KEBAHAGIAAN SEJATI DALAM KELUARGA [REMIKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 16:1-33

RHEMA HARI INI
Amsal 16:20 Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN.

Bahagia bukanlah berasal dari apa yang kita raih atau miliki, tetapi bahagia berasal dari dalam hati. Itu sebabnya bahagia bukanlah sesuatu yang sulit atau mahal yang hanya bisa dimiliki oleh orang-orang kaya atau terkenal, tetapi bahagia bisa dimiliki oleh semua orang asalkan ia memiliki sikap hati yang benar dalam segala sesuatu.

Demikian jugalah kebahagiaan dalam keluarga. Bagaimanapun keadaan atau latar belakang keluarga Anda, keluarga Anda bisa berbahagia. Tidak perlu menunggu kaya, tidak perlu menunggu masalahnya selesai, tidak perlu menunggu sakit penyakitnya sembuh, dan seterusnya. Kebahagiaan keluarga Anda bisa Anda nikmati sekarang! Kuncinya adalah membangun kehidupan keluarga yang hidup seturut dengan kebenaran firman Tuhan.

Ikutilah sesi terakhir kotbah bulan Juni “Reclaim Your Family” atau “Rebut Kembali Keluarga Anda” yang berjudul “Uncommon Happiness” atau “Kebahagiaan Yang Tidak Biasa.” Ikuti Ibadah Online Keluarga Allah melalui www.gbika.org/live Bagikan link ini kepada kerabat, kenalan, atau keluarga Anda sebanyak mungkin sehingga banyak orang juga bisa diberkati. Jika Anda memiliki kenalan yang berbahasa Inggris, Anda bisa mengundang mereka untuk bergabung dalam Ibadah English Service yang diadakan pada hari Sabtu pk. 18.00 dan Minggu pk. 09.00 dan 16.00 melalui www.gbika.org/live dengan pilihan menu “English Service”

RENUNGAN
Alamilah KEBAHAGIAAN SEJATI dalam KELUARGA Anda bersama dengan TUHAN YESUS!

APLIKASI
1. Bagaimana keadaan keluarga Anda saat ini? Bahagia atau tidak bahagia? Mengapa?
2. Menurut Anda apakah yang bisa membuat Anda menjadi bahagia atau lebih bahagia?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya keluarga Anda bisa mengalami kebahagiaan yang sejati?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab di dalam Engkau kami bisa mengalami kebahagiaan yang sejati. Kebahagiaan yang tidak tergantung dengan situasi dan kondisi kami, tetapi sepenuhnya tergantung pada bagaimana posisi hati kami di hadapan-MU. Terus bawa kami berjalan dalam kebenaran-MU sehingga kebahagiaan yang sejati itu selalu ada di dalam keluarga kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”