Tuhan Yang Melancarkan Dalam Pembelian Tanah

Shalom Keluarga Allah yang sangat dikasihi Tuhan Yesus. Nama saya ibu Theresia Unin Dwi Lestari, Sukoharjo. Saya mengucap syukur atas anugrah Tuhan yang luar biasa yang dinyatakan dalam keluarga kami. Sungguh Tuhan Yesus dahsyat dan ajaib. Kami memiliki pergumulan untuk membeli tanah sebagai tempat tinggal dan tempat usaha. Kami berkeliling mencari dan bertanya-tanya lokasi dan harga.

Namun tak ada yang sesuai dengan yang kami inginkan, tapi kami tidak putus asa dan tetap yakin bahwa Tuhan akan menuntun kami menemukan lokasi yang sesuai dan harga yang sesuai. Setelah pencarian sekian lama akhirnya kami menemukan lokasi seperti yang kami inginkan. Sebelum deal pembelian itu saya sudah menulis kesaksian tapi belum saya kirimkan karna saya terlalu yakin bahwa Tuhan akan menjawab doaku. Melalui proses yang cukup panjang, akhirnya kami bisa membeli tanah di daerah Ngelo, Menuran, Baki Sukoharjo.
Puji Tuhan untuk kado di penghujung tahun 2018 segala hormat dan pujian hanya bagi Tuhan Yesus Kristus. Kami diberkati dengan rumah di Baki dan tanah di Ngelo, Menuran. Sungguh luar biasa perkataan profetik yang diajarkan oleh Bapak Obaja dan kami mengimani dan melakukan perkataan profetik tersebut.

Kami percaya bahwa disetiap pergumulan pasti ada mahkota yang indah. Firman Tuhan yang menjadi rhema bagi kami terdapat dalam Matius 21:22 “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan kamu akan menerimanya.” Tuhan Yesus ajaib, saya bersyukur punya Tuhan seperti DIA yang tidak pernah mengecewakan anak-anak-Nya. Ketika kita memiliki pergumulan dalam hidup serahkan semuanya pada Tuhan dan Dia akan bekerja untuk hidup kita. Trimakasih Tuhan Yesus.

3 Miom Hilang Melalui Pujian dan Doa Profetik

Shalom, nama saya Ndindin, saya mau menyaksikan kebaikan Tuhan di bulan Desember ini, bulan yang penuh dengan anugrah. Dua setengah tahun yang lalu, di rahim adik saya yang bernama Rita terdapat 3 miom, yang satu cukup besar diameternya kira-kira 3 cm. Pada saat itu dokter menyarankan untuk segera diambil tindakan karena diperkirakan akan terus membesar karena masih usia subur. Namun saran dokter tidak kami lakukan. Kira-kira satu setengah tahun kemudian adik saya menapouse. Kami sudah melupakan miom yang ada di rahimnya.

Tanggal 10 Desember 2018 saya kaget, adik saya mengalami haid atau entahlah mungkin pendarahan yang cukup banyak. Saya kuatir miom yang besar itu pecah. Secara manusia saya kuatir dan takut kalau terjadi apa-apa karena nenek saya dulu juga pernah mengalami seperti ini.
Selama darah masih keluar, adik saya belum saya bawa ke dokter namun saya naikkan pujian penyembahan dan doa profetik setiap hari, dimana saya begitu rindu menaikkan pujian Yesua Hamasiah.

Saya juga tangkap thema Natal Gereja The God of All Possibilities menjadi rhema dari seluruh pergumulan hidup saya dan keluarga saya. Hari ke delapan darah mulai berkurang, hari ke sembilan darah berhenti total. Pada hari ke sembilan adik saya baru ke Rumah Sakit dan USG. Sebelum dokter menggerakkan alat USG saya naikkan doa profetik dalam hati saya, “Dalam Nama Yesus, Tuhan nyatakan kuasa dan mujizatNya saat ini juga”.

Dokter mulai menggerakan alatnya, dia bilang, “Miomnya mana kok ngga ada satupun, ngga ada apa-apa, bersih. Seharusnya kalau masih sakit mestinya masih ada miomnya paling ngga masih ada yang tersisa.” Dokter itu merasa bingung dan heran. Saya dengan penuh keberanian saya katakan ke dokter tersebut, Tuhan Yesus yang sudah menyembuhkan. Haleluyah Puji Tuhan.

