Roh Yang Mengubahkan Hidup

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:1-41

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

Sebagai anak-anak Allah, kita pasti pernah merasa tergerak ingin berbuat sesuatu melihat keluarga, saudara, atau teman kita yang belum mengenal dan menerima Tuhan Yesus. Kita ingin mereka pun beroleh keselamatan dan hidup yang diberkati. Namun, sering kali kita tidak tahu harus berbuat apa dan mulai dari mana. Perasaan takut dan ragu pun bisa saja muncul.

Para rasul pun pernah mengalami hal yang sama. Setelah kematian Tuhan Yesus di kayu salib, kepercayaan diri mereka seakan-akan menguap. Iman mereka terguncang dan mereka memilih hidup bersembunyi. Sampai pada hari Pentakosta, saat semua umat Yahudi dari segala penjuru berkumpul untuk merayakannya, Roh Kudus dicurahkan di tempat para rasul berkumpul dan mereka pun kepenuhan Roh Kudus. Saat itulah, hati mereka diubahkan 180 derajat. Petrus bangkit dan menyampaikan kebenaran firman Tuhan dengan penuh kuasa. Ia bersaksi tentang Tuhan Yesus yang telah mengalahkan maut dan bangkit dari kematian. Hari itu pun, kira-kira 3.000 jiwa bertobat dan diselamatkan.

Petrus yang tiga kali menyangkal Yesus karena takut, Petrus yang sempat tidak percaya akan kebangkitan Yesus, Petrus yang hanya seorang nelayan yang tidak berpendidikan, Petrus yang sama inilah yang akhirnya menjadi seorang penyelamat jiwa yang luar biasa. Semua itu tak terlepas dari peranan Roh Kudus, Sang Sumber Kuasa yang memberikan perubahan dan keberanian pada seseorang hingga ia mampu menembus batas. Ya, hanya bila kita dipenuhi Roh Kudus, kita akan mampu melakukan berbagai perkara yang mustahil. Ketahuilah, Tuhan sedang melatih dan memperlengkapi setiap kita.
Tuhan mengajarkan untuk membangun pondok Daud, doa profetik, berjalan dalam iman, menaburkan benih profetik, dan sekarang mau memperlengkapi kita dengan urapan untuk berkuasa. Inilah cara Tuhan untuk membangkitkan kita menjadi pahlawan Allah yang gagah berani. (PF)

RENUNGAN
Roh keberanian MENGUBAH orang biasa menjadi PAHLAWAN PENYELAMAT JIWA.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah terbeban untuk memberitakan Injil pada orang-orang di sekitar Anda? Halangan apa yang Anda temui?
2. Dari manakah sumber kuasa yang mendatangkan keberanian?
3. Bagaimana Anda bisa memperolehnya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, Engkau tahu kerinduan hati kami atas keselamatan jiwa-jiwa yang masih terhilang. Engkau pun tahu halangan dan kesulitan apa yang kami hadapi. Bapa, kami meminta roh Kudus-Mu memenuhi hati dan jiwa kami, memberi kami keberanian, hikmat, juga kuasa. Agar kami tahu apa yang harus kami lakukan untuk memberitakan Injil keselamatan dan membawa mereka kembali kepada-Mu. Dengan kuasa dari-Mu, kesaksian sederhana seperti apa pun akan mampu menjamah dan menggerakkan hati setiap orang yang mendengarnya. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.