Sang Jehova Rapha

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Keluaran15:22-27

RHEMA HARI INI
Keluaran15:26 firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.”

Malam itu sama seperti beberapa malam sebelumnya, ada suara kegaduhan terdengar dari rumah Pak Dono. Sudah beberapa waktu terakhir ini, anak semata wayangnya seperti kerasukan setan. Para tetangga di sekitar rumahnya menyebut anak itu gila. Bagaimana tidak, di jam yang sama di setiap harinya, Rini selalu berteriak-teriak kesakitan tanpa sebab. Akan tetapi, selang beberapa waktu kemudian, ia terdiam dan tertidur seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Pak Dono pun sangat prihatin dengan keadaan putrinya itu. Sudah beberapa dokter mereka temui dan sudah beberapa tes mereka jalani, tetapi tidak ada seorang pun yang mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada Rini.

Lalu, Pak Dono pun diingatkan untuk membawa anaknya datang ke hadirat Tuhan. Mereka sekeluarga berkumpul dan berdoa bersama. Mereka memuji Tuhan dan mulai memperkatakan perkataan-perkataan profetik untuk anak semata wayang mereka tersebut. Pak Dono dan istrinya bersatu hati percaya bahwa kuasa Tuhan sudah menyembuhkan Rini. Setelah selesai berdoa, seolah-olah memang tidak ada apa pun yang terjadi. Namun setelah malam itu berlalu, Rini tidak pernah lagi mengalami hal yang serupa, karena Tuhan telah menjamah dan menyembuhkannya.

Terkadang, ketika kita mengalami suatu penyakit, yang kita pikirkan pertama kali bukannya berdoa, melainkan pergi ke dokter untuk berobat. Padahal, Allah yang kita sembah adalah Dokter di atas segala dokter. Dialah Jehova Rapha, Sang Penyembuh yang tinggal dalam kita. Dia peduli pada seluruh kesejahteraan hidup kita, bukan hanya keselamatan atau keuangan, tetapi juga kesembuhan. Bagian kita hanyalah berseru dan percaya bahwa selama ada Tuhan, semuanya cukup, karena Tuhan sanggup mengerjakan segala mujizat, termasuk mujizat kesembuhan. Sekalipun dokter ataupun para ahli berkata tidak mungkin, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Selama Sang Penyembuh ada dalam kita, mujizat besar kesembuhan pun dekat dengan hidup kita.

RENUNGAN
Tuhan adalah SANG JEHOVA RAPHA, Sang Penyembuh, dan Dia ADA DALAM KITA.

APLIKASI
1. Sadarkah Anda bahwa Allah Sang Penyembuh berdiam dalam diri Anda?
2. Menurut Anda mengapa Tuhan ingin menyembuhkan Anda?
3. Dengan cara bagaimana Anda dapat meminta mujizat kesembuhan dari pada-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami tahu Engkau ada di dalam kami. Dan karena ada Sang Penyembuh dalam hidup kami, maka kami percaya segala sakit-penyakit sudah disembuhkan dalam nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.