Bapa Ingin Anaknya Diberkati

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Matius 7:7-11

RHEMA HARI INI
Matius 7:9-10 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

Masih ingat Raeni? Ia sempat menghebohkan pemberitaan berbagai media di Indonesia gara-gara ayahnya hanyalah seorang tukang becak, sementara dirinya berhasil lulus sebagai sarjana akuntansi dengan nilai cum laude di sebuah universitas di Semarang. Yang lebih menghebohkan lagi, Raeni berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah S2 dan S3 di Inggris.

Awalnya, bapaknya bekerja sebagai karyawan pabrik kayu lapis. Bapaknya rela mengajukan pensiun dini dari perusahaan supaya bisa mendapat pesangon untuk membiayai kebutuhan keluarga. Setelah berhenti dari pabrik kayu lapis, ia bekerja sebagai tukang becak dan di malam hari menjadi penjaga sekolah. Semua dijalaninya dengan ikhlas demi masa depan keluarga. Meskipun kuliah Raeni bisa dibiayai sepenuhnya dengan beasiswa, tetapi kebutuhan-kebutuhan yang lain tetap menjadi tanggung jawab dari sang bapak. Sekarang, bapak Raeni merasa sangat puas dan bangga, karena putrinya bisa sukses dalam studinya, bahkan jauh melampaui orangtuanya.

Bapak yang baik pasti selalu rindu anaknya diberkati bahkan melebihi berkat yang diterimanya sendiri. Seperti itu jugalah hati Bapa kita di sorga. Dia sangat rindu kita sebagai anak-anak-Nya bisa diberkati. Pahamilah bahwa Bapa tidak pernah merencanakan anak-anak-Nya hidup kekurangan. Sebaliknya, Dia rindu kita berlimpah-limpah dengan berkat, supaya kita bisa menjadi berkat yang besar bagi sekeliling kita, dan melalui hidup kita, nama-Nya dipermuliakan. Ketika kita bisa menangkap isi hati Bapa ini, kita akan memiliki keberanian iman untuk mengambil jatah berkat kita yang sudah disediakan-Nya bagi kita. Nubuatkan setiap hari bahwa rencana Tuhan adalah kita diberkati untuk menjadi berkat. Patahkan setiap kutuk serta deklarasikan tingkap-tingkap langit terbuka di atas hidup kita. Taati firman serta petunjuk-Nya, maka mujizat keuangan besar akan sungguh-sungguh menjadi nyata atas hidup kita.

RENUNGAN
Sebagai BAPA YANG BAIK, Tuhan suka anak-anak-Nya DIBERKATI dan TIDAK KEKURANGAN.

APLIKASI
1. Apakah rencana Bapa yang baik bagi hidup Anda?
2. Mengapa Bapa ingin kita diberkati?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya hidup Anda bisa diberkati dan jadi berkat?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami bersyukur sebab Engkau Bapa yang rindu supaya kami diberkati melimpah untuk menjadi berkat. Terus bawa kami berjalan dalam kehendak dan rencana-Mu, supaya kemuliaan-Mu semakin nyata atas hidup kami. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.