Saya bersyukur dan sangat diberkati dengan adanya Pondok Daud di GKA Bandung. Melalui Pondok Daud saya merasakan Tuhan lebih besar dari pergumulan saya. Terimakasih Tuhan Yesus, Engkau sungguh baik, Engkau sungguh ajaib. Saya percaya Tuhan senantiasa menjawab seluruh doa-doa saya dengan cara yang ajaib. Amin Terimakasih. Tuhan Yesus berkati.

Narasumber : Ndindin – Keluarga Allah Bandung

Penyertaan Tuhan Dalam Studi Dan Pekerjaanku

Shallom, nama saya Yerica. Saya ingin menceritakan kebaikan Tuhan yang luar biasa dalam hidup saya. Saya adalah seorang fresh graduate lulusan Universitas Negeri di Kota Solo. Saya Lulus pada tahun 2017, dan berbeda dengan teman-teman saya yang lain ketika saya ujian Tuhan campur tangan dalam setiap apapun yang saya kerjakan. Awalnya saya deg-degan saat ujian tetapi ketika ujian hal yang luar biasa terjadi, saya dapat mempresentasikan skripsi saya dan dapat menjawab pertanyaan dari dosen penguji dengan baik. Setelah itu saya disuruh nyanyi, ruangan ujian yang saya kira akan tegang seperti temen-temen saya bilang berbeda, alhasil nilai skripsi saya sangat memuaskan yaitu mendapat A-. Banyak temen-temen saya bilang Yeri beruntung dll, karma dosen penguji saya termasuk kategori killer, tapi saya berserah saja dan andalkan Tuhan. Seperti Yeremia 11:29 katakan tentang rancangan Tuhan bukan Rancangan kecelakaan tapi rancangan damai sejahtera, saya imani dan mujizat terjadi.

Bukan hanya sampai situ Tuhan berkarya dalam hidup saya, setelah saya wisuda saya resign dari kerjaan saya yang lama dan setelah itu saya menjadi job seeker, disitu Tuhan berkarya, tak berapa lama kemudian saya mendapat tawaran menjadi asisten dosen di Universitas Negeri di Kota Solo yang penempatannya di Rektorat kampus. Disitu saya bertemu dengan orang-orang yang luar biasa. Tak henti-hentinya karya Tuhan dalam hidup saya, setelah itu saya mendapatkan pekerjaan part time di luar menjadi asdos dan berwirausaha.

Setelah 4 bulan lamanya saya mendapatkan tawaran pekerjaan di Jakarta di salah satu perusahaan imigrasi internasional. Saat itu saya ragu, singkat cerita saya berjalan menuju ke Jakarta. Sesampainya saya di perusahaan itu saya interview dan mendapatkan tawaran yang menurut saya luar biasa (gaji yang luar biasa) tetapi karna suatu hal saya diberikan kesempatan 3 bulan lalu harus kembali ke perusahaan itu. Saat itu saya sedikit khawatir, tapi saya percaya Tuhan punya rencana yang Indah buat saya. Keesokan harinya temen saya di Jakarta memberikan tawaran terkait ada lowongan pekerjaan, saya ragu disitu iya enggak karna gajinya lebih kecil dari sebelumnya. Disitu Tuhan bilang sama saya suruh dateng, akhirnya saya dateng saya interview dan tes (saat tes saya merasa banyak yang salah), ternyata saya lolos.

Setelah lolos saya mendapatkan informasi tanggal 26 Sept (Rabu Malam) dan harus mengumpulkan berkas tgl 1 Oktober, dan saat itu posisi saya tidak di Solo dan mengurus semuanya itu tidak bisa beberapa hari saja. Singkat cerita saya mendapatkan kesempatan dan telah selesai tanggal 3 Okt, disitu saya putus asa karna harus bolak balik Cikarang-Jakarta. Rasanya ingin menyerah, dan saya bilang sama Tuhan, “Tuhan kalaau Engkau mau aku di Bank ini berikan aku petunjukmu.” Akhirnya Tuhan ngasih banyak petunjuk, tidak cuma 1 tapi lebih dari 5, akhirnya saya manut sama Tuhan saya melangkah di tempat kerja yang baru. Setelah saya melangkah di tempat kerja yang baru, saya mendapatkan tawaran yang luar biasa (lebih dari 5 perusahaan) yang gajinya dan pangkatnya lebih tinggi, tetapi Tuhan mengingatkan saya agar tetep disini. Saya tidak tahu rencananya Tuhan apa, kenapa saya ditempatkan disini.

