Sediakan Ruangan Terbaik Bagi Yesus Dalam Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Raja-Raja 4:8-37

RHEMA HARI INI
2 Raja-Raja 4:10 Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil, maka apabila ia datang kepada kita, ia boleh masuk ke sana.”

War Room adalah film rohani yang berhasil menginspirasi begitu banyak keluarga. Salah satu pesan spiritual yang bisa kita petik dari film tersebut adalah ketika kita memperlakukan Tuhan sebagai yang terutama, dan menyediakan ruang bagi-Nya untuk tinggal di tengah-tengah kita, maka atmosfer rumah yang suram akan berubah menjadi penuh dengan cahaya kemuliaan Tuhan. Itulah yang Elizabeth lakukan sebagai pemeran utama dalam film tersebut.

Kita juga dapat belajar melalui perempuan Sunem dan suaminya yang sangat mengerti protokol untuk menjamu raja. Mereka mengerti bahwa Elisa bukanlah orang biasa, tetapi abdi Allah yang telah mengerjakan banyak mujizat. Alih-alih bersungut-sungut dan merasa direpotkan, mereka justru merasa senang bisa menjamu Elisa. Mereka bahkan tidak hanya sekedar mengundang dan menjamu Elisa, tetapi dengan ketulusan, sukacita, dan sehati, mereka membuatkan sebuah kamar terbaik bagi Elisa. Hal ini tentu saja membuat Elisa sangat tersentuh dan tidak bisa tidak memberkati mereka kembali. Akhirnya, melalui doa Elisa, mereka boleh memperoleh mujizat atau berkat terbaik dalam keluarga mereka, yaitu seorang anak yang telah mereka nantikan bertahun-tahun.

Jika Elisa saja tidak bisa tinggal diam ketika diundang dan diperlakukan secara istimewa oleh wanita Sunem dan suaminya, bukankah terlebih lagi Tuhan kita? Namun, tidak cukup hanya mengundang Dia, lalu membiarkan-Nya seorang diri, sementara kita sibuk dengan aktivitas kita masing-masing. Bersekutulah secara intens dengan-Nya. Bangun mezbah keluarga yang terbaik untuk-Nya. Utamakan Dia dalam segala keputusan keluarga. Maka Hati-Nya yang sangat mudah tersentuh oleh ketulusan dan penghargaan kita, pasti akan lebih lagi membalas cinta kita kepada-Nya. Lebih dari yang dapat Elisa lakukan kepada perempuan Sunem dan suaminya, Tuhan akan sediakan bagi kita mujizat pemulihan keluarga tanpa batas. Dia tidak hanya mengembalikan semua yang rusak dan hilang, tetapi menambahkan dengan berkat yang terbaik dan terindah dalam keluarga kita.

RENUNGAN
Tidak cukup hanya MENGUNDANG YESUS, sediakan juga RUANGAN TERBAIK bagi-Nya dalam keluarga kita.

APLIKASI
1. Apa yang Tuhan rindukan untuk Anda sediakan bagi-Nya?
2. Apa dampak terbaik yang bisa Anda terima, ketika Anda mengundang Yesus, dan menyediakan ruangan terbaik bagi-Nya dalam keluarga kita?
3. Sudahkah Anda memiliki ruang terbaik bagi Tuhan dalam keluarga Anda? Jika belum, apa langkah yang akan Anda lakukan untuk merealisasikan atau menyediakan ruang terbaik bagi Yesus?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas kebenaran yang telah Engkau singkapkan kepada kami. Kami menyadari keluarga tanpa hadirat Tuhan akan dipenuhi kesuraman. Oleh karena itu, Mulai hari ini kami mau mengundang, menerima, dan mempercayai Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat atas hidup kami dan keluarga kami. Kami juga berkomitmen untuk menyediakan ruangan terbaik dalam rumah kami, terutama dalam hati kami, sehingga Engkau disenangkan. Kami percaya ketika hati-Mu disenangkan dalam keluarga kami, maka mujizat pemulihan keluarga bukanlah hal yang sukar dan mustahil untuk kami terima. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.