Berdiri Kokoh Dalam Iman

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yakobus 1:2-7

RHEMA HARI INI
Yakobus 1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Sejak awal menikah, Junaedi dan Ani memiliki visi untuk mempunyai tiga orang anak. Namun, sudah lima tahun menikah, mereka masih belum dikaruniai keturunan. Mereka sudah berusaha konsultasi ke beberapa dokter, dan menurut dokter, mereka tidak bisa memiliki keturunan karena ada suatu masalah pada kandungan Ani. Beberapa teman Ani menyarankan untuk mengadopsi anak atau mencoba untuk periksa ke luar negeri. Namun Junaedi tidak mau melakukan keduanya. Ia yakin impian mereka akan terwujud dan pada waktu-Nya, mereka akan mendapatkan anak yang sehat. Suatu ketika, saat Ani berlibur bersama temannya ke luar negeri, ia mencoba memeriksa keadaan kandungannya. Hasilnya, memang ada masalah di kandungannya sehingga ia tidak bisa memiliki keturunan. Hal itu membuatnya semakin terpuruk dan liburannya tidak menyenangkan.

Ketika pulang, Ani terlihat sangat sedih. Junaedi pun tergerak untuk mengajaknya membangun Pondok Daud dan berdoa puasa. Ketika manusia roh Ani mulai terbangun dan teraktivasikan, ia meminta kesembuhan agar dapat memiliki keturunan. Ketika pasangan muda ini memintanya tanpa kebimbangan sedikit pun, kandungan Ani disembuhkan dan mereka pun mendapatkan keturunan.

Ya, meski visi memiliki kuasa mencipta yang sangat dahsyat, tanpa iman yang teguh, kuasa itu tidak dapat dilepaskan. Imanlah yang akan mengaktifkan kuasa Allah untuk bekerja, sehingga gambar visi yang kita bayangkan sungguh-sungguh bisa menjadi realita jasmani kita. Itu sebabnya, penting bagi kita untuk memiliki iman yang berdiri kokoh layaknya batu karang. Sebab, jika kita bimbang, hati kita akan mudah diombang-ambingkan oleh keadaan. Percayalah, ketika kita mengaktivasikan manusia roh kita, kuasa mencipta itu akan bekerja melalui kita. Asal kita tidak bimbang.

RENUNGAN
JANGAN BIMBANG dan senantiasalah BERDIRI KOKOH dalam IMAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda masih bimbang ketika meminta kuasa Allah untuk bekerja di hidup Anda? Mengapa?
2. Mengapa Anda perlu memiliki iman yang berdiri kokoh?
3. Bagaimana Anda dapat meneguhkan kembali iman Anda agar semakin hari semakin kokoh?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa, terima kasih atas anugerah yang kau berikan kepada kami hingga saat ini. Ya Bapa, kami percaya ketika kami meminta dengan iman dan percaya penuh, kuasa-Mu akan bekerja penuh di hidup kami. Kami mau hidup senantiasa sesuai dengan apa yang Kau rancangkan untuk hidup kami, karena kami yakin itu yang terbaik. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Iman Yang Tak Tergoyahkan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Korintus 13:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

Suatu hari, besan ibu Melly meminta pertolongan kepadanya untuk menjualkan lahannya di ringroad timur kota Solo. Ibu Melly yang telah mendapat kepercayaan tersebut, lalu membawanya ke hadapan Tuhan. Setiap ke pondok Daud, ia selalu mendoakan dan melepaskan kata-kata profetik, agar ada pembeli yang mau membeli lahan tersebut. Tidak lama kemudian, ibu Melly mendapat calon pembeli yang berminat membeli tanah tersebut. Mereka sepakat dengan harga tiga juta rupiah per meter. Setelah lewat beberapa hari, pembeli tidak kunjung datang dan tidak bisa dihubungi. Singkat cerita, proses jual beli dinyatakan batal. Namun ibu Melly tidak menyerah. Ia terus tekun ke pondok Daud dan menaikkan doa-doa profetik. Tidak lama kemudian, ada pembeli yang menelefon ibu Melly dan bersedia membeli dengan harga tiga juta enam ratus ribu rupiah per meter. Sebuah harga yang ajaib bagi ibu Melly.

Ditengah-tengah kondisi pasar property yang sangat sepi. Tuhan justru menyatakan mujizat-Nya kepada ibu Melly. Ibu Melly tidak hanya bisa menjual lahan tersebut, tetapi ia justru dapat menjual dengan harga yang jauh lebih baik, lebih dari yang dapat dipikirkan dan diharapkan. Itulah harga atau berkat yang akan Tuhan beri,bagi setiap anak-anak-Nya yang terus berdiri kokoh dalam iman.

Hari-hari mungkin kita sudah berdoa bahkan berpuasa, tetapi Doa-doa kita belum kunjung dijawab. Ini saatnya kita menguji diri kita, apakah kita memilih tetap berdiri teguh dalam iman atau kita memilih untuk kecewa. Firman Tuhan berkata, asal kita tidak bimbang tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya ( Markus 11:23). Jadi tetaplah berdiri kokoh dalam iman, sehingga manusia roh kita boleh terus diaktivasi dan memiliki kuasa untuk menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang tidak bisa menjadi bisa, dan dari yang natural menjadi supranatural. Karena kunci mujizat atau kuasa Allah dapat bekerja secara maksimal, ketika anak-anak-Nya terus berdiri teguh dalam iman.

RENUNGAN
IMAN yang TIDAK TERGOYAHKAN adalah KUNCI terjadinya MUJIZAT.

APLIKASI
1. Apa kunci agar mujizat dapat terjadi dalam hidup Anda?
2. Sudahkah Anda terus memilih untuk terus berdiri kokoh dalam iman?
3. Apa dampak positif bagi roh anda, ketika anda mengambil komitmen untuk berdiri kokoh dalam iman ?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas kunci yang Engkau berikan, sehingga kami boleh mengalami mujizat, bahkan mujizat yang melampaui akal dan pikiran kami sebagai manusia. Kami mengambil komitmen untuk berdiri teguh dalam iman. Kami percaya sementara kami terus berdiri kokoh dalam iman, manusia roh kami akan terus Engkau aktivasi, sehingga kuasa untuk menciptakan mujizat boleh terjadi melalui hidup kami.
Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Jangan Menyerah Dalam Peperangan Rohani

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Petrus 5:1-11

RHEMA HARI INI
1 Petrus 5:8-9 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Sudah lama kaki Bimo terus-terusan sakit. Kecelakaan yang dialaminya beberapa tahun lalu meninggalkan bekas pada kakinya. Apabila kelelahan, atau di udara dingin, sakit pada kakinya bisa kambuh secara tiba-tiba. Di musim penghujan seperti ini salah satunya, karena udara relatif lebih dingin dari biasanya, sakit pada kaki Bimo pun jadi sering kambuh. Malam itu ketika sedang menghadiri KKR, Bimo disadarkan untuk mendoakan dan memperkatakan perkataan profetik atas kondisi kakinya. Ia membayangkan bahwa kakinya sudah disembuhkan total oleh Tuhan Yesus. Ia membayangkan bahwa sekalipun cuaca menjadi dingin, sekalipun ia kelelahan, kakinya tidak akan pernah sakit lagi. Dan benar saja, esoknya ketika bangun, kakinya sudah tidak sakit lagi. Bimo sangat bersyukur dan bersukacita.

Beberapa bulan berlalu dan tiba-tiba kaki Bimo mulai kambuh lagi. Dalam hatinya sempat ada suara yang mengatakan bahwa mujizat yang ia alami hanya sementara saja. Namun ia cepat disadarkan oleh Roh Kudus. Ia kembali mengingat ayat-ayat yang ia baca di Alkitab. Sesegera mungkin ia kembali berdoa profetik serta membayangkan kesembuhan total pada kakinya. Seharian itu, sekalipun masih ada rasa sakit pada kakinya, tak sedetikpun Bimo mengindahkannya. Dan tanpa ia sadari, keesokan harinya, bahkan sampai saat ini, tidak pernah lagi Bimo merasakan sakit pada kakinya.

Apapun visi yang kita inginkan, apapun yang kita doakan, bayangkanlah itu dan percayalah dengan sungguh-sungguh bahwa kita sudah menerimanya. Sekalipun nantinya ketika kita sudah menerimanya, dan tiba-tiba sesuatu yang buruk terjadi, tetaplah teguh dan kokoh berdiri dalam iman. Jangan pernah gentar maupun ragu, tetapi sebaliknya, lawanlah iblis. Karena iblis pasti akan melakukan segala cara untuk menghalangi terjadinya visi dan mujizat dalam hidup kita. Bagian kita adalah untuk terus berjuang dalam peperangan roh sampai apa yang kita doakan dan percayai terjadi dalam dimensi roh sungguh-sungguh terjadi dalam dalam dimensi jasmani.

RENUNGAN
IBLIS pasti akan MENGHALANGI TERJADINYA VISI dalam hidup kita, tetapi JANGAN PERNAH MENYERAH dalam PEPERANGAN ROHANI.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda berjaga-jaga menghadapi serangan iblis yang hendak menghalangi terjadinya visi dalam hidup kita?
2. Menurut Anda, mengapa iblis tidak ingin kita dapat menggapai visi yang dari Tuhan?
3. Bagaimana kiat-kiat Anda untuk mengalahkan iblis dalam peperangan rohani itu?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa, kami mau belajar untuk dapat berdiri teguh dan kokoh untuk menggapai visi yang sudah Engkau beri bagi kami. Karena kami percaya Engkau sudah memberikan kemenangan dan masa depan yang gilang gemilang itu di tangan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Senjata Untuk Melawan Iblis

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Efesus 6:10-17

RHEMA HARI INI
Efesus 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

Sepasang suami istri jemaat GBI Keluarga Allah memberikan kesaksiannya di bulan Maret lalu. Selama tujuh tahun, mereka merindukan kehadiran anak kedua. Lalu bulan Desember 2018, tepatnya di malam Natal, dokter menyatakan sang istri hamil. Mereka pun sangat bersyukur dan bersukacita.
Bulan demi bulan, janin dalam kandungan itu bertumbuh dengan sehat. Namun, Maret 2019, kesehatan sang ibu menurun. Dimulai dengan flu berat, muntah, demam, hingga muncul bintik merah di sekujur wajahnya. Saat diperiksa, dokter menyatakan ia terserang virus Tokso, yang sangat berbahaya bagi janinnya. Saat itu juga mereka harus opname di Rumah Sakit.

Di tengah pergumulan beratnya, teman kelompok selnya bersama hamba Tuhan datang untuk mendoakan di hari Sabtu. Minggunya, saat suami istri ini sedang berdoa, Tuhan singkapkan rhema baginya melalui Matius 15:13 yang berbunyi “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.” Dengan iman yang mulai berkobar, mereka memperkatakan secara profetik agar rhema itu terjadi atas sakit-penyakitnya. Senin malam, saat dokter kembali untuk membacakan hasil uji lab yang dilakukan di pagi harinya, mereka semua terkejut. Hasilnya menunjukan negatif dari virus tokso!

Ketika Anda mulai mengaktivasi manusia roh dan menggunakan kuasa mencipta, jangan heran kalau Anda menghadapi tantangan dan serangan dari Iblis. Kalau Anda berkata di dalam nama Yesus, ‘aku sembuh!’, jangan heran kalau dengan berbagai macam cara, iblis menantang Anda sehingga keadaan Anda bukannya membaik malahan memburuk. Dalam kondisi seperti ini, jangan pernah mau mempertanyakan ulang apakah gambar visi dan rhema dari Tuhan itu benar atau salah. Lawanlah intimidasi iblis dengan perisai iman yang kuat. Ingat baik-baik perkataan Tuhan Yesus: asal tidak bimbang hatinya tetapi percaya! Ya, berdirilah dengan kokoh dalam iman, maka kuasa mencipta akan bekerja dengan dashyat dan mujizat terjadi.

RENUNGAN
Kita MEMERLUKAN IMAN untuk menghadapi PERLAWANAN IBLIS.

APLIKASI
1. Adakah kondisi dalam hidup Anda saat ini yang seolah-olah kian hari kian bertambah parah? Kondisi apakah itu?
2. Mengapa Anda memerlukan iman dalam menghadapi iblis?
3. Perkataan profetik apa yang dapat Anda ucapkan dengan iman terhadap kondisi Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, melalui kuasa kebangkitan-Mu, kami percaya segala persoalan seburuk apa pun dalam hidup kami Engkau sudah selesaikan semuanya di atas kayu salib, sehingga kami beroleh keselamatan, kesembuhan, pemulihan, dan penyediaan atas segala kelemahan kami. Teguhkanlah iman kami, agar kami tidak mudah termakan tipu daya iblis yang berusaha mengalihkan pengharapan kami dari-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Iman, Perkatakan, Mujizat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Raja-raja 6:8-23

RHEMA HARI INI
2 Raja-raja 6:17 Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.

Seorang pebisnis handal biasanya sangat handal dalam melihat sebuah peluang. Bahkan mungkin peluang itu sama sekali tidak diperhitungkan oleh orang lain. Bagi orang kebanyakan untuk memulai sebuah usaha merupakan hal yang sulit luar biasa. Mereka akan bingung mulai dari mana, arahnya kemana, produknya apa dan lain sebagainya. Perusahaan Tweezerman bisa dikatakan salah satu perusahaan penjepit terbesar di dunia. Tweezerman didirikan oleh Dal LaMagna. LaMagna menemukan bisnis penjepit ini, berawal dari ketidaksengajaan. Suatu kali ia tertusuk duri, ynag mana duri itu sulit dikeluarkan dengan tangan biasa. Ia pun pergi ke toko dan mencari penjepit dan ternyata tidak ada penjepit seperti yang dia inginkan.

Dengan kejadian itu Dal LaMagna memiliki keyakinan yang kuat bahwa membuat penjepit itu adalah sebuah ide usaha yang luar biasa. Dia tidak hanya melihat dengan mata imannya, tetapi juga memperkatakan dan memperjuangkannya sampai akhirnya berdirilah Perusahaan Tweezerman yang menjadi salah satu perusahaan penjepit terbesar di dunia. Mulai penjepit untuk merakit perangkat elektronik, penjepit bulu, penjepit untuk keperluan medis, dan berbagai penjepit lainnya. Dari sebuah ketidaksengajaan, akhirnya menjadi sebuah perusahaan besar yang bisa menolong banyak orang dengan penjepit.

Segala sesuatu diawali dari visi. Semua yang bisa kita lihat dan nikmati sekarang ini bermula dari sesuatu yang tidak kelihatan, yang ada di dalam pikiran. Apa yang ada di dalam pikiran itu akan menjadi kenyataan apabila kita percaya bahwa itu bisa terjadi, lalu kita perjuangkan sungguh-sungguh sampai itu bisa menjadi kenyataan. Itulah cara kerja mujizat Tuhan. Hari ini, tangkaplah rhema firman Tuhan yang menjadi solusi atas permasalahan Anda, percayailah rhema firman Tuhan tersebut, lalu perkatakan dan perjuangkan terus-menerus sampai itu menjadi kenyataan. Saat itulah mujizat menjadi sebuah kepastian dalam kehidupan Anda.

RENUNGAN
LIHAT dengan MATA IMAN, lalu PERKATAKAN dan PERCAYA, maka KUASA ALLAH yang bekerja akan memastikan MUJIZAT TERJADI.

APLIKASI
1. Rhema firman apa yang Anda dapatkan untuk permasalahan Anda?
2. Apa respon Anda terhadap rhema firman Tuhan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa menciptakan mujizat dengan rhema firman yang Anda terima?

DOA UNTUK HARI INI
“Kami bersyukur atas kuasa firman-MU yang dahsyat dalam hidup kami. Kami percaya kuasa firman-MU mampu menciptakan mujizat dalam hidup kami. Biarlah kami senantiasa hidup dengan visi yang berasal dari rhema firman-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Iman Untuk Menciptakan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 17:14-21

RHEMA HARI INI
Matius 17:20 Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Sejak kecil Reno suka sekali melihat dokter yang bekerja di puskesmas dekat rumahnya. Waktu itu belum ada banyak dokter di kota tempat tinggal Reno. Bagi Reno kecil, dokter adalah sosok yang memberi rasa aman, bisa dipercaya dan diandalkan. Hal inilah menyulutkan cita-cita dalam diri Reno untuk menjadi seorang dokter. Dia sangat didukung oleh ayahnya. Ayahnya selalu memotivasi untuk berprestasi di sekolahnya. Reno pun menanggapi dengan rajin belajar, bahkan prestasi belajarnya selalu menjadi yang terbaik di jenjang pendidikan. Namun sayangnya, ayahnya meninggal dunia saat Reno hendak masuk kuliah dan Ibunya tidak mampu membiayainya berkuliah di fakultas kedokteran di luar kota.

Walaupun keadaan Reno saat ini tidak memungkinkan, namun dia tetap yakin ia akan menjadi dokter satu hari nanti dan dia membawa dalam doa profetiknya. Tak disangkanya, seorang sepupu jauh ayahnya, tergerak untuk membantu biaya sekolah Reno. Reno pun melanjutkan kuliah di luar kota dan dia juga bekerja sampingan untuk memenuhi biaya hidupnya. Reno pun berhasil menjadi seorang dokter, bahkan sekarang sudah menyelesaikan gelar S3nya dan menjadi berkat bagi banyak pasien dan keluarganya.

Rahasia mujizat yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah, kita harus bisa melihat visi yang kita dapat dari Tuhan dengan imajinasi kita. Kita melihat gunung masalah kita berpindah dari hidup kita. Pertahankan dan perjelas gambar visi dari Roh Kudus. Deklarasikan dalam doa profetik dan terus hidupkan visi yang Roh Kudus berikan. Miliki iman yang kokoh, sebab imanlah yang mengaktifkan kuasa Allah bekerja. Kuasa menciptakan suatu keadaan dari yang tidak baik menjadi berkat. Jika saat ini keadaan kita sedang tidak baik, tapi tetaplah percaya. Pegang visi dari Tuhan meski secara manusia tidak ada harapan. Tetap percaya bahwa apa yang kita katakan akan terjadi, maka itu terjadi dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN
Gunakan IMAN untuk melepaskan KUASA MENCIPTA.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah mendapat visi dalam hidup Anda?
2. Dapatkah Anda mengimajinasikan gambar visi Anda? Bila tidak, apa sebabnya?
3. Apa yang akan Anda ubah atau kerjakan dalam hidup Anda dengan kuasa untuk mencipta?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus kami mengimani rancangan-Mu sempurna dalam hidup kami. Ajarkan kami melihat visi-Mu dengan jelas, agar kami mempunyai pegangan dan keyakinan yang teguh. Kami percaya, kami beroleh kuasa dari-Mu untuk menciptakan gambaran visi-Mu dalam hidup kami menjadi kenyataan. Terimakasih Tuhan, didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Mewujudkan Visi Dengan Kuasa Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Markus 11:20-26

RHEMA HARI INI
Markus 11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Yang termiskin di antara yang termiskin. Itulah kondisi keluarga tempat Enoch Adejare Adeboye terlahir di Barat Daya Nigeria. Saking tidak punya apa-apa, bahkan orang miskin pun memanggil mereka miskin. Meski demikian, hati mereka tidak pernah menjadi miskin. Tak peduli kondisi yang terlihat, Esther, ibu dari E.A. Adeboye berani memiliki visi besar bahwa hidup anaknya akan selalu naik. Tak sehari pun ia absen berkata kepada anaknya, “Kamu akan berbicara dan jutaan orang akan menjawabmu.” Orang-orang lain yang mendengarkan perkataan itu mungkin berpikir bahwa ia terlalu mengkhayal atau sedang menyangkali keadaan. Namun, ucapan itu menjadi perkataan profetik yang bekerja secara luar biasa dalam hidup E.A. Adeboye kecil.

Boleh jadi ia menjadi orang yang tidak pernah memakai sepatu selama delapan belas tahun hidupnya dan sempat diragukan guru-guru di masa awal sekolahnya, tetapi nyatanya ia berhasil menyabet beberapa gelar dalam bidang matematika dan sains. Ia bahkan sempat menjadi dosen matematika. Sampai akhirnya ia terpanggil untuk menggembalai sebuah gereja. Saat itulah visi Esther mulai terwujud nyata. Di bawah pimpinan Roh Kudus, E.A. Adeboye berhasil mengembangkan gereja RCCG yang dipercayakan kepadanya dan kini jemaatnya mencapai jutaan, bahkan belasan juta jiwa.

Benar, kita tidak pernah boleh meremehkan kekuatan sebuah visi, terlebih lagi visi yang diilhami oleh Tuhan. Sadari juga bahwa Roh Kudus ada dalam kita, sehingga kuasa mencipta dapat bekerja melalui doa-doa kita. Tergantung apakah kita mempercayainya atau tidak. Karena itu, apa pun visi yang Tuhan berikan, jangan pernah lepaskan, sesulit apa pun kelihatannya. Setiap kali merenungkan firman, imajinasikan visi itu mewujud nyata. Bawa dalam doa dan deklarasikan perkataan profetik, kemudian jadikan gambar visi itu dengan bahasa roh. Saat kita terus mengimani dan menubuatkannya, kuasa Allah akan terlepas dan menjadikan gambar visi kita menjadi nyata. (MV.L)

RENUNGAN
Lepaskan KUASA ALLAH melalui DOA PROFETIK dan BAHASA ROH untuk menjadikan VISI yang Tuhan berikan NYATA.

APLIKASI
1. Visi apakah yang Tuhan berikan kepada Anda?
2. Mengapa Anda perlu berdoa profetik dan berbahasa roh untuk visi tersebut?
3. Doa profetik apa yang dapat Anda perkatakan untuk visi dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk visi yang Engkau berikan kepada kami. Bapa, kami ingin berjalan dalam tuntunan-Mu, ajari kami bagaimana melepaskan kuasa mencipta, sehingga visi itu bisa menjadi nyata. Pakailah hidup kami untuk memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Terimalah Firman Allah

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 15:1-8

RHEMA HARI INI
Yohanes 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Seorang pria dalam keadaan tertekan karena persoalan yang bertubi-tubi datang dalam hidupnya. Kebiasaan buruknya bermain judi bola, menyeretnya pada keadaan keuangan yang bukan makin membaik tetapi semakin bertambah buruk. Depresinya membuat kinerjanya di tempat kerja menjadi semakin buruk sehingga ia dipecat dari pekerjaannya. Dalam keadaan putus asa, ia membuka siaran televisi dan menemukan sebuah tayangan rohani dimana sang pendeta sedang menyampaikan firman Tuhan.

Di dalam benaknya terlintas pertanyaan, hidupku sudah hancur, apakah Tuhan masih bisa menolong aku. Tiba-tiba, di televisi sang pendeta mengatakan, “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya. Seberapapun hancurnya hidup Anda, Tuhan Yesus sanggup memulihkan Anda!” Kaget, pria itu kembali berpikir, tapi aku sudah tidak punya masa depan lagi, segalanya suram di depanku. Saat itu, tiba-tiba sang pendeta berkata, “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” Singkat cerita, pria ini menemukan kembali pengharapannya di dalam Tuhan. Melalui firman yