KESEMBUHAN BATIN DI BALIK BADAI MASALAH (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Hakim-Hakim 13-15
Lukas 6:27-49

BACAAN HARI INI
Ayub 23:1-10

RHEMA HARI INI
Ayub 23:10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

“Aku benar-benar nggak tahan lagi,” jerit Mulan dalam hati. Semenjak kecil, kehidupan telah memberikannya begitu banyak masalah dan luka hati. Namun, setelah mengenal Kristus, ia selalu bisa melewati setiap persoalan dan mengalami kemenangan demi kemenangan. Ia tak menyangka bahwa akan datang harinya ketika hatinya tergoncang keras. Tak pernah dalam hidupnya ia diserbu begitu banyak persoalan berat di satu waktu yang sama. Mulan sungguh tidak paham, mengapa Tuhan mengizinkan ujian yang begitu berat menghajarnya. Sampai-sampai ia tidak sanggup lagi untuk berpijak. Lalu, saat sedang berdoa, muncul kata-kata dalam hatinya, “Tuhan tidak akan menguji kalau Dia tahu kamu tidak akan lulus ujian.”

Ya, hidup bersama Tuhan bukan berarti bebas dari badai besar. Bahkan Ayub, manusia paling saleh pada zamannya, pernah diserang bertubi-tubi oleh badai persoalan. Awalnya Ayub berusaha bersabar, tetapi di suatu titik, ia ingin bisa menghadap Allah, membela diri dan menanyakan alasan atas perkaranya (ay.3-4). Namun, dalam ketidakmengertiannya, Ayub memutukan untuk tetap percaya. Meski Tuhan seolah menyembunyikan diri (ay.8-9), ia justru berkata bahwa melalui ujiannya, ia akan timbul seperti emas.

Bukan tanpa alasan Ayub berkata demikian. Emas menjadi emas mulia setelah melalui dapur perapian sepanas 1.200 derajat. Sebanyak tujuh kali. Hanya dengan cara itulah, emas bisa dipisahkan dari debu dan kotoran yang bercampur dengannya. Mungkinkah seorang pandai emas memasukkan kayu atau tanah ke dalam dapur perapian demi menghasilkan emas? Itu sebabnya, saat kita mengalami begitu banyak penderitaan dan kehidupan mengambil begitu banyak hal dari kita, bergembiralah. Hal itu berarti Tuhan melihat potensi emas dalam diri kita. Relakanlah diri ke dalam tangan Sang Pandai Emas, semakin banyak kotoran yang Dia buang dari hidup kita, kita bukan hanya semakin dilayakkan untuk tujuan mulia, tetapi hati kita pun semakin dipulihkan. Sebab Dia jugalah Sang Penyembuh Segalanya, satu-satunya yang sanggup memberikan kesembuhan total dalam hidup kita. (MV.L)

RENUNGAN
Semua hal buruk Tuhan izinkan terjadi BUKAN UNTUK MENJATUHKAN kita, tetapi untuk MENGUJI dan MENINGKATKAN KUALITAS HATI kita.

APLIKASI
1. Hal buruk apa saja yang menimpa Anda akhir-akhir ini? Bagaimana Anda menghadapinya?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan mengizinkan semua itu terjadi?
3. Bagaimana Anda akan menyikapi segala persoalan Anda mulai dari hari ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, Engkau sungguh teramat baik. Ampuni kami apabila di hati kami sempat timbul kecurigaan kepada-Mu karena persoalan yang menimpa kami. Jamah hati kami, ya Tuhan, agar kami bisa menemukan kekuatan untuk kembali percaya dan bangkit untuk memuliakan nama-Mu. Biarlah melalui segala sesuatu yang terjadi di hidup kami, kami bisa timbul seperti emas di mata-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”