Senjata Untuk Melawan Iblis

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Efesus 6:10-17

RHEMA HARI INI
Efesus 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

Sepasang suami istri jemaat GBI Keluarga Allah memberikan kesaksiannya di bulan Maret lalu. Selama tujuh tahun, mereka merindukan kehadiran anak kedua. Lalu bulan Desember 2018, tepatnya di malam Natal, dokter menyatakan sang istri hamil. Mereka pun sangat bersyukur dan bersukacita.
Bulan demi bulan, janin dalam kandungan itu bertumbuh dengan sehat. Namun, Maret 2019, kesehatan sang ibu menurun. Dimulai dengan flu berat, muntah, demam, hingga muncul bintik merah di sekujur wajahnya. Saat diperiksa, dokter menyatakan ia terserang virus Tokso, yang sangat berbahaya bagi janinnya. Saat itu juga mereka harus opname di Rumah Sakit.

Di tengah pergumulan beratnya, teman kelompok selnya bersama hamba Tuhan datang untuk mendoakan di hari Sabtu. Minggunya, saat suami istri ini sedang berdoa, Tuhan singkapkan rhema baginya melalui Matius 15:13 yang berbunyi “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.” Dengan iman yang mulai berkobar, mereka memperkatakan secara profetik agar rhema itu terjadi atas sakit-penyakitnya. Senin malam, saat dokter kembali untuk membacakan hasil uji lab yang dilakukan di pagi harinya, mereka semua terkejut. Hasilnya menunjukan negatif dari virus tokso!

Ketika Anda mulai mengaktivasi manusia roh dan menggunakan kuasa mencipta, jangan heran kalau Anda menghadapi tantangan dan serangan dari Iblis. Kalau Anda berkata di dalam nama Yesus, ‘aku sembuh!’, jangan heran kalau dengan berbagai macam cara, iblis menantang Anda sehingga keadaan Anda bukannya membaik malahan memburuk. Dalam kondisi seperti ini, jangan pernah mau mempertanyakan ulang apakah gambar visi dan rhema dari Tuhan itu benar atau salah. Lawanlah intimidasi iblis dengan perisai iman yang kuat. Ingat baik-baik perkataan Tuhan Yesus: asal tidak bimbang hatinya tetapi percaya! Ya, berdirilah dengan kokoh dalam iman, maka kuasa mencipta akan bekerja dengan dashyat dan mujizat terjadi.

RENUNGAN
Kita MEMERLUKAN IMAN untuk menghadapi PERLAWANAN IBLIS.

APLIKASI
1. Adakah kondisi dalam hidup Anda saat ini yang seolah-olah kian hari kian bertambah parah? Kondisi apakah itu?
2. Mengapa Anda memerlukan iman dalam menghadapi iblis?
3. Perkataan profetik apa yang dapat Anda ucapkan dengan iman terhadap kondisi Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, melalui kuasa kebangkitan-Mu, kami percaya segala persoalan seburuk apa pun dalam hidup kami Engkau sudah selesaikan semuanya di atas kayu salib, sehingga kami beroleh keselamatan, kesembuhan, pemulihan, dan penyediaan atas segala kelemahan kami. Teguhkanlah iman kami, agar kami tidak mudah termakan tipu daya iblis yang berusaha mengalihkan pengharapan kami dari-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.