Roh Kudus Memilih Diam Dan Tinggal Dalam Kita

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Korintus 6:12-20

RHEMA HARI INI
1 Korintus 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Alkisah di sebuah desa, hiduplah sepasang suami istri yang sudah renta. Setiap harinya mereka hanya menggarap sepetak ladang kecil di rumahnya untuk bisa makan. Terkadang, mereka berpuasa karena tidak memiliki makanan. Suatu hari, datanglah seorang pemuda gagah ke rumah suami istri tua ini. Dia meminta pekerjaan dan diijinkan tinggal bersama mereka. Awalnya mereka ragu, karena mereka tidak memiliki apa-apa untuk dikerjakan dan juga untuk membayar pemuda ini. Namun, pemuda ini meyakinkan bahwa bayaran pekerjaannya cukup mengijinkan dia tinggal bersama mereka saja.

Akhirnya pemuda inipun bekerja di rumah suami istri tua tersebut. Setiap pagi dia membersihkan rumah, menyiapkan makanan dan juga mengerjakan ladang di rumah itu. Kini, ladang yang tadinya hanya cukup untuk mencukupi kebutuhan makan saja, sekarang bisa menghasilkan sisa untuk dijual. Semenjak pemuda ini tinggal di rumah suami istri tua itu, hidup mereka berubah. Sedikit demi sedikit rumah yang reyot mulai diperbaiki, pakaian yang lusuh diganti dengan yang baru dan mereka tidak lagi kesulitan makan. Kehadiran pemuda ini mengubah kehidupan keluarga miskin ini.

Karya Roh Kudus di dunia inipun demikian. Pada zaman dahulu, Roh Kudus hanya hinggap sesaat pada orang-orang percaya. Itupun karya Roh Kudus sudah luar biasa pada masa itu. Kini, pada zaman Perjanjian Baru, setelah Yesus naik ke sorga, bagi kita yang percaya kepadaNya, Roh Kudus tidak hanya “hinggap”, tetapi Roh Kudus “tinggal” di dalam kita (itu sebabnya kita bisa merasakan hadirat Tuhan di dalam kita, bukan hanya di luar kita). Jika karya Roh Kudus yang “hinggap” saja sudah begitu dahsyat dan luar biasa, apalagi karya Roh Kudus yang “tinggal”. Oleh karena itu, percayalah bahwa di zaman akhir ini Roh Kudus akan semakin menunjukkan diriNya dan kuasaNya. Teruslah hidup melekat dengan Roh Kudus karena dengan demikian manusia roh kita akan semakin dikuatkan dan dibangkitkan dan akan banyak pekerjaan yang sangat dahsyat dan sangat besar terjadi di tengah-tengah kita. (LEW)

RENUNGAN
Di ZAMAN ROH KUDUS ini, Dia TIDAK LAGI HANYA hinggap atas orang percaya, tetapi Dia MEMILIH untuk DIAM dan TINGGAL DALAM diri kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah menyadari bahwa Roh Kudus diam dan tinggal di dalam kita? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Bagaimana Anda mengetahui bahwa Roh Kudus sudah tinggal di dalam Anda?
3. Apa yang akan Anda lakukan saat Roh Kudus diam di dalam Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk Roh Kudus yang Engkau berikan pada zaman ini. Kami percaya Engkau sudah tinggal dan diam di dalam kami masing-masing dan perkara-perkara besar, dasyat akan Kau kerjakan bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.