SENTUHAN ROH ADALAH BAHASA KASIH TUHAN

RHEMA HARI INI

Yohanes 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Dalam hubungan dengan sesama manusia, sentuhan fisik adalah salah satu ungkapan bahasa kasih. Sebuah pelukan hangat, gandengan tangan, elusan atau sekedar tepukan, bisa menunjukkan rasa kasih kita kepada pasangan, anak-anak dan sahabat kita. Berbeda dengan manusia yang memiliki tubuh jasmani, Firman Tuhan berkata bahwa Allah adalah Roh. Hari ini kita tidak lagi bisa bertemu dengan Tuhan Yesus secara langsung dan memegang-Nya secara fisik seperti ketika Dia hidup sebagai manusia di jaman para rasul. Tetapi Tuhan memberikan Roh-Nya yang hidup di hati setiap kita, yaitu Roh Kudus.

Kita semua tentu pernah merasakan begitu tersentuh saat kita beribadah atau ketika kita sedang memuji dan menyembah Tuhan. Bahkan bisa terjadi sewaktu-waktu, ketika hati dan pikiran kita terarah pada Tuhan. Kita bisa meneteskan air mata karena merasakan kasih Tuhan yang begitu besar melingkupi kita. Itulah karya Roh Kudus, bahasa kasih Tuhan bukanlah sentuhan fisik, melainkan sentuhan Roh. Roh Tuhan tinggal bersama kita dan bisa menyertai kita senantiasa. Karena Allah adalah Roh, tidak ada lagi batasan untuk kita bisa kontak dengan Roh-Nya.

Semua yang fisik adalah sangat terbatas, tetapi sentuhan roh tidak terbatas. Kita justru bersyukur karena sekarang ada Roh Kudus yang selalu bersama dengan kita. Jangan pernah lupakan untuk bersekutu intim dengannya, sebab kita bisa bersentuhan dengan Roh-Nya setiap saat.

RENUNGAN

Bahasa kasih Tuhan bukan sentuhan fisik, melainkan SENTUHAN ROH.

APLIKASI

1. Apakah yang dimaksud dengan sentuhan roh?
2. Bagi Anda, apakah kelebihan sentuhan roh jika dibandingkan dengan sentuhan fisik?
3. Bagaimana Anda akan melatih roh Anda agar semakin peka dengan sentuhan Roh Kudus?

DOA UNTUK HARI INI

“Roh Kudus, tolong kami dalam melatih roh kami agar semakin peka merasakan sentuhan-Mu. Kami rindu untuk membangun persekutuan yang lebih erat lagi dengan Engkau. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!