Saya Tidak Lagi Kecanduan Merokok!

Saya ingin mensaksikan urapan Roh Kudus selama saya mengikuti KKR. Saya mendapat jamahan yang sungguh luar biasa dan kedamaian melingkupi keluarga saya. Pada KKR hari pertama yang berkhotbah adalah Pdm. Samuel Dudy dan ada saudara yang bersaksi sudah lepas dari kecanduan rokok.

Saya sudah merokok sejak SMP dan menjadi pencandu sampai umur saya sudah kepala lima. KKS saya sudah mengingatkan supaya saya berhenti merokok tapi saya mengeraskan hati bahkan seolah-olah mencibir, “Di dalam Alkitab tidak ada ayatnya tentang rokok.” Bahkan ketika Pdm. Samuel Dudy berkhotbah tentang hal merokok, hati saya masih keras. Pada saat urapan Tuhan menegur saya. Sepulang dari KKR, leher saya mulai merasa tidak enak dan tenggorokan saya sakit. Saya batuk dan dada saya sakit sekali. Semalaman saya tidak bisa tidur. Saya minum obat batuk tapi sakitnya tetap tidak berkurang. Masalahnya adalah saya masih juga menghisap rokok. Karena tidak tahan denga batuk itu, saya berkata pada Tuhan, “Tuhan apa yang harus saya perbuat?” Tuhan membisikkan di telinga saya, “Kalau kamu tidak melepaskan hidup lama kamu. Kamu akan rasakan akibatnya nanti.” Saya pun bertanya, “Hidup saya yang mana yang harus saya lepaskan? Kebiasaan lama apa yang harus saya lepaskan, Tuhan?” Saya tahu saya harus melepaskan rokok yang ada di tangan saya. Dan setengah bungkus rokok yang masih sisa saya buang dan saya injak-injak sampai hancur. Saya berkata, “Ini yang membuat saya sakit.” Saya pun mengucap syukur pada Tuhan. Kemudian saya muntah-muntah dan muntahannya itu berwarna hitam. Saya bersujud sampai ke tanah dan berkata, “Tuhan, terima kasih sudah mengingatkan saya karena memang rokok itu membuat saya sakit.” Kemudian badan saya lemas sekali dan saya bisa tidur. Ketika bangun tenggorokan dan dada saya sudah sembuh. Sampai sekarang saya sudah tidak merokok. Dan karena tidak merokok maka saya bisa menabung. Dulu saya merokok dua bungkus sehari tapi sekarang saya bisa menyimpan uangnya. Terima kasih Tuhan.

Bp. Andreas Sulanto