Rahasia Menerima Tuaian Surga

RHEMA HARI INI
I Raja-raja 3:4-5 “Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu. 5 Di Gibeon itu Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu.”

Ada seorang wanita bangsawan kaya yang merasa lelah hidup. Ia memiliki segala yang dapat diinginkan siapa saja kecuali kebahagiaan dan kepuasan. Katanya, “Aku lelah hidup, aku akan pergi ke sungai dan mengakhiri hidupku disana.” Saat ia berjalan, ia merasakan sebuah tangan kecil menarik-narik bajunya, ia membalikkan badan, ia melihat seorang anak lelaki lemah yang tampak lapar meminta-minta, “Kami berenam, kami sekarat karena kelaparan.” Si wanita bangsawan berpikir, mengapa aku tidak meringankan beban keluarga malang ini? Aku mempunyai harta, dan rasanya aku tidak memerlukan kekayaan kalau aku mati. Mengikuti anak lelaki itu, ia memasuki area kesengsaraan, kesakitan dan kekurangan, ia membuka dompetnya, dan mengosongkan isinya, keluarga itu merasakan sukacita dan terima kasih yang meluap-luap, bahkan karena tergerak lebih lagi oleh kebutuhan mereka, si wanita bangsawan berkata, “Aku akan kembali besok, dan akan membagikan kepada kalian lagi hal baik yang Tuhan berikan kepadaku dengan berlimpah-limpah.” Ia meninggalkan tempat itu dengan hati yang bersukacita karena si anak lelaki itu menemukan ia, untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia memahami alasan kekayaannya, ia tak pernah berpikir lagi untuk mengakhiri hidupnya yang kini terasa penuh makna dan tujuan.

Raja Salomo sengaja memilih bukit pengorbanan yang paling besar, sebab ia berketetapan mempersembahkan seribu korban bakaran, satu jumlah yang sangat fantastis, Salomo mengerti tentang kewajibannya memberi yang terbaik untuk Tuhan dan Tuhan tidak pernah mau berhutang. Ia memberkati Salomo dengan luar biasa, apa yang diinginkan Salomo, Tuhan berikan. Bahkan yang tidak diminta oleh Salomo pun Tuhan memberikan padanya. Tantangan buat kita bersama, beranikah kita mempersembahkan yang terbaik untuk Tuhan? Kita harus mulai belajar memenuhi Surga dengan taburan benih kita, pasti berkat-berkat surgawi akan Tuhan kirimkan untuk kita. Kutuk akan digantikan dengan berkat, kemenangan, kemajuan dan terobosan-terobosan disegala bidang. Amin, Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Ketika kita MEMENUHI SURGA dengan taburan kita, maka surga akan MEMENUHI HIDUP KITA dengan tuaian!

APLIKASI
1. Uji diri anda, apakah taburan anda selama ini sudah memenuhi surge ?
2. Jika sudah, hal-hal apa yang anda dapatkan dan jika belum apa komitmen anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, mulai hari kami mau berlomba-lomba untuk terus menabur agar Kerajaan Surga penuh dengan taburan kami dan hidup kami penuh dengan tuaian Surga. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Keluaran Pasal 14-15
Matius Pasal 17