MENABAHKAN HATI DALAM BADAI KELAM (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Keluaran 25-26
Matius 20:17-34

BACAAN HARI INI
Yosua 1:1-9

RHEMA HARI INI
Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.”

Seperti yang kita semua ketahui, Alkitab mencatat bahwa Ayub nyaris kehilangan semua yang ia miliki dalam hidupnya. Bagaimana tidak, dalam sekejap, seluruh harta benda kepunyaannya habis dirampas, kemudian disusul dengan berita bahwa anak-anaknya meninggal, setelah itu ia pun masih tertimpa barah. Seakan-akan semuanya itu masih belum cukup, untuk menambah deritanya, istrinya pun meninggalkannya. Hidup Ayub kala itu bak peribahasa sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Masalah datang bertubi-tubi seolah-olah tak memberikan kesempatan bagi Ayub untuk menghela nafas.

Namun apabila kita mengamati lebih jeli lagi, sebesar apa pun iblis menyerbu dan mendatangkan badai kelam dalam kehidupan Ayub, Tuhan tidak akan pernah membiarkannya binasa. Sekalipun seluruh kepunyaannya habis lenyap, tetapi Tuhan tetap melindungi hamba-Nya itu (Ayb. 2:6). Sekalipun Ayub mengalami hal yang mengerikan, Tuhan adalah Allah yang sanggup mengembalikan semuanya bahkan berlipat kali ganda. Pada akhirnya, Tuhan memberkati Ayub lebih daripada sebelumnya. Ia memiliki harta berlimpah, tujuh anak lelaki seperti sebelumnya dan tiga anak perempuan yang kecantikannya tak tertandingi, serta umur yang sangat panjang.

Sungguh luar biasa Allah kita, sungguh Dia yang mengubahkan ratapan kita menjadi tari-tarian (Mzm. 30:11). Sungguh tidak ada yang mustahil bagi Dia. Maka dari itu, ketika kita berada di tengah badai, hendaklah kita menabahkan hati kita. Jangan sampai kita berubah setia atau malah meninggalkan Tuhan. Sebaliknya, justru kita harus semakin mendekat dan berpegangan erat kepada Tuhan. Percayalah bahwa pasti akan selalu ada pelangi sehabis hujan, tidak peduli seberapa buruknya pergumulan yang tengah kita hadapi. Karena Tuhan selalu menyertai kita apa pun musim kehidupan kita. Tangan-Nya yang akan senantiasa menopang hidup kita. Ya, tetaplah teguh dalam iman dan pengharapan kepada Kristus, karena pengharapan dalam Dia tidak pernah mengecewakan (Rm. 5:5).

RENUNGAN
TABAHKANLAH HATI kita, sebesar apa pun badai kelam menyerbu hidup kita, Tuhan TIDAK AKAN MEMBIARKAN kita binasa.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah mengalami badai hebat dalam kehidupan Anda?
2. Mengapa kita tidak perlu takut saat berada di tengah badai?
3. Menurut Anda, apakah yang seharusnya kita lakukan saat berada di tengah terpaan gelombang badai masalah yang besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kami dapat terjadi atas seizin-Mu. Dan kami juga tahu bahwa segala yang Engkau izinkan terjadi itu adalah untuk kebaikan kami. Sekalipun kami belum dapat melihatnya, kami mau percaya bahwa rancangan-Mu selalu indah pada waktunya. Kami mau berjuang untuk tetap teguh dalam iman dan pengharapan kepada-Mu, karena kami yakin bahwa kami tinggal menunggu saja saatnya pelangi itu muncul sehabis hujan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”