PARAMETER SUKSES SEBAGAI PENJALA JIWA [PAGI]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yosua 7-9
Lukas 1:21-38

BACAAN HARI INI
Matius 12:25-33

RHEMA HARI INI
Matius 12:33 Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.

Rinjani sudah beberapa kali mencoba bunuh diri. Orangtuanya tidak berpisah, tetapi tiada hari tanpa pertengkaran di antara mereka. Belum lagi tekanan di tempat kerja dan hubungan yang sedang tidak baik dengan pacarnya. Suatu malam, Rinjani mencoba bunuh diri lagi dengan menabrakkan diri pada kendaraan yang sedang melaju. Namun entah mengapa, seperti ada yang menuntunnya menuju ke rumah Feni. Ia pun mengadu kepada temannya itu. Dengan penuh kasih, Feni memeluk Rinjani dan menyuruhnya untuk menginap. Sebelum tidur, Feni bersaat teduh dan Rinjani diam-diam ikut mendengarkan lagu-lagu yang dipujikan temannya dan ia merasakan ada sebuah kehangatan yang mengalir dalam hatinya.

Keesokan harinya, Feni hendak beribadah ke gereja dan mengajak Rinjani. Itu pertama kalinya Rinjani menginjakkan kaki di gereja. Sepanjang ibadah, air matanya terus menetes. Jamahan Roh Kudus begitu nyata dirasakan Rinjani. Sejak saat itu, hidupnya berubah. Rinjani menjadi percaya dan mengalami pertumbuhan rohani yang sangat pesat. Rinjani pun tidak lagi depresi dan membenci orangtuanya. Justru sebaliknya ia mulai mendoakan serta menabur kasih kepada keluarganya. Sampai pada suatu titik, Tuhan menjamah kedua orangtuanya dan kini seluruh keluarganya telah diselamatkan.

Dalam menjalankan misi apostolik dan menjadi penjala jiwa di kegerakan apostolik akhir zaman ini, kita tidak bisa terpaku hanya pada kuantitas saja seperti berapa orang yang telah berhasil kita injili. Saat kita memiliki hati yang tulus untuk menyelamatkan jiwa dan mau melakukan sepenuh hati apa yang bisa kita lakukan, maka Tuhan sendirilah yang akan berkarya dan menjamah orang itu. Percayalah bahwa setiap firman-Nya yang kita taburkan kepada orang lain tidak akan pernah kembali dengan sia-sia. Selama kita terus menabur, percayalah bahwa Tuhan akan memberi pertumbuhan pada benih taburan firman Allah itu dalam hati setiap jiwa yang kita perjuangkan, yang suatu saat juga dapat berbuah lebat.

RENUNGAN
Parameter sukses kita sebagai PENJALA JIWA ditentukan oleh BUAH JIWA-JIWA yang kita hasilkan.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda melangkah untuk menyelamatkan jiwa? Mengapa demikian?
2. Apakah yang sekiranya dapat Anda lakukan dalam menjangkau jiwa?
3. Menurut Anda, halangan apakah yang selama ini membatasi Anda dan bagaimana Anda mengatasinya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, Engkau tahu bahwa kami mau untuk Engkau pakai menjadi alat-Mu untuk menaburkan benih firman-Mu kepada orang-orang yang belum mengenal-Mu. Dan kami percaya ketika kami sudah melakukan bagian kami dengan sepenuh hati, maka Engkau sendiri yang akan turun tangan memberikan pertumbuhan bagi setiap mereka. Sehingga mereka tidak hanya bisa bertumbuh namun juga dapat berbuah pada waktunya. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”