Respon Segera

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 26:12-23

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 26:19 Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat.

Sedari kecil menjadi seorang pengusaha adalah impian Paul. Tetapi malam itu ketika ia sedang bergumul dan mendoakan jurusan pilihannya untuk mendaftar kuliah, ia dengan sangat jelas mendengar suara dalam hatinya berkata: “Dokter!” Paul segera menyadari bahwa itu adalah suara Tuhan. Sekalipun ia tak pernah memiliki keinginan menjadi dokter, namun Paul tetap memutuskan untuk taat. Alih-alih memilih jurusan International Business Management, akhirnya ia menjatuhkan pilihannya di jurusan Kedokteran.

Sepuluh tahun berlalu, kini Paul telah menjadi seorang ahli bedah yang sukses dipakai Tuhan luar biasa. Tidak hanya ia mengobati pasien dengan ilmu yang ia dapatkan di bangku kuliah, tetapi juga melalui profesinya itu, sudah banyak sekali pasiennya yang mengenal Yesus karena Paul. Dan tidak pernah sekalipun ia menyesali keputusannya menjawab panggilan Tuhan tersebut sekalipun itu berarti ia harus mengubur cita-citanya sendiri.

Ya, setiap kita diciptakan Tuhan dengan panggilan hidup kita masing-masing. Bahkan mulai dari dalam kandungan, kita sudah dipanggil menjadi pahlawan Allah untuk memperluas kerajaan-Nya di muka bumi ini. Meski demikian, tidaklah jarang bahwa apa yang Tuhan ingin kita lakukan bukanlah hal yang sejatinya kita inginkan. Namun ketika kita memutuskan untuk taat dan merespon panggilan Tuhan, maka pasti akan ada anugerah besar yang telah Tuhan sediakan menanti di hadapan kita.

RENUNGAN
Belajarlah untuk SEGERA MERESPON setiap kali Tuhan MEMANGGIL kita untuk melakukan sesuatu bagi-Nya.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda merespon panggilan Tuhan dalam hidup Anda?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan ingin agar kita segera meresponi panggilan-Nya?
3. Apakah yang dapat kita lakukan agar panggilan Tuhan dalam hidup kita dapat tergenapi?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami tahu Engkau punya rencana yang besar dalam hidup kami. Kami mau mengambil komitmen untuk belajar taat dan dengan segera meresponi panggilan-Mu, ya Tuhan. Karena kami mau dapat Engkau pakai menjadi pahlawan-Mu untuk memperluas kerajaan Allah di muka bumi ini. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.