Kelompok Sel Pekan #5 Mei 2020

S1 = SEMBAH PUJI

Sembah Puji (20 Menit)
2 lagu Pengagungan – 2 Lagu sesuai tema Firman Tuhan (Silahkan pilih 2 lagu berikut):

1. Kami T’rima Kuasa-Mu (KA Worship)
2. Perjanjian Ajaib-Praise (KA Worship)
3. Kasih-Mu Bapa (KA Worship)
4. Kemuliaan Besar (KA Woship)

S2 = SUASANA/ICE BREAKER (10 Menit)

Setelah melakukan ice breaker, jangan lupa menjelaskan pelajaran yang bisa dipetik dari ice breaker yang sudah dilakukan.

Judul: KAPAS KESATUAN

Petunjuk: Anggota kelompok sel duduk membentuk lingkaran, lalu pemimpin ice breaker membuat garis tengah dengan kapur di lantai. pemimpin icebreaker melemparkan kapas ke tengah-tengah lingkaran apabila kapas itu akan jatuh di dalam lingkaran, maka anggota meniup kapas tersebut supaya jangan sampai jatuh di dalam lingkaran dan begitulah seterusnya. Dari Icebreaker ini dapat kita simpulkan yaitu dengan kerjasama dan kesatuan diantara semua anggota keluarga rohani dan keluarga jasmani maka setiap terjadi permasalahan akan dapat segera terselesaiakan.

Tujuan: Agar terjalin kerjasama antar semua anggota keluarga jasmani dan keluarga rohani sehingga dapat membangun hubungan yang kuat dalam mengatasi segala permasalahan.

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50-60 Menit)

GOL: Semua yang hadir melakukan dan mengalami kebenaran Firman Tuhan.
Pertanyaan: Apa tema kotbah dan pelajaran-pelajaran yang disampaikan minggu lalu?

BUILDING RESILIENCE #5
MEMBANGUN KETAHANAN #5
FAMILY RESILIENCE
KETAHANAN KELUARGA

PEMBUKAAN:
Hari ini kita akan mensharingkan aplikasi firman Tuhan yang sudah kita dengar pada hari Minggu, yaitu tentang ‘BUILDING RESILIENCE #5 – MEMBANGUN KETAHANAN #5’ dengan tema ‘FAMILY RESILIENCE – KETAHANAN KELUARGA’

I. KESATUAN KELUARGA SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK BISA MELEWATI MASA KRISIS.
a. NUH DAN KELUARGA KOMPAK UNTUK MENGHADAPI AIR BAH.
– Kejadian 6:13-18
– NUH DAN KELUARGANYA BISA SELAMAT KARENA MEREKA BERSATU.
b. KRISIS BISA DIPAKAI TUHAN UNTUK MENYATUKAN KELUARGA KITA.
– Roma 5:3-5
– TUHAN BISA PAKAI MASALAH UNTUK MENYATUKAN KEMBALI KELUARGA YANG SEMPAT TERCERAI BERAI (Lukas 15:14-18)

II. BAGAIMANA MEMBANGUN KETAHANAN KELUARGA?
1. SEGERA AMBIL LANGKAH UNTUK REKONSILIASI.
– Resilient family (Keluarga yang punya daya tahan kuat) adalah keluarga yang cepat melakukan rekonsiliasi saat gesekan terjadi.
– Matius 5:23-24
– BERKAT BERDAMAI DENGAN KELUARGA (Mazmur 133:1-3)
a. PERTAMA ADALAH FINANCIAL BLESSING.
b. KEDUA ADALAH BERKAT KEHIDUPAN DAN KESEHATAN!
2. TINGKATKAN KOMITMEN ANDA UNTUK KELUARGA.
3. JADIKAN KELUARGA ANDA HOME SWEET HOME.
– Kejadian 6: 21-22

PERTANYAAN: Seberapa kuatkan hubungan/ketahanan dalam keluarga jasmani mu? Mengapa? Sharingkan!
APLIKASI: Langkah dan komitmen seperti apakah yang akan Anda mulai untuk membangun kembali bahkan memperkuat ketahanan dalam keluarga Anda? Jelaskan dan Sharingkan!

DOA PROFETIK SESUAI FIRMAN (5-10 Menit)
DOA SYAFAAT PROFETIK (10 Menit)
Pemimpin doa mengajak dan menggerakkan anggota kelompok sel untuk berdoa profetik.

1. Tuaian jiwa-jiwa dan 1 Juta Pahlawan.
2. Berdoa bagi bangsa Indonesia, kesatuan dan kesejahteraan bangsa.
3. Ada lawatan Tuhan yang dahsyat, dan kesatuan yang solid dalam gereja kita.
4. Urapan Tuhan, hikmat dan tuntunan Tuhan atas Gembala Sidang; Pdt. Obaja TS dan keluarga beserta hamba-hamba Tuhan yang melayani di gereja kita.
5. Pergumulan jemaat dijawab Tuhan dan nama-nama yang ditulis di Kartu Penuai dijamah serta diselamatkan

KESAKSIAN:

TSUNAMI MUJIZAT & JIWA-JIWA DISELAMATKAN DI KELUARGA ALLAH!

Shallom pak Obaja. Saya Rachel, saya sudah lama menjadi jemaat GBIKA. 22 tahun saya hidup, selama 21 tahunnya saya hanya tahu Tuhan Yesus tapi tidak mengenal Tuhan Yesus. Tahun 2016-2019 saya tidak pernah ke gereja maupun baca Alkitab, doa saja bolong banyak. Saya banyak kecewa dengan Tuhan karena banyak masalah yang saya alami, saya benci Tuhan waktu itu. Tapi Tuhan itu sangat mengasihi saya dan ingin saya kembali, Juni 2019 Tuhan mengambil mama saya, ketika ibadah pemakaman, ada pendeta gereja saudara saya bilang pada saya untuk tidak kecewa dengan Tuhan. Pada bulan Juli 2019 saya mencoba untuk kembali pada Tuhan, saya kembali ke gereja tapi biasa saja. Akhirnya saya lihat ada KKR GBIKA Great Revival 2019, waktu itu saya berada di Jakarta pada Agustus 2019 karena ada keperluan dan rencana pulang 14 September, saya pikir sudahlah gak perlu datang, namun tiba-tiba Tuhan buat saya harus pulang ke Solo 31 Agustus dan saya malah bisa ikuti 10 hari KKR, disitu saya minta ampun sama Tuhan dan benar-benar jamahan Tuhan nyata, kemudian hari demi hari saya diproses dan dibersihkan dari segala dosa saya, banyak hal tidak berubah, masalah masih ada, tapi pribadi saya yang diubah. November 2019 saya baru mulai perpuluhan, keadaan saya sama saja, tapi yang berbeda ketika saya mulai perpuluhan saya malah bisa menabung, sebelumnya uang saya selalu hilang entah untuk bayar apa saja karena kejadian tak terduga selalu datang. Saya menyaksikan bahwa perpuluhan itu mengunci pintu berkat kita supaya tidak dicuri iblis, bahkan hidup saya hari demi hari semakin naik dan terpelihara oleh Tuhan. Awal perpuluhan saya bertekad, walau saya harus makan nasi tempe saja, saya tidak apa-apa asal saya bisa perpuluhan karena Tuhan sudah sangat baik bagi saya. Kasih Tuhan kembali nyata di bulan April 2020, ketika Pak Obaja memberi rhema di live stream “Hati Bapa dan Anak yang baik”. Sebelum itu saya didorong Tuhan untuk mendoakan papa saya supaya hatinya bersatu dengan saya, karena papa saya orang yang keras jadi saya dengan dia tidak pernah banyak bicara apalagi sejak kepergian mama saya, saya dengan dia canggung sekali rasanya. Setelah saya beberapa hari mendoakan papa saya, pak Obaja memberi rhema itu, saya tangkap baik-baik. Sekarang hari demi hari mulai aneh, papa saya mulai bercerita panjang tentang teman-temannya, saya jadi bingung menanggapinya karena memang saya jarang sekali bicara dengan dia, tiba-tiba dia bisa bercerita panjang lebar setiap hari dan suka kasih tahu saya kalau ada promo-promo makanan yang saya suka. Tuhan itu ajaib, kasihNya sungguh nyata, saya pribadi yang sangat kecewa dengan Tuhan sekarang sangat mencintai Tuhan Yesus, dan hidup saya penuh damai sekalipun ada pandemi ini, hidup saya sangat jauh berbeda, dahulu hidup seperti di tengah badai yang tidak pernah usai, sekarang saya hidup seperti di tengah padang rumput yang hijau yang sangat tenang dan damai terus. Cinta Tuhan Yesus adalah pilihan hidup yang terbaik yang pernah saya buat. Sekian kesaksian saya, terimakasih Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Narasumber Kesaksian: Rachel – GBI Keluarga Allah

S4 = SASARAN RENCANA (15 Menit)

Dilakukan oleh KKS tujuannya untuk mengevaluasi dan merencanakan pertemuan kelompok sel yang akan datang.

DOA PENUTUP (5 MENIT)

Download PDF