dan hidup dalam dimensi ajaib Roh Kudus?
3. Apa akibatnya jika Anda melewatkan momentum Roh Kudus dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa terima kasih atas momentum Roh Kudus yang Engkau nyatakan atas hidup kami. Ajar kami untuk konsisten dan terus menerus aktif memperjuangkan visi dan rhema yang Engkau berikan, baik melalui doa maupun dengan bersungguh-sungguh mengerjakan rhema atau visi yang Tuhan beri. Sehingga kami tidak kehilangan momentum Roh Kudus dan menyesal seumur hidup kami. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.