Salah Satu Syarat Kesembuhan Ilahi

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yakobus 5:12-20

RHEMA HARI INI
Yakobus 5:15 Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

Pak Dwi adalah seorang bapak dari dua anak yang masih kecil-kecil. Meskipun sudah menjadi anak Tuhan, Pak Dwi masih suka merokok. Istrinya sudah berkali-kali mengingatkan untuk berhenti merokok, tetapi semuanya diabaikan begitu saja. Akhirnya, sang istri hanya bisa mendoakan dan meminta Tuhan sendiri yang mengingatkannya. Hingga suatu hari, tiba-tiba Pak Dwi mengalami sesak nafas yang parah dan menjadi lemas. Istrinya pun ketakutan dan bergegas membawanya ke dokter terdekat. Ternyata Pak Dwi mengalami serangan jantung. Dokter mengatakan, bila terlambat ditangani, bisa saja nyawa Pak Dwi tidak tertolong. Istri Pak Dwi menangis dan terus berdoa, meminta Tuhan Yesus menyembuhkan suaminya. Akhirnnya, Pak Dwi sadar dan berangsur membaik. Semenjak itu, Pak Dwi bertobat, meminta ampun kepada Tuhan dan tidak pernah merokok lagi. Kesembuhan pun diperoleh Pak Dwi. Ia tidak pernah lagi mengalami masalah pernafasan maupun sakit jantung.

Ya, dosa memang bisa menyebabkan sakit, karena dosa itu mendatangkan maut. Itu sebabnya, di kasus-kasus tertentu, kesembuhan tidak akan terjadi sebelum seseorang bertobat. Namun, bukan berarti hanya saat ingin disembuhkan saja kita bertobat, tetapi kita terus hidup dalam pertobatan. Itulah yang akan membuat kesembuhan kita jadi permanen.

Seperti saat Tuhan Yesus mengingatkan orang lumpuh yang disembuhkan-Nya, “Jika kamu berbuat dosa lagi, maka kamu sedang membuka celah bagi iblis masuk dalam hidupmu dan akhirnya engkau akan sakit lagi bahkan lebih buruk dari sekarang!” (Yoh. 5:14). Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita senantiasa hidup dalam pertobatan. Milikilah prinsip, kalau aku sembuh dan sehat, itu semua untuk Tuhan. Aku mau lebih lagi bekerja untuk Tuhan dan selalu menyenangkan Tuhan. Teruslah miliki iman sampai akhir, belajar taat sepenuhnya kepada seluruh perkataan Tuhan, dan hiduplah senantiasa dalam kekudusan serta pertobatan. Semua inilah rahasia kesembuhan ilahi, sehingga kita bisa memperoleh mujizat kesembuhan besar yang kita perlukan. (LEW)

RENUNGAN
Untuk menjadi SEMBUH, terlebih dahulu kita juga harus BERTOBAT.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda sedang menderita suatu penyakit? Jika ya, sudah berapa lama Anda sakit?
2. Apakah Anda sudah menyadari apa yang menyebabkan kesembuhan belum terjadi pada Anda?
3. Apa yang akan Anda lakukan sekarang supaya Anda bisa terbebas dari sakit yang sudah Anda alami selama ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, jikalau saat ini Engkau mengizinkan kami mengalami sakit yang tak kunjung sembuh, kami percaya Kau punya rencana bagi kami. Ingatkan kami agar bertobat dari segala dosa-dosa dan kesalahan kami, ya Tuhan, agar kami boleh disembuhkan oleh kuasa darah-Mu yang kudus. Kami percaya kesembuhan pasti terjadi pada kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.