SENTUHAN ROH YANG TIDAK TERBATAS

RHEMA HARI INI

Yohanes 3:34 Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas

Salah satu kisah yang pasti sudah sering kita dengar atau baca di dalam Alkitab adalah cerita tentang anak yang hilang. Si anak bungsu yang meminta hak warisnya dan pergi meninggalkan ayahnya. Ia hidup dalam pesta pora sehingga akhirnya jatuh melarat. Ketika itu bencana kelaparan melanda pula, si bungsu yang sangat kesulitan untuk makan akhirnya menyadari kesalahannya. Apa yang dialaminya kini sangat berbeda dengan dulu ketika ia masih hidup berkelimpahan bersama ayahnya. Ia pun sadar bahwa ia telah berdosa dan memutuskan untuk pulang kepada ayahnya. Ia hanya berharap ayahnya masih mau menerimanya sebagai orang upahan, sebab ia merasa tidak layak lagi untuk menjadi seorang anak. Namun ternyata respons ayahnya sungguh tak terduga. Dari jauh sang ayah berlari menyambut kedatangan si bungsu dengan penuh rasa syukur dan sukacita.

Saat si bungsu memilih jalan hidupnya sendiri dan pergi meninggalkan ayahnya, ternyata kasih sang ayah tidak pernah luntur. Kasih yang selama itu diberikan sang ayah membuat mereka tetap memiliki ikatan batin yang kuat meskipun terpisah jarak yang sangat jauh. Meskipun mungkin jalan hidupnya sudah sangat berbeda, ingatan akan kasih ayahnya membuat si bungsu akhirnya menyadari bahwa ia telah salah melangkah. Ingatan dan kasih ayah yang selalu mendoakannya itulah yang membuatnya berani memutuskan untuk pulang kembali ke rumah ayahnya.

Minggu ini kita telah belajar tentang bahasa kasih Tuhan yang bernama sentuhan Roh. Sama seperti gambaran sang ayah dalam kisah anak yang hilang di atas, kasih Tuhan tidak pernah luntur. Sentuhan Roh tidak terbatas oleh dimensi sehingga meskipun berbeda dimensi, Kasih Tuhan tetap mampu menyentuh hati kita. Ketika tersentuh oleh kasih Tuhan, mata hati kita akan terbuka sehingga kita bisa menyadari kesalahan kita. Roh itu pulalah yang mengajak kita untuk kembali pulang kepada-Nya. Bagaimanapun keadaan kita saat ini, seberapapun besarnya kesalahan yang telah kita perbuat, janganlah ragu untuk kembali kepada Bapa kita. Dia telah begitu lama menantikan kita dan akan menyambut pertobatan kita dengan penuh suka cita.

RENUNGAN

Sentuhan fisik terbatas, tetapi sentuhan roh TIDAK TERBATAS.

APLIKASI

1. Apa yang membedakan antara sentuhan fisik dengan sentuhan roh?
2. Pernahkah Anda mengalami sentuhan roh dari Tuhan? Dalam keadaan apa dan bagaimana perasaan Anda saat itu?
3. Bagaimana Anda akan menggunakan sentuhan roh yang tidak terbatas untuk memperdalam hubungan Anda dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur atas Roh-Mu yang telah Kau anugerahkan kepada kami. Dengan Roh-Mu yang tidak terbatas, kami bisa bersekutu dengan-Mu tanpa batasan ruang dan waktu. Terimakasih Bapa, biarlah Roh-Mu yang senantiasa menuntun hidup kami.Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!