Sang Penyembuh Bersama Kita

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 41:8-20

RHEMA HARI INI
Yesaya 41:10 janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Vonis dokter terhadap bayinya yang masih berumur 15 hari, membuat Ibu Dike sangat shock dan kuatir. Bukan vonis biasa, tetapi meningitis, radang selaput otak, yang konon merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian. Ditambah lagi dengan perkataan dokter yang menyatakan bahwa harapan hidup bayinya tinggal 50%. Secara manusia, ketakutan mulai masuk dalam hatinya, sedih, kuatir, panik bercampur menjadi satu.

Namun puji Tuhan, di gereja kita dibagikan rhema bahwa tahun ini adalah tahun mujizat, sehingga Ibu Dike mulai membangkitkan imannya dan berjuang dalam doa profetik untuk bayinya. Setiap hari Ibu Dike memperkatakan kepada bayinya, “Kamu anak yang kuat, kamu anak yang tangguh, kamu anak yang sehat, Tuhan sudah sembuhkan engkau!” berulang-ulang dengan segenap hati dan iman percaya. Sampai beberapa waktu kemudian, dokter memberi keterangan bahwa bayi Ibu Dike dalam keadaan yang sangat baik dan akan dilakukan pemeriksaan lagi. Tuhan ajaib, hasil pemeriksaan ulang menyatakan bahwa penyakit yang diderita bayi Ibu Dike sudah hilang, bayinya sudah disembuhkan!

Ketika kita mengambil keputusan untuk menyingkirkan semua ketakutan dan percaya dengan iman bahwa Tuhan yang Maha Kuasa ada bersama kita dan siap menolong kita, maka Tuhan akan bekerja sesuai dengan iman kita itu. Apapun yang menjadi pergumulan Anda saat ini, apapun sakit penyakit yang Anda derita saat ini, percayalah bahwa Tuhan Sang Penyembuh bersama dengan Anda, Dia tidak pernah meninggalkan Anda. Percayalah bahwa Dia bukan hanya mampu menyembuhkan, tetapi Dia juga mau menyembuhkan Anda, sebab kesembuhan serta kesehatan kita adalah penting di mata-Nya.

RENUNGAN
JANGAN TAKUT dan JANGAN KUATIR, sebab TUHAN yang menyembuhkan BERJALAN BERSAMA dengan kita.

APLIKASI
1. Pergumulan atau penyakit apa yang menimbulkan kekuatiran dalam hidup Anda saat ini?
2. Mengapa firman Tuhan memerintahkan kita supaya tidak takut dan kuatir dalam menghadapi pergumulan/sakit penyakit?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda tidak kuatir dan mengalami pertolongan Tuhan untuk pergumulan/sakit Anda saat ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, apapun yang terjadi dalam hidup kami saat ini, kami percaya bahwa Engkau selalu ada bersama kami. Engkau Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kami. Bahkan Engkau Tuhan yang selalu siap untuk mengulurkan tangan-MU menolong kami secara ajaib. Kami percaya kuasa-MU besar di dalam kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.