RAKSASA ROHANI MEMILIKI INTENSITAS KELAPARAN ROH YANG TINGGI [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 1:1-6

RHEMA HARI INI
Mazmur 1:2-3 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Tinggi rata-rata manusia adalah sekitar 150-170cm. Namun, tidak bagI Robert Pershing Wadlow. Awalnya ia terlahir sehat dan normal seperti kebanyakan anak biasa, tetapi waktu berusia 8 tahun, bocah laki-laki ini memiliki tinggi badan 163 cm. Ia pun harus mengenakan pakaian orang normal yang berusia 17 tahun. Tiga tahun kemudian, Wadlow tumbuh melampaui ayahnya, yaitu 187cm dengan berat 90 kg. Wadlow pun tercatat dalam Guiness Book of Records sebagai manusia tertinggi di dunia. Terakhir kali tinggi badannya diukur mencapai 2,72 meter.

Semasa hidupnya, Wadlow dikenal sebagai manusia raksasa. Banyak yang menyebutnya “Raksasa Alton”, yang diambil dari kota kelahirannya Alton, Illinois. Dengan ukuran tubuh raksasa, kebutuhan makan Wadlow berbeda dengan orang biasa pada umumnya. Dalam sehari ia mengkomsusi makanan sejumlah 6000 kalori atau setara 3 kali porsi laki-laki dewasa pada umumnya yang hanya butuh 1500-2000 kalori saja. Tingkat kelaparannya pun lebih besar dibandingkan dengan manusia biasa.

Tingkat kelaparan inilah yang membedakan orang Kristen biasa dengan raksasa rohani. Seorang raksasa rohani memiliki rasa lapar dan selera yang lebih besar akan makanan rohani untuk mengeyangkan manusia rohnya. Ps. Obaja, Ps, Yonggi Cho, Ps. Adeboye adalah contoh orang biasa yang memilih menghidupi kekristenan dengan luar biasa, sehingga mereka menjadi raksasa-raksasa rohani yang luar biasa. Mereka terus konsisten memiliki kelaparan akan Tuhan dan urapan Tuhan yang luarbiasa. Kita bisa sama-sama ke gereja, sama-sama pelayanan, sama-sama ikut pondok Daud atau ibadah online, sama-sama ikut komsel. Tapi hasilnya bisa berbeda, yang satu bertumbuh jadi berbobot, yang satu tetap kurus. Sebab yang satu benar-benar melahap dengan selera besar akan hal-hal rohani, sedangkan yang satu hanya sekedar atau asal-asalan mengikuti. Bila kita ingin menjadi raksasa rohani, milikilah kelaparan rohani lebih dari pada orang pada umumnya. Kita akan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya. Apa saja yang kita perbuat akan berhasil. (LEW)

RENUNGAN
Yang MEMBEDAKAN orang Kristen biasa dengan RAKSASA ROHANI adalah INTENSITAS KELAPARAN ROHNYA.

APLIKASI
1. Mengapa Anda harus menjadi raksasa rohani?
2. Seberapakah intensitas kelaparan Anda akan Tuhan saat ini?
3. Bagaimana cara Anda untuk terus menjaga kelaparan roh Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, kami tidak mau menjadi orang Kristen yang biasa-biasa saja. Kami mau menjadi raksasa rohani yang terus mengisi hidup kami dengan hal-hal yang bersifat rohani. Kami percaya Engkau akan mengenyangkan kami yang haus dan lapar akan kebenaran. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.