Rahasia Terjadinya Mujizat Selamatkan Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Nehemia 1:1-11

RHEMA HARI INI
Nehemia 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Sebuah desa di India Utara memiliki reputasi yang sangat buruk karena sering terjadi perampokan di jalan antar kota dekat desa. Yang menjadi sasaran adalah truk-truk pengangkut makanan. Kondisi alam yang tidak bersahabat membuat penduduk desa sangat sulit mencari makan dan hidup dalam kemiskinan. Suatu hari, sebuah truk penuh dengan pati fosfat lewat. Pati fosfat digunakan untuk industri dan beracun. Para penduduk desa tidak mengetahuinya, setahu mereka pati adalah bahan makanan. Mereka menghadang truk. Sebagian meloncat ke atas dan mengambil lebih dari 20 kantong.

Pengemudi ini berusaha mencegah para perampok tetapi sia-sia. Ia pergi ke desa dan memohon kepada penduduk desa untuk mengembalikan pati tersebut. Ia pergi dari pintu ke pintu, bahkan sampai berlutut dan berkata bahwa ia tidak peduli pada kerugian yang ditanggungnya, tetapi ia tidak ingin ada penduduk desa yang celaka. Melihat kesungguhannya, penduduk desa mulai ragu. Mereka memberi makan ayam dengan pati tersebut dan dalam hitungan menit ayam itu pun mati. Penduduk desa terkejut dan hati mereka sangat tersentuh. Mereka telah mencuri dan seharusnya pengemudi itu membenci mereka. Namun, pengemudi itu malah ingin menyelamatkan nyawa mereka.

Belas kasih untuk jiwa-jiwa akan membuat kita rela melakukan banyak hal, berusaha dan memperjuangkan, supaya banyak jiwa bisa diselamatkan. Seperti Nehemia yang menangis, berkabung, berdoa, dan berpuasa demi bangsa Israel yang sedang dalam kesukaran besar. Nehemia menangisi kotanya, bangsanya, dan jiwa-jiwa yang dianggap orang pinggiran yang tidak ada nilainya. Doa dan perjuangan Nehemia pun mendatangkan mujizat percepatan. Tembok Yerusalem berhasil dibangun hanya dalam 52 hari. Jika kita satu gereja punya kelaparan roh, tidak peduli siapa dan apa jabatan kita di gereja, milikilah hati seperti Nehemia yang memiliki kelaparan roh untuk selamatkan jiwa, maka mujizat selamatkan jiwa terjadi. Angin Roh Kudus makin kuat berhembus, sehingga banyak jiwa dari utara, barat, timur dan selatan berdatangan memenuhi gereja Tuhan. (PF)

RENUNGAN
Miliki BELAS KASIHAN untuk jiwa-jiwa, maka MUJIZAT SELAMATKAN JIWA akan TERJADI di tengah-tengah kita.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda memperjuangkan seseorang untuk beroleh keselamatan? Apa yang mendorong Anda untuk melakukannya?
2. Mengapa Anda perlu memiliki belas kasihan untuk jiwa-jiwa?
3. Bagaimana supaya hati Anda selalu dipenuhi dengan belas kasih Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ampuni kami bila selama ini kami hanya dipenuhi dengan berbagai permasalahan dan kepentingan diri kami sendiri. Penuhilah hati kami dengan belas kasih-Mu, agar kami peka menangkap kebutuhan dan bisa melayani mereka yang membutuhkan kasih-Mu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.