TERBEBAS DARI PENYEBAB TEKANAN BATIN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 15-16
Lukas 10:25-42

BACAAN HARI INI
Ratapan 3:1-25

RHEMA HARI INI
Ratapan 3:20 Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku.

Seorang gadis muda tenggelam dalam depresi. Ia selalu terbayang-bayang pada momen saat ia dan adiknya asyik bermain di pantai. Kemudian ombak besar datang menyapu, adiknya terseret arus dan tenggelam di laut. Orangtuanya sudah membawa gadis itu menemui banyak psikiater. Mereka semua mengatakan bahwa kematian sang adik bukanlah kesalahannya. Namun semuanya itu tak berhasil membuat gadis itu sembuh dari depresinya.

Sampai suatu hari, orangtuanya meminta pertolongan dari seorang hamba Tuhan. Setelah mengetahui permasalahannya, hamba Tuhan itu terdiam dan menatap gadis yang tertunduk lesu di depannya. “Ya. Kau benar, kau bersalah atas kematian adikmu. Kau tidak berhati-hati dan waspada sehingga terlambat menarik adikmu keluar dari air.” Kata-kata tegas hamba Tuhan itu mengagetkan sang gadis. Belum pernah ada orang yang berkata demikian kepadanya. “Tapi betapa pun besar kesalahanmu, Tuhan tahu engkau tidak dengan sengaja melakukannya. Dan Dia memaafkanmu, anakku. ” Gadis itu menangis sejadi-jadinya mendengar kelanjutan kata-kata sang hamba Tuhan. Namun kemudian, ia merasakan kelegaan yang luar biasa, batu besar yang seolah menghimpit dadanya selama itu, terangkat dan terlepas.

Ya, dalam hidup ini, kita pasti pernah berbuat kesalahan. Adakalanya kesalahan itu begitu besar hingga kita merasa sulit untuk mengampuni diri kita sendiri. Kita menyakiti dan menyiksa diri dengan perasaan bersalah yang terus-menerus sehingga batin kita begitu tertekan. Hari ini, Tuhan mau kita mengerti, bahwa tidak ada dosa yang terlalu merah bagi Tuhan. Tak ada kesalahan yang tidak bisa Tuhan ampuni, asalkan kita mau mengakui dan menyesal dengan sepenuh hati. Ingatlah bahwa KASIH TUHAN JAUH LEBIH BESAR dari kesalahan kita. Jangan biarkan iblis menggunakan rasa bersalah untuk merusak hidup kita. Namun, jadikanlah kesalahan sebagai pelajaran untuk membangun dan membenahi hidup kita untuk menjadi lebih baik lagi. Datanglah kepada Tuhan dan izinkan tangan-Nya bekerja dalam hati kita, sehingga kita bisa menerima kesembuhan total dan hidup bebas dari rasa bersalah. (PF)

RENUNGAN
PERASAAN BERSALAH yang TERUS-MENERUS bisa menjadi salah satu penyebab TEKANAN BATIN.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda masih menyimpan perasaan bersalah akan sesuatu? Rasa bersalah akan apakah itu?
2. Bagaimana perasaan bersalah yang terus-menerus membayangi Anda mempengaruhi kehidupan Anda selama ini?
3. Setelah Anda mengetahui bahwa kasih Tuhan melampaui kesalahan terburuk Anda, apa yang Anda rasakan dan apa yang akan Anda lakukan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih-Mu yang begitu besar terhadap kami. Kami mengakui setiap kesalahan yang pernah kami lakukan, dan kami sungguh-sungguh menyesal. Ampuni kami Tuhan, kami tak ingin mendukakan hati-Mu lagi. Bebaskanlah kami dari rasa bersalah, supaya kami dapat berjalan kembali dalam rencana-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”