PERCAYA DIRI ILAHI YANG SEJATI (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 6-8
Lukas 15:1-10

BACAAN HARI INI
Yeremia 17:1-18

RHEMA HARI INI
Yeremia 17:5 Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Pemalu dan minder, Melly kecil lebih menyukai kesendirian dibandingkan keramaian. Ia selalu merasa tidak bisa dan tidak mampu ketika ditunjuk untuk melakukan sesuatu. Meskipun Mely memiliki teman, tetapi di lingkungan yang baru ia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa beradaptasi. Hal itu berlangsung hingga ia kuliah. Kemudian, ketika kuliahnya memasuki semester akhir, ia diajak temannya untuk pelayanan. Awalnya ia menerima ajakan tersebut karena sulit menolak. Namun lama-kelamaan ia mulai bisa menyesuaikan diri dan semakin berani mengerjakan tugas pelayanannya. Ia menyadari bahwa perubahan yang terjadi pada dirinya bukan karena kemampuannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang memberikan kemampuan, talenta, dan keberanian. Mely pun berubah menjadi pribadi yang ceria, mudah bergaul, dan tetap rendah hati.

Benar, saat kita memiliki percaya diri ilahi, kita akan memiliki keberanian melakukan segala sesuatu melampaui kemampuan kita. Percaya diri ilahi yang sejati berasal dari Tuhan dan hubungan kita dengan-Nya. Percaya diri ilahi berbeda dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Memang Tuhan menyukai orang yang percaya diri, tetapi Tuhan tidak suka dengan orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan orang yang sombong. Tuhan lebih menyukai orang yang kepercayaan dirinya lahir dari hubungannya dengan Tuhan.

Jikalau saat ini kita mampu dan bisa melakukan segalanya, itu bukanlah karena kemampuan kita sendiri akan tetapi Tuhanlah yang memberikan kemampuan kepada kita. Segera bertobatlah kalau kita sudah merasa sangat percaya diri dan membuat diri kita sombong. Jangan sampai kejatuhan kita alami seperti Goliat yang begitu percaya diri dan menyombongkan dirinya, tetapi jadilah seperti Daud yang begitu percaya diri karena ia tahu Allah menyertainya. Saat kita bersandar pada kekuatan Allah, Dia akan memberikan kesembuhan total bagi batin kita, sehingga keminderan kita lenyap dan kepercayaan diri ilahi bangkit dalam diri kita. (LEW)

RENUNGAN
Percaya diri ilahi BUKAN berarti SOMBONG dan MENGANDALKAN KEKUATAN DIRI SENDIRI.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah merasa memiliki percaya diri ilahi yang sesuai dengan firman Tuhan? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Mengapa Anda tidak boleh sombong dan mengandalkan kekuatan diri sendiri?
3. Bagaimana sikap Anda agar bisa percaya diri, tetapi tidak sombong dan mengandalkan kekuatan diri sendiri?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, berikanlah kepada kami percaya diri ilahi dan jauhkanlah kami dari segala bentuk kesombongan maupun mengandalkan kekuatan diri sendiri. Kami percaya hanya Engkau yang bisa memampukannya bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”