Suatu ketika saya bertemu dengan atasan saya, dia bilang gini “Yer, kamu tahu tidak kenapa aku trima kamu disini, karena ada yang gerakin aku buat trima kamu.” Saat itu juga aku merasa, WOW… Tuhan keren banget. Setelah bekerja disini saya bergabung komsel dan bertemu orang-orang yang luar biasa, disini saya sangat dikuatkan. Yuk semuanya, lebih intim dengan Tuhan dan percaya Tuhan punya rencana yang Indah buat kita semua. Tuhan Yesus Memberkati.

Narasumber : Yerica

Tuhan Tuntun Langkah Kami Dalam Keuangan Dan Momongan

Shallom KELUARGA ALLAH, Perkenalkan saya Wenny dan suami saya Ronny. Kami adalah keluarga muda yang sudah mempunyai seorang putri yang cantik dan akan ditambah tanggung jawab baru yang masih dalam kandungan. Kami ingin bersaksi betapa DASHYAT dan LUAR BIASANYA TUHAN YESUS dalam setiap perjalanan hidup kami. Awal cerita pada bulan September 2015 kami diberi pertanyaan oleh orang tua, Apakah kami bersedia untuk membuka toko di Kota SOLO. Kami bergumul sambil terus berdoa karena dibalik penawaran itu ada hal-hal yang kami pikirkan dari mulai segi Finansial yang mungkin pada saat itu terbilang cukup sedangkan jika kami menerima untuk membuka toko penghasilan kami tidak pasti mungkin saja lebih buruk dari sekarang.
Apalagi ditambah dengan latar belakang kami yang belum berpengalaman dibagian penjualan dan juga kami tidak mengenal kota SOLO. Kami bergumul dan bergumul akhirnya pada satu titik suami saya mengambil keputusan untuk melepaskan pekerjaan di kota Bandung dan membuka toko di kota SOLO. Singkat Cerita pada bulan 23 Desember 2015 kami segera untuk mencari Ruko yang pas agar cocok dengan usaha kami. Pada saat itulah di mulai jawaban-jawaban doa kami dimulai. Kami yang tidak tahu seluk beluk kota SOLO di tuntun TUHAN YESUS menemukan ruko yang pas di hari pertama kami mencari dan langsung dibayar. Setelah itu perasaan kami sudah mulai tenang karena sudah 1 masalah terlewati. Kehari berikutnya di 25 Desember 2015 itulah pertama kali kami datang ke KELUARGA ALLAH. Kami datang dengan sekedar bertujuan untuk merayakan tanpa mengharapkan sesuatu yang “SPECIAL”. Tapi rupanya TUHAN memberikan yang “SPECIAL” yaitu Rhema yang didapatkan suami ketika mendengar khotbah Pak Obaja. Pada saat itu bercerita tentang orang majus yang tidak tahu tujuan kemana mereka harus pergi tetapi walaupun begitu mereka terus berjalan mengikuti 1 Bintang besar yang bercahaya. Dan diakhir kebaktian Pak Obaja sempat bicara kira-kira seperti ini “Saya tahu disini ada orang majus bingung harus melakukan apa, bagaimana tapi tidak usah bingung karena cukup mengikuti Bintang Besar itu (dalam pengertian TUHAN YESUS) karena DIA mempunyai maksud dan tujuan”. Kami tangkap rhema itu dengan keyakinan TUHAN pasti punya tujuan dan maksud kenapa kami harus berada di kota SOLO. Toko kami pun berjalan semestinya OMZET kami naik.

Di 6 bulan omset kami menurun dan sangat LUAR BIASA di bulan tersebut juga Tema GEREJA KITA tentang pengelolaan KEUANGAN. Keluarga kami disitu memang belum melakukan perpuluhan karena dengan alasan belum cukup atau ada keperluan ini itu, dll. Kami di TANTANG untuk melakukan perpuluhan tapi dalam hati saya masih bergumul dengan alasan-alasan yang diawal. Tetapi TUHAN meneguhkan suami saya agar kami melakukan perpuluhan walaupun kekurangan. Saya pun mendukung walaupun masih bergumul. TUHAN Memang sangat LUAR BIASA, DASHYAT dan AJAIB setelah melakukan kami tanggung jawab DIA memberikan HAK kami dan tanpa terasa sekarang perpuluhan kami sekarang 3-5x Lipat. Dan belum sampai disitu BERKAT TUHAN yang kami terima kami diberikan kesempatan untuk memiliki RUMAH dan MOBIL. TUHAN YESUS tidak pernah ingkar janji DIA selalu menepati janji-Nya. TUHAN terus menjawab doa kami bahkan di awal bulan Oktober pada saat Pak Jonathan membawakan firman, beliau menubuatkan Bahwa TUHAN berkata ada pasangan yang sangat merindukan momongan dan kalian harus tahu TUHAN akan memberikan akhir bulan ini.

Kebetulan kami memang sedang melakukan program anak ke-2. Tetapi untuk keadaan kami pada saat itu bukan hal yang mudah karena saya menderita penyakit PCOS atau kelainan hormon dimana sel telur yang tidak berkembang dan sekalipun berkembang hanya kecil-kecil dan banyak. Tetapi kami tangkap RHEMA TUHAN yang pak jonathan katakan kami doakan, kami lakukan perkataan yang PROFETIK dan KEKUATANNYA yang ajaib kembali membuat kagum, saya POSITIF HAMIL dengan proses yang sangat cepat diluar nalar manusia dan dengan cara yang AJAIB. Sedangkan untuk orang lain yang mempunyai penyakit yang sama persis butuh sampai 6 – 12 bulan. Disini saya merasa malu karena terkadang saya secara manusia ada sedikit persaaan tidak yakin dengan keajaiban atau mukjizat-Nya. Padahal DIA selalu ada, selalu mengerti keadaan kita, keperluan kita karena DIA adalah TUHAN yang sangat LUAR BIASA AJAIB. Kami sekeluarga mendoakan Pak Obaja, Pak Jonathan & Keluarga terus diberkati dan dipakai TUHAN untuk menggembalakan setiap jemaat KELUARGA ALLAH. TUHAN YESUS memberkati.

Narasumber : Wenny dan Ronny

Sertifikat Jadi Tanpa Uang Sama Sekali

Shalom, saya ingin menyaksikan kebaikan Tuhan. Ibu saya mempunya rumah yang usia sertifikatnya 100 tahun. Saya di beri tugas untuk melegalkan sertifikat tersebut. Sudah lebih dari 5 tahun sertifikat itu diurus namun selalu gagal. Sebenarnya saya ngga mau ngurus namun saat saya lihat ibu nangis, saya merasa tidak tega. Akhirnya saya menghubungi teman saya pengacara. Teman saya menertawakan saya semua, mereka menyuruh saya untuk tidak usah mengurus sertifikat, yang penting saya tinggal di situ saja seumur hidup saya.
Saya katakan bahwa saya akan buktikan. Saya akan berjalan bersama Tuhan, dan Tuhan akan tolong saya. Akhirnya ada notaris yang mendorong saya untuk mengajukan kasus tersebut ke pengadilan. Setelah melalui beberapa persidangan, hakim minta di hadirkan 2 orang saksi. Hakim minta saksi yang usianya lebih dari 75 tahun yang tinggal di sana. Saya minta tolong ibu saya untuk cari saksi tersebut.
Singkat cerita ibu mendapat 2 saksi. Namun dalam persidangan hakim menolak karena dua saksi ini gugup. Maklum orang yang tidak pernah ikut persidangan. Hakim minta minggu depan dihadirkan 2 orang saksi lagi. Jika saya tidak dapat menghadirkan saksi itu maka gugatan saya dianggap gugur. Jujur saya lemes dan saya datang ke Pondok Daud untuk meminta pertolongan Tuhan.
Lalu saya teringat ada seorang ibu yang tinggal di Karangpandan yang sudah menganggap saya sebagai anaknya, ada dorongan dari Tuhan agar ibu itu saya jadikan saksi. Saya mulai bicara dengan ibu itu dan saya jelaskan ke beliau bagaimana jadi saksi. Sidang mundur yang seharusnya jam 09.00 karena satu dua hal maka jadi jam 16.00 sore. Saat itu hujan lewat dan saya terus dengarkan lagu pujian penyembahan. Saya terus bangun iman saya bahwa bersama Tuhan maka semua bisa. Lalu sidang dimulai dan hakim hanya bertanya, apa ibu kenal ibu ini, ibu tahu rumahnya dan ibu kenal anaknya ini. Saksi saya menjawab semua pertanya hakim. Sudah gitu saja selesai. Sungguh luar biaasa, teman saya sampai nangis. Kalau bukan Tuhan maka tidak akan mungkin. Harusnya masih ada sidang namun ternyata sudah selesai. Puji Tuhan, ini kebaikan Tuhan.
Setelah itu saya ke BPN dan ternyata biayanya sekitar 200 juta. Jujur saya katakan kepada ibu saya bahwa saya ingin istirahat dulu karena baik pikiran, hati dan tubuh semua lelah. Sungguh saat menjalani proses itu saya sangat tertekan. Saya di teror, di santet bahkan saya minta di doakan Pak Lukas. Saya sudah tidak punya uang lagi, semua sudah habis-habisan. Akhirnya ibu saya mengingatkan bahwa saya masih mempunyai uang sebab saya masih punya rumah yang saya pinjamkan ke seseorang dan ternyata rumah itu dikontrakkan ke orang lain lagi. Saya langsung nangis di Pondok Daud, saya katakan “Tuhan aku menyerah.” Lalu saya dengarkan radio dan Pak Obaja katakan, “Jika sesuatu sudah tidak ada yang bisa kita andalkan lagi maka itu saatnya mujizat akan terjadi.” Tuhan juga katakan, “Selama di pengadilan Aku mendampingimu maka itu juga yang akan Aku lakukan terhadapmu di BPN.”
Tiba-tiba Bapak RT dan RW datang ke rumah saya untuk memberitahu kalau ada program pemutihan dari Pak Jokowi. Saya daftar dan saya lengkapi persyaratannya namun pihak BPN berkata bahwa tidak bisa. Saya berdoa, “Tuhan akan memberikan yang terbaik dari yang terbaik.”
Pihak BPN tanya mana data-datanya dan saya katakan bahwa sudah saya serahkan. Ternyata data itu hilang di kantor BPN, mereka meminta maaf dan saya diijinkan mengikuti pemutihan. Namun ada file dari pengadilan yang sempat hilang. Saya diingatkan Tuhan untuk tidak takut lagi. Saya serahkan semua pada Tuhan dan saya merasa Tuhan dorong buka lemari putih, filenya ada di sana. Benar saudara file yang saya cari ada di sana. Saya segera kumpulkan file itu dan puji Tuhan sertifikat ibu saya jadi tanpa biaya sama sekali.

Narasumber : Ibu Diah

Record Breaking Miracles

Shallom Pak Obaja dan jemaat GBI Keluarga Allah, saya ingin menyampaikan kesaksian RECORD BREAKING MIRACLES yang saya alami 17 November 2018 yang lalu. Saya sudah menjalani bisnis percetakan 24 thn dan segmen pasar saya adalah Industri/pabrik terutama sarung tangan Golf. Saya kebanyakan mengerjakan Packaging atau Kemasan Produk.

Bulan Agustus yang lalu saya diminta untuk membuat Sample Packaging untuk sebuah Brand Kelas Dunia yang sedang akan melaunching produk baru. Dijanjikan bahwa jika hasilnya sesuai yang diinginkan, maka ordernya akan besar dan bahkan berkelanjutan. Setelah saya proses membuat samplenya, ternyata cetakannya sulit sekali, begitu rumit prosesnya sampai saya hampir menyerah.

Sementara, ada kompetitor lain dengan kekuatan modal mungkin 100x lipat diatas saya yang juga maju membuat sample. Saya merasa kekuatan dan peluang saya kecil sekali, saya mulai praktekkan DOA PROFETIK terus menerus. Dan mujizat pertama terjadi setelah Tuhan memberikan Rhema di Wahyu 3:8, tiba-tiba ada semangat dan kekuatan baru untuk saya terus berjuang. Singkatnya, akhirnya Produk saya di ACC dan order mulai naik…Haleluyaaa.

Tanggal 19 November 2018 kemarin, saya mengikuti Gathering Leader bersama Pak Jonatan di Kaliurang. Sore itu, seperti biasa saya menerima laporan order yang masuk setiap hari dari staff saya. Tiba-tiba saya terkejut luarbiasa karena angka omset yang saya terima sangat-sangat besar. Sampai saya zoom di hp saya karena takut salah baca. Saat itu Pak Jonatan lewat, dan saya tunjukkan data tersebut karena order inilah yang saat bulan Agustus saya minta didoakan khusus oleh Pak Jonatan.

Pak Jonatan kemudian bertanya: ini omset seminggu atau sebulan? Saya jawab SEHARI pak, ini tanggal 17 November 2018 saja.
Ini melipat puluhan kali dibanding rutinitas omset harian saya, bahkan memecahkan rekor 3x lipat rekor omset terbesar dalam sehari yang saya pernah dapatkan selama 24 tahun saya buka percetakan. Amazing bangeett…..

Lebih luar biasa lagi, ternyata malamnya, Pak Jonatan menyampaikan Rhema Baru bahwa Tuhan akan mengadakan yang namanya RECORD BREAKING MIRACLES. Mujizat yang MEMECAHKAN REKOR DALAM HIDUP SETIAP JEMAAT DI GEREJA KITA. Dan Puji Tuhan, saya diijinkan mengalaminya. Saya percaya, INI BARU PERMULAAN SAJA, akan terus bertambah bahkan semakin mencengangkan. Segala pujian, Hormat & Syukur bagi Yesus Tuhan dan Roh Kudus yang sudah melakukannya, Salam Kegerakan.

Andri Hartono SGI Jogja.

Bebas dari Kutuk Keturunan dan Belenggu Dosa Melalui Retreat Encounter

Shallom, Pada kesempatan ini, saya ingin bersaksi tentang kelepasan, pemulihan dan pemutusan kutuk keturunan yang saya alami ketika mengikuti Retreat Encounter. Sebelumnya saya mengikuti Retreat ini karena memenuhi persyaratan pelayanan. Di H-5 sebelum Retreat, Tuhan mengubahkan motivasi saya. Ketika saya Pondok Daud, Tuhan berkata kepada saya bahwa sebelum Tuhan pakai saya lebih lagi Tuhan ingin bereskan semua hal buruk dalam hidup saya. Karena Tuhan adalah terang dimana tidak ada kegelapan didalam-Nya. Maka kegelapan dalam hidup saya harus dihancurkan. Tuhan berkata supaya saya harus menyiapkan hati dan membuka hati karena Tuhan akan bukakan semua hal yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya dan hal itu menjadi jawaban atas pergumulan saya selama ini.

Pergumulan saya selama ini, saya belum bisa menghormati orang tua. Saya selalu menentang, memberontak dan tidak mendengarkan perintah orang tua. Saya tahu hal itu melanggar Firman Tuhan. Tapi saya merasa ada sesuatu yang menghalangi saya dengan orang tua saya, sehingga komunikasi kami buruk. Ketika berbicara selalu emosi dan sering cekcok karena masalah sepele. Waktu itu Tuhan bukakan bahwa hal tersebut berhubungan dengan masa lalu saya. Sejak dalam kandungan saya sudah ditolak oleh orang tua dan berusaha digugurkan. Namun karena Kasih Karunia Tuhan saya boleh hidup sampai sekarang. Saya berpikir apakah luka batin sejak dalam kandungan itu yang membuat saya menjadi pribadi yang selalu memberontak kepada orang tua saya? Dari hal tersebut Tuhan bukakan lagi hal-hal yang tidak saya ketahui yang membuat saya kaget. Ternyata dalam garis keturunan keluarga saya ada berbagai macam kutuk keturunan. Kutuk perselingkuhan, kutuk perceraian, kutuk kenajisan dan sebagainya. Bahkan ada okultisme didalamnya yang sebenarnya saya tidak ketahui namun Tuhan bukakan waktu Retreat Encounter.

Saya baru sadar memang hal itu ada dalam keluarga besar saya. Dalam kehidupan mereka dipenuhi hal yang tidak baik, selalu bertengkar, tidak damai sejahtera dan termasuk kutuk-kutuk tersebut serta okultisme juga. Saat Retreat Encounter, saya melihat saya berdiri di antara 2 wilayah yang berbeda. Dimana di belakang saya adalah wilayah berwarna hitam gelap sedangkan di depan saya berwarna putih. Kemudian saya berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan putuskan kutuk-kutuk keturunan itu, kegelapan dan belenggu dosa kenajisan dalam hidup saya. Saya tidak ingin satupun kutuk, kenajisan dan kegelapan ada dalam hidup saya. Saya minta supaya Tuhan cabut sampai akar-akarnya supaya saya sepenuhnya milik Tuhan. Berulang kali saya didoakan supaya semuanya dilepaskan dikeluarkan. Setelah didoakan saya merasakan benar-benar ada kelegaan dalam diri saya. Waktu itu saya muntah dan saya percaya semua kutuk-kutuk keturunan dan belenggu kenajisan sudah Tuhan keluarkan dan cabut semuanya. Dan sekarang saya seutuhnya milik Tuhan. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus. Saya tahu sebenarnya saya tidak layak untuk melayani Tuhan, tapi karena kasih karunia Tuhan saya dilayakkan. Karena kasih-Nya saya beroleh semua kebaikan Tuhan, kelepasan, pemulihan dan pemutusan kutuk-kutuk yang saya alami ini.

Saya mengajak saudara-saudara semua yang belum mengikuti Retreat Encounter. Mari ikutilah Retreat Encounter!! Karena akan ada kelepasan pemulihan yang saudara alami. Awal dari pemulihan dan kelepasan membawa kita lebih lagi dipakai oleh-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Iman Membawa Kesembuhan

Shalom, saya mau menyaksikan betapa luar biasa kuasa Allah yang terjadi dalam hidupmu saya. Sekitar 2 bulan yang lalu tiba-tiba tangan kanan dan pundak sakit sekali kalau digerakkan. Rasannya nyeri dan seperti ketarik kalau digerakkan. Saya sampai mikir kenapa ya? Karena sakitnya itu datangnya tiba-tiba sekali (malam pada saat mau tidur).

Saya kasih balsem dan saya pikir besok bangun tidur pasti sembuh. Tapi ternyata besoknya rasa sakitnya tidak berkurang bahkan makin parah, sampai mau pakai baju saja saya kesulitan. Mau menggosok punggung saat mandi, juga tidak bisa. Akhirnya saya panggilkan tukang pijat, tapi itupun nggak ada hasilnya.

Hal itu berlangsung sampai sekitar hampir 1 minggu. Sampai hari minggu saat akan ke gereja masih terasa sakit sekali, tapi saya sudah bertekad kalau nanti di gereja saya tidak peduli meskipun pundak dan tangan saya sakit, saya tetap akan memuji Tuhan dengan penuh semangat. Jadi waktu di gereja, waktu PW saya paksa tangan saya untuk bergerak, saya angkat tinggi-tinggi tangan saya seperti biasanya pada saat nggak sakit, padahal sebetulnya saya menahan sakit. Karena saya yakin, kalau saya sungguh-sungguh pasti Tuhan kasih kesembuhan. Selesai lagu praise masih belum terjadi apa-apa, tangan dan pundak kanan saya masih sakit.

Ketika saat lagu worship ke 2 dinaikkan (akan firman), saat saya sedang menyembah Tuhan tiba-tiba seperti ada yang menggerakkan dalam hati saya, supaya saya menggerakkan tangan saya yang kiri untuk menekan bagian punggung (entong) saya yang sebelah kanan yang sakit, sambil mengangkat tangan yang sebelah kanan.

Akhirnya hal itu saya lakukan dan ketika selesai doa firman saya coba gerakkan pundak dan tangan kanan saya, rasanya masih nyeri tapi sudah agak berkurang. Selesai ibadah saya gerakkan lagi pundak dan tangan saya, rasa nyeri dan sakit sudah benar-benar hilang, dan sampai saat ini saya benar-benar sudah disembuhkan. Puji Tuhan, Tuhan Yesus ajaib dan dahsyat. Saya mengucap syukur dan berterima kasih pada Tuhan karena kuasa mujizat kesembuhan yang sudah saya alami. Saya yakin dan percaya bukan hanya saya, tapi saudara-saudara semua bisa mengalaminya asalkan kita yakin dan percaya akan kuasa dan mujizat Tuhan. Amin

Wiwin-Pelayan anak KA Madiun

Tuhan Sembuhkan Diabetes Melalui ReKA

Shalom, saya mau kesaksian tentang lawatan dan mujizat Tuhan. Saya punya sahabat yang sakit diabetes. Bisa dibilang sudah cukup akut dan menyebabkan gangguan di pankreasnya sehingga kondisi tubuhnya benar-benar lemah dan hanya bisa berbaring ditempat tidur. Dalam kondisi seperti itu membuat ia harus meninggalkan pekerjaannya dan itu membuat dia semakin terpuruk, ditambah diagnosa dokter yang makin hari makin negatif. Setiap hari dia harus mengkonsumsi insulin suntik sebanyak 30 kali. Dan itu membuat dia semakin terintimidasi dengan keadaan itu diusianya yang masih muda, sempat hilang harapan karena merasa berada di titik terendah dalam hidupannya. Sebagai seorang sahabat saya bingung harus berbuat apa karena dia tinggal di NTT dan saya di Jogja. Yang bisa saya lakukan hanya berdoa dan mengirimkan Renungan Keluarga Allah (ReKA) sejak tahun 2016. Hal itu saya lakukan dengan setia setiap hari. Puji Tuhan sahabat saya ini benar-benar menangkap rhema dari ReKA yang saya kirim setiap hari dan dia bilang merasa sangat dikuatkan dan diberkati lewat ReKA. Bahkan ketika saya terlambat mengirimkan ReKA, dia selalu menanyakan dan menantikan. Hari ke hari imannya semakin dikuatkan, Tuhan mulai kerjakan mujizat, yang awalnya dia mengkonsumsi insulin suntik 30 unit perhari (tahun 2016), berkurang lagi menjadi 20 unit perhari (tahun 2017), dan berkurang lagi jadi 12 unit perhari (tahun 2018).

Hingga akhirnya kondisi tubuhnya semakin baik dan aktif bekerja kembali bahkan beberapa Minggu yang lalu dia jalan ke Jogja dan saya melihat kondisi tubuhnya kuat dan sehat. Begitu juga ketika dia tangkap rhema gereja kita tentang doa profetik dia juga praktekkan langkah iman lewat doa dan kata-kata nubuatan. Tuhan terus lakukan mujizatNya, dia akhirnya mengkonsumsi insulin suntik berkurang menjadi hanya 1 kali perhari dan dalam beberapa hari ini dia memberanikan diri dan mengambil langkah iman untuk tidak mengkonsumsi insulin sama sekali. Puji Tuhan, Tuhan benar-benar luarbiasa. Saya percaya Tuhan pasti akan sembuhkan total sempurna, saya punya iman untuk dia lepas dari insulin. Ternyata sahabat saya itu juga melakukan hal sama mengirimkan ReKA ke temannya yang lain untuk menguatkan temannya tersebut dan singkat cerita batal untuk melakukan aksi bunuh diri. Saya bersyukur kita punya ReKA yang benar-benar memberkati dan menguatkan. Lewat hal ini saya belajar, ketika kita setia melakukan hal yang mungkin terlihat kecil ternyata itu bisa memberkati dan menguatkan orang lain. Dan Tuhan mau kita menjadi berkat buat orang lain meskipun itu dimulai dari hal-hal yang kecil.

Noni – Komsel House of Grace, KKS Elohim Kedoshim

Pendarahan Berhenti

Shalom, perkenalkan nama saya ibu Riana. Saya akan menyaksikan mujizat nyata yang Tuhan beri untuk saya. Selama 2 bulan saya pendarahan yang tidak kunjung berhenti. Dalam hati saya sedih karena saya ke dokter kandungan 2x namun tidak ada tanda-tanda kesembuhan. Dokter menganjurkan agar saya menjalani kuret namun jujur saya takut sekali di kuret.

Saya diingatkan untuk datang kepada Yesus, saya ambil langkah untuk datang ke Pondok Daud. Ketika saya menginjakan kaki saya di Pondok Daud, saya sudah merinding dan langsung meneteskan air mata. Saya mulai memuji dan berdoa kepada Tuhan, saya yakin hanya Tuhan saja yang mampu menyembuhkan saya. Saya terus nangis, air mata saya terus keluar.

Sampai di rumah, pendarahan saya makin banyak keluarnya. Bukan sembuh tapi malah makin banyak. Inilah saatnya iman saya di bangkitkan, saya tetap yakin bahwa Tuhan akan sembuhkan saya. Besok paginya saya datang lagi ke Pondok Daud, saya merasa Tuhan datang menghampiri saya dan berkata bahwa Ia akan sembuhkan saya. Pendarahan tak kunjung sembuh dan saya hampir putus asa. Lalu saya membeli ramuan obat baik langsung diminum maupun direbus.

Keesokan harinya saya merasa sangat rindu untuk Pondok Daud, saya datang kembali memuji, menyembah dan berdoa pada Tuhan. Saya mau terus pegang janji Tuhan dan puji nama Tuhan sepulang dari Pondok Daud pendarahan saya berhenti. Terimakasih Tuhan, saya langsung meneteskan air mata, mengucap syukur atas kebaikan Tuhan. Tuhan Yesus sembuhkan saya, doa saya dikabulkan.