JADIKAN TUHAN SEBAGAI PUSAT DALAM KELUARGA KITA (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yesaya 11-13
Efesus 4

RHEMA HARI INI
Yosua 24:15b-16 Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” Lalu bangsa itu menjawab: “Jauhlah dari pada kami meninggalkan TUHAN untuk beribadah kepada allah lain!”

Ada kesaksian dari sebuah keluarga yang diizinkan Tuhan mengalami goncangan. Sang istri dan anak-anak harus menelan kenyataan pahit bahwa suami dan ayah mereka pergi untuk menikah dengan perempuan lain. Di tengah pukulan yang berat itu, sang istri memutuskan untuk memperjuangkan suaminya dalam doa. Seiring berjalannya waktu, tidak hanya sang istri saja, tetapi anak-anaknya pun ikut mendoakan ayah mereka. Di situlah mezbah keluarga terbangun tanpa mereka sadari. Secara otomatis, mereka mengundang Yesus untuk hadir di tengah-tengah mereka. Bertahun-tahun kemudian, mujizat Tuhan benar-benar dinyatakan, sang suami benar-benar kembali dan keluarga mereka dipulihkan.

Sungguh tidak mudah jika kita memosisikan diri menjadi salah satu dari anggota keluarga mereka. Berapa banyak anak-anak korban perceraian justru mencari kehidupan barunya di luar keluarganya. Seberapa banyak juga istri yang ditinggalkan suaminya dan mereka tidak memiliki kemampuan untuk memperjuangkan suaminya dengan cara yang benar di hadapan Tuhan, atau bahkan sudah tidak peduli lagi dengan pernikahannya. Tidak ada lagi rasa memiliki dan tanggungj awab atas keutuhan keluarga. Namun, saat ini Tuhan mengingatkan kita semua, bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia, ITU SANGAT MUNGKIN BAGI TUHAN. Ya, Tuhan sanggup mengerjakan mujizat bagi keluarga kita, tetapi Tuhan mau kita terlebih dahulu melakukan apa yang menjadi bagian kita.

Undang Roh Kudus hadir dalam keluarga kita. Mintalah kekuatan dari-Nya untuk bisa melihat bahwa musuh kita bukanlah darah dan daging, bukan suami, bukan istri, bukan orangtua, dan bukan anak kita, tetapi roh-roh jahat di udara yang jelas-jelas menginginkan adanya ketidakharmonisan, bahkan kehancuran keluarga kita. Itulah sebabnya, kita SANGAT MEMBUTUHKAN KEHADIRAN ROH KUDUS UNTUK MEMERINTAH KELUARGA KITA. Cintai dan milikilah keluarga kita masing-masing dan lihatlah, JIKA ALLAH DI PIHAK KITA, SIAPAKAH LAWAN KITA. Kita akan dimampukan memenangkan keluarga kita dan lihatlah justru dengan rasa memiliki dalam keluarga yang semakin kuat, Tuhan akan jauh berkarya bagi hidup kita secara pribadi dengan lebih dahsyat. Haleluya!

RENUNGAN
Jadikanlah TUHAN sebagai PUSAT di keluarga kita dan undanglah ROH KUDUS untuk BERTAKHTA dalam keluarga kita.

APLIKASI
1. Bagaimana respons Anda selama ini saat melihat ada salah satu anggota keluarga Anda sedang menghadapi masalah? Mengapa demikian?
2. Menurut Anda, adakah bedanya saat Anda melibatkan Roh Kudus dan menaruh-Nya sebagai pusat di dalam keluarga Anda dan tidak?
3. Hal-hal apa yang akan Anda lakukan supaya Tuhan semakin hadir dan bertahta dalam hidup keluarga Anda? Tuliskan komitmen Anda!

DOA UNTUK HARI INI
“Roh Kudus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan keluarga kami berjuang sendiri. Kami mau, ya Tuhan, untuk lebih lagi menjadikan Engkau sebagai satu-satunya Tuhan dan pusat di keluarga kami. Kami percaya, bersama-Mu, keluarga kami akan dimampukan melewati setiap tantangan dan berkemenangan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”