BERHENTI MENDENGARKAN SUARA PENDAKWA KITA (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 25-26
Lukas 12:32-59

BACAAN HARI INI
Wahyu 12:7-12

RHEMA HARI INI
Wahyu 12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.

“Ini semua salahmu!” tuding orangtua Linda kepada Sarah. “Gara-gara kamu, wajah anak kami hancur! Memangnya apa salahnya kepadamu?!” Sarah merasa ia harus menjawab, tetapi kepalanya terasa kosong. Selama dua minggu belakangan ini, ia mendatangi rumah sakit dan kemudian rumah Linda untuk menemui orang tua temannya. Setiap hari pula ia diusir orangtua Linda dan dilontari berbagai tuduhan. Awalnya, Sarah berusaha sedikit membela diri. Bukan ia yang menyiram air keras itu kepada Linda. Yang ia lakukan hanyalah mengajak temannya menonton konser musik di alun-alun kota mereka. Bahwa ia sendiri pun juga korban, meski ia hanya terkena di bagian lengan.

Bahkan Linda yang sempat Sarah temui sekali di rumah sakit sempat berpesan agar ia tidak menyalahkan diri dan bahwa semua itu hanya kecelakaan. Namun, lama-kelamaan Sarah semakin merasa memang semua itu salahnya. Kalau saja ia tidak mengajak Linda pergi. Kalau saja ia tidak memaksa untuk menonton di barisan depan. Kalau saja hari itu mereka hanya minum es kelapa sambil mendengar konser dari kejauhan seperti permintaan Linda. Maka mereka tidak akan berdiri di dekat panggung saat seseorang yang anti kepada artis yang sedang menyanyi di atas panggung melemparkan air keras dan mengenai beberapa orang di dekat sana.

Ya, dalam menjalani hidup ini, kita tidak bisa menghindari kejadian-kejadian buruk. Beberapa mungkin terjadi karena kesalahan kita sendiri, beberapa lagi bukan. Namun, apa pun penyebabnya, jangan biarkan diri kita tenggelam dalam rasa bersalah. Perlu kita ketahui, iblis akan selalu mencari celah untuk mendakwa kita, dan begitu kita menerima dakwaan tersebut, kita akan semakin terseret dalam pusaran rasa bersalah. Akhirnya, hati kita semakin terluka dan hidup kita sendiri yang akan hancur. Tidak ada kebaikan yang timbul darinya. Namun, ketika kita berpaling kepada Tuhan Sang Pembela kita dan mengakui kesalahan kita, maka Dia akan menghapuskan segala kesalahan kita dan menyembuhkan batin kita secara total.

RENUNGAN
Kalau kita tidak ingin terus dihantui rasa bersalah, BERHENTILAH MENDENGARKAN SUARA PENDAKWA kita.

APLIKASI
1. Kesalahan masa lalu apakah yang masih menghantui Anda selama ini?
2. Mengapa Anda perlu berhenti mendengarkan suara pendakwa Anda?
3. Bagaimana Anda bisa terlepas dari rasa bersalah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, ampuni kami dari segala kesalahan kami. Kami tidak mau hidup dalam rasa bersalah, kami mau bangkit dan memperbaiki segala sesuatu yang salah di hidup kami. Kami percaya, Engkau terlebih dari mampu untuk menolong kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”