Rahasia Mengalami Mujizat Keuangan Besar

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Lukas 16:10-13

RHEMA HARI INI
Lukas 16:13 Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Penuh cinta dan pengabdian, itulah Tirza setelah mengenal Yesus. Walau harus berjalan kaki setiap kali ke gereja, hatinya tetap bersukacita. Ia juga sangat rajin bersyafaat untuk gerejanya. Setelah berumah tangga, Tirza dikaruniai dua anak. Kebutuhan ekonomi yang terus meningkat, membuat hati Tirza mulai ketar-ketir. Waktu doanya mulai lebih banyak digunakan untuk menggumulkan perekonomian rumah tangganya daripada untuk jiwa-jiwa. Ia mulai berandai-andai, “Andai aku punya banyak uang.” Lalu ia mengambil komitmen untuk melayani lebih lagi, dengan harapan Tuhan juga akan memberkatinya lebih lagi. Sekian waktu berlalu, apa yang Tirza harapkan, tak kunjung terjadi. Tanpa ia sadari hatinya mulai kecut. Ia sudah tidak bisa bersukacita dan bergairah lagi dengan setiap firman yang didengarkannya. Tanpa disadarinya, Tirza mulai kehilangan kasih mula-mula dan anugerah Tuhan dalam hidupnya.

Sering kali, itulah yang terjadi pada anak-anak Tuhan. Sedikit demi sedikit, hati kita bergeser dari cinta akan Tuhan menjadi cinta akan uang. Di satu sisi hati kita mengasihi Tuhan, tetapi di sisi lain, keinginan untuk sukses secara materi membuat kita menjadi orang-orang yang penuh ambisi dan cinta uang. Akhirnya, hal tersebut membuat kita kehilangan sukacita dan damai sejahtera. Yakobus 1:8 berkata, “Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” Bagaimanapun, seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Ia pasti akan pilih kasih.

Oleh karena itu, mari introspeksi diri kita. Termasuk yang manakah kita? Seorang yang mencintai Tuhan karena faktor kasih atau faktor uang? Pengharapan Tuhan dalam Yakobus 4:8 adalah supaya kita mentahirkan dan menyucikan hati kita dari yang jahat. Sebab, hari-hari ini Tuhan sedang mencari orang yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya dan menjadikan-Nya yang terutama untuk Dia curahkan mujizat keuangan besarnya.

RENUNGAN
Rahasia mengalami MUJIZAT KEUANGAN BESAR adalah FAKTOR KASIH, sebab Tuhan mencari orang yang CINTA TUHAN, bukan cinta uang.

APLIKASI
1. Apa rahasia atau faktor penentu untuk kita dapat mengalami mujizat keuangan besar?
2. Orang seperti apakah yang sedang Tuhan cari untuk Dia dapat curahkan berkat-Nya?
3. Bagaimana Anda dapat memurnikan motivasi Anda dalam mencari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas mujizat keuangan besar yang sudah Engkau nyatakan bagi kami. Siapkan hati kami Tuhan, sehingga hati kami adalah hati yang berkenan kepada-Mu. Hati yang selalu mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan. Bukan hati yang mendua, yang mendekat kepada Tuhan karena faktor uang, tetapi karena faktor kasih. Sehingga kami dapat menjadi saluran berkat bagi banyak orang, karena Engkau temukan kami setia dan dapat dipercaya untuk mengelola mujizat keuangan besar yang Engkau sediakan bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.