Sembuh Untuk Melayani

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 118:1-29

RHEMA HARI INI
Mazmur 118:17 Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.

Hari itu di penghujung November 2004, warga Solo dikejutkan dengan adanya kecelakaan pesawat di bandara udara Adi Soemarmo yang menelan puluhan korban jiwa. Laura Lazarus adalah salah seorang korban di kecelakaan tersebut. Ia sempat disangka meninggal oleh regu penolong yang bertugas karena melihat kondisi fisiknya yang nyaris hancur. Namun bersyukur ada anggota regu penolong lain yang mendengar suara rintihan lirihnya, sehingga kemudian ia pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Ternyata Laura mengalami patah tulang pada tangan kanan, pinggang, serta kaki kanannya pun patah di dua tempat. Tak hanya itu saja, tulang pipi kanan Laura pun hancur remuk. Tetapi setelah koma selama tiga hari, dan melalui serangkaian operasi, akhirnya Laura pun siuman. Sekalipun ia masih harus menjalani belasan operasi lainnya di kemudian hari, namun Tuhan menyelamatkan Laura sehingga ia tetap hidup. Dan kesempatan kedua nya untuk hidup itu tidak disia-siakan Laura. Karena setelah selesai menjalani serangkaian pengobatan dan rehabilitasi, Laura pun mengabdikan hidupnya untuk berpergian kesana kemari guna menceritakan mujizat yang dialaminya itu. Tidak hanya itu saja, ia pun juga menulis buku kesaksian hidupnya untuk memberitakan kepada dunia betapa campur tangan Tuhan dalam hidupnya sungguh luar biasa.

Laura yang telah mengalami mujizat kesembuhan luar biasa dari Tuhan memutuskan untuk menggunakan kesempatan hidupnya yang kedua untuk memuliakan nama Tuhan. Ia menceritakan bagaimana ajaibnya karya Tuhan dalam hidupnya. Dan lewat kesaksiannya itu ribuan orang telah terberkati. Ya, sama seperti Laura, itulah yang Tuhan juga ingin kita lakukan, bahwa mujizat kesembuhan yang telah kita terima tidak hanya kita nikmati sendiri, namun juga kita ceritakan kepada sekeliling kita dan kita gunakan untuk melayani orang lain di sekitar kita sehingga rencana Tuhan dapat tergenapi.

RENUNGAN
Pakai kesembuhan kita untuk MELAYANI dan MENGGENAPI RENCANA Tuhan.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda pakai kesembuhan Anda untuk melayani Tuhan?
2. Mengapa Tuhan ingin Anda menggunakan kesembuhan Anda untuk melayani?
3. Tuliskanlah komitmen apa yang kiranya dapat Anda lakukan agar rencana Tuhan dapat tergenapi melalui kesembuhan Anda!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih untuk mujizat kesembuhan yang sudah kami terima. Kami mau menyaksikan mujizat kesembuhan yang kami alami dan menggunakannya untuk melayani orang-orang di sekitar kami supaya nama-Mu saja lah yang dimuliakan. Dan agar rencana-Mu boleh tergenapi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.