LANGKAH YANG MENDATANGKAN PEMULIHAN DALAM KELUARGA (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Yesaya 65-66
1 Timotius 2

RHEMA HARI INI
Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

“Sudah habis kesabaran Papa! Kamu sudah berkali-kali mendapat nilai jelek!” Seru seorang bapak penuh kemarahan. Sang ibu bergegas mendatangi mereka dan membentak balik, “Anakmu seperti ini juga karena kamu! Kamu selalu sibuk dan tidak ada waktu untuk anakmu!” Mendengar keributan yang terjadi antara kedua orangtuanya, si anak merasa bersalah dan kecewa dengan dirinya sendiri. Pertikaian kedua orangtuanya ini bukanlah yang pertama kali. Sejak pertama kali ibunya mengetahui bahwa suaminya selingkuh, semakin hari situasi di rumah semakin tidak nyaman, dan selalu saja terjadi keributan. Hal inilah yang membuat ia tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar

Ketika seseorang yang sudah terlanjur kecewa, kesal, sakit hati, dan sudah tidak mau mengampuni kesalahan orang lain, maka ini bisa menjadi bom waktu. Ibarat sebuah ember, yang terus diisi dan diisi dengan segelas air, sampai pada akhirnya air di ember tersebut tumpah keluar. Segelas air ini diibaratkan dengan kekecewaan, sakit hati, dan kekesalan kita kepada pasangan atau anak-anak kita. Saat kekecewaan dalam hati kita sudah meluber, maka semakin hari emosi kita akan semakin tidak terkontrol, dan kekecewaan itu akan meluap dari dalam hati kita. Kalau dibiarkan, semakin lama, hubungan dalam keluarga kita pun akan hancur.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu membersihkan “ember” hati kita. Saat kita berani mengambil keputusan memilih untuk selalu mengampuni dan membersihkan hati kita dari segala kekecewaan dan sakit hati kepada pasangan, anak-anak atau orang tua kita, maka pemulihan pun akan terjadi dalam keluarga kita. Memang bukan perkara mudah, tetapi saat kita sungguh-sungguh berserah dan mengandalkan Roh Kudus, maka kita akan mampu melakukannya. Jika kita berani mengambil langkah besar dan menjadi wanita berhikmat yang mau mengampuni dan membersihkan hati, kita akan melihat bagaimana Tuhan berkarya dalam keluarga secara dahsyat dan luar biasa. (Rdf)

RENUNGAN
Memilih untuk selalu MENGAMPUNI dan MEMBERSIHKAN HATI akan mendatangkan PEMULIHAN bagi keluarga kita.

APLIKASI
1. Menurut Anda, mengapa mengampuni dan membersihkan hati kita dapat mendatangkan pemulihan dalam keluarga?
2. Bagaimana sikap hati Anda selama ini saat ada anggota keluarga Anda yang mengecewakan Anda? Sudahkah Anda mengampuninya? Jika belum, mengapa demikian?
3. Setelah membaca renungan hari ini, langkah apa yang akan Anda ambil agar pemulihan sungguh-sungguh terjadi dalam keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami berterima kasih karena Engkau telah menempatkan dalam keluarga yang luar biasa. Ajar kami untuk dapat senantiasa menjaga hati kami dari segala sakit hati dan kekecewaan. Kami mau melangkah untuk mengampuni dan membersihkan hati kami, karena kami rindu pemulihan terjadi dalam keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”