CARA MENJADI ORANG YANG EKSELEN [REKA]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Daniel 5-7
2 Yohanes

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:62-82

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:78 Biarlah orang-orang yang kurang ajar mendapat malu, karena mereka berlaku bengkok terhadap aku tanpa alasan; tetapi aku akan merenungkan titah-titah-Mu.

Apakah Anda membaca Alkitab setiap hari? Masih banyak orang Kristen yang menjawab, “Jujur, saya jarang baca Alkitab. Mana sempat? Pulang kerja sudah larut malam, jadi paling cuma berdoa saja. Saya membaca Alkitab kalau pas hari Minggu di gereja. Untung di handphone saya ada ReKA, bisa dibaca di mana-mana. Itu saja yang kubaca.” Ya, membaca firman Tuhan melalui renungan-renungan harian memang bagus, karena di situ ada tuntunan ayat-ayat yang kita baca, tetapi kita tidak boleh melupakan sumbernya yaitu Alkitab, firman Tuhan yang tertulis.

Seseorang yang memiliki kehidupan merenungkan firman Tuhan setiap hari pasti hidupnya tidak sama dengan orang yang tidak pernah merenungkan firman Tuhan. Karena banyak merenungkan firman Tuhan, akan mendorng kita melakukan yang terbaik dalam segala hal. Sebab kita tahu, apa pun yang kita lakukan, kita lakukan itu demi Tuhan. Oleh karena itu, sediakanlah waktu secara khusus untuk membaca, mendengar, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Sebagaimana tubuh jasmani kita membutuhkan makanan setiap hari, begitu pula dengan manusia roh kita, harus makan makanan rohani secara teratur setiap hari.

Seperti yang tertulis dalam Yosua 1:8, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” Hal ini karena firman Tuhan adalah pegangan dan pedoman hidup orang percaya, yang menuntun kita pada hidup berkemenangan. Jika kita rindu mengalami kuasa Tuhan, menjadi orang yang ekselen, rindu pelayanan kita berhasil, rindu mengalami berkat-berkat Tuhan, rindu pekerjaan kita berhasil, kita pun harus mencintai firman Tuhan dan merenungkannya setiap hari. Bagaimanapun, firman Tuhan adalah menu makanan roh super yang Tuhan sediakan, yang dapat membuat kehidupan roh kita semakin solid setiap harinya.

RENUNGAN
Banyak MERENUNGKAN FIRMAN akan membuat kita menjadi ORANG YANG EKSELEN.

APLIKASI
1. Menurut Anda, mengapa kita harus banyak merenungkan firman Tuhan?
2. Sudahkah Anda merenungkan firman Tuhan siang dan malam? Apa manfaat yang Anda rasakan ketika banyak merenungkan firman Tuhan?
3. Bagaimana Anda bisa menjadikan perenungan firman sebagai gaya hidup sehari-hari?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan yang baik, terima kasih untuk segala tuntunan dan penyertaan-Mu yang begitu nyata dalam hidup kami. Kami mengucap syukur melalui firman-Mu, Engkau menuntun langkah kami. Kami rindu untuk dapat terus merenungkan firman-Mu siang dan malam. Agar hidup kami berguna untuk kemuliaan nama-Mu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin”

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 17-18
Lukas 11:1-28

BACAAN HARI INI

Roma 10:8-11

RHEMA HARI INI

Roma 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Seperti yang kita ketahui dalam pelajaran sejarah, selama ratusan tahun bangsa Indonesia hidup dalam penjajahan beberapa negara asing. Sampai ketika beberapa peristiwa penting terjadi di tahun 1942-1945 dan membuka kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk merdeka. Dengan sigap, beberapa tokoh penting segera bergerak untuk merumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Hingga akhirnya, pada tanggal 17 Agustus 1945, teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan pertama kalinya oleh presiden pertama Indonesia, yaitu Ir. Soekarno.

Setelah memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, perjuangan bangsa Indonesia belumlah selesai. Berita proklamasi harus disebarkan ke seluruh pelosok negeri, bahkan ke seluruh penjuru dunia. Padahal pada zaman itu, sarana komunikasi dan transportasi masih sangat terbatas, sehingga dibutuhkan waktu beberapa lama sampai seluruh rakyat menerima berita kemerdekaan Indonesia. Saat berita itu sampai ke telinga rakyat, tentu saja mereka pun menyambutnya dengan semangat yang tinggi. Dengan berapi-api rakyat memberikan kontribusi di daerah-daerah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang ditandai dengan adanya beberapa peristiwa pertempuran seperti yang terjadi di Bandung, Surabaya, Ambarawa, dan Sumatera. Sampai kemerdekaan bangsa kita benar-benar diakui oleh bangsa-bangsa.

Apa yang dahulunya dialami bangsa kita, tanpa kita sadari, kita pun juga mengalaminya dalam kehidupan kita sehari-hari. Ada beberapa dari kita yang mungkin sudah bertahun-tahun hidup dijajah dengan pergumulan-pergumulan kita sendiri, bahkan bisa jadi iman kita sudah mulai lelah berperang melawannya. Sama seperti bangsa Indonesia yang 74 tahun lalu memproklamirkan kemenangannya atas penjajah, yang kemudian membangkitkan semangat juang para pahlawan dan seluruh rakyat untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan; kita pun perlu mendeklarasikan kemenangan kita. Karena dengan mendeklarasikan kemenangan, sejatinya kita tidak hanya sedang membangun iman kita, tetapi juga membuat musuh gentar. Ya, kita memerlukan ledakan iman yang besar untuk merebut serta mempertahankan kemenangan kita, dan salah satu caranya adalah dengan mendeklarasikan kemenangan kita.

RENUNGAN

Supaya kita bisa mengalami LEDAKAN IMAN, kita perlu MENDEKLARASIKAN KEMENANGAN kita.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda mendeklarasikan kemenangan Anda?
2. Menurut Anda, mengapa Anda perlu mendeklarasikan kemenangan Anda?
3. Bagaimana deklarasi kemenangan dapat membawa ledakan iman terjadi?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, kami mau belajar untuk melangkah dalam iman, karena kami tahu, hanya dengan iman sajalah kami dapat mencapai kemenangan. Maka, saat ini juga, kami mau mendeklarasikan kemenangan kami. Kami percaya bahwa kami sudah menang atas segala pergumulan dan persoalan hidup kami. Dan mulai hari ini, iman kami sudah dibangkitkan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”