FOKUS KEPADA TUHAN DI TENGAH WABAH BESAR [REKA]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yesaya 43-44
1 Tesalonika 2

BACAAN HARI INI
Mazmur 16:1-11

RHEMA HARI INI
Mazmur 16:8-9 Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;

Jeritan Dita membelah udara. Emak tergopoh berlari dari dapur ke halaman. Di sana ia mendapati anaknya jatuh dari sepeda. Segera saja Emak memeriksa tubuh Dita kecil dan ia pun menghela nafas lega karena tak melihat adanya luka yang serius. Masalahnya, Dita tidak mau bergerak. “Kakiku sakit, Mak,” kata Dita di tengah tangisannya. Mendengar itu, Emak berlutut di depan Dita dan mulai meniup-niup luka anaknya itu. “Sakit, sakit, pergi.” Berulang-ulang Emak mengatakannya sambil terus meniup. Segera saja, tangis Dita berhenti.

Saat kita masih kecil, mungkin banyak dari kita yang pernah mengalaminya. Ketika kita terluka, ibu atau ayah kita meniup-niup luka kita sambil mengusir pergi rasa sakitnya. Secara medis, hal tersebut tidak bisa menyembuhkan luka. Namun, bagaikan sulap, rasa sakit kita seolah pergi dan kita berhenti menangis. Luka itu masih ada, dan mungkin sebenarnya rasa sakit itu juga masih terasa. Namun, tanpa kita sadari, tindakan orangtua kita mengalihkan fokus kita dari luka dan rasa sakit kita. Perhatian mereka membuat hati kita hangat dan nyaman. Kita pun percaya bahwa mereka dapat menyembuhkan kita.

Di masa-masa pandemi corona ini, banyak orang yang ketika terlalu memikirkan dan mengkhawatirkan virus tak terlihat itu, akhirnya malah mengalami gejala terinfeksi corona. Padahal, ketika diperiksa dokter, mereka baik-baik saja. Itulah yang dinamakan psikosomatis, penyakit yang timbul dari kondisi kejiwaan kita. Itulah sebabnya, penting bagi kita untuk mengalihkan fokus pikiran kita kepada Tuhan. Dia sungguh Bapa yang baik dan mengasihi kita. Dia sanggup menjaga dan membentengi kita dari sakit-penyakit apa pun juga. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan selalu berada di sebelah kanan kita, dekat dan tidak pernah meninggalkan kita, jiwa kita pun akan menemukan ketenangan. Pada akhirnya, iman kita dan ketahanan kesehatan akan terbangun atas tubuh kita.

RENUNGAN
Saat wabah melanda di sekeliling kita, FOKUSLAH KEPADA TUHAN, maka KETAKUTAN LENYAP dan digantikan dengan KEKUATAN.

APLIKASI
1. Di masa-masa ini, ke manakah pikiran Anda lebih terfokus?
2. Mengapa Anda perlu memfokuskan pikiran dan hati Anda kepada Tuhan?
3. Bagaimana Anda bisa mengalihkan fokus Anda dari berita-berita yang berputar di dunia ini kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, kami mengucap syukur karena kasih-Mu yang besar tidak pernah berubah dalam hidup kami. Kami percaya Engkau sanggup membentengi kami dari segala macam penyakit dan virus yang tak terlihat. Tuntunlah kami untuk dapat selamat melalui situasi pandemi yang mengelilingi hidup kami dan bangkitkan kami menjadi terang dan berkat untuk sesama kami yang membutuhkan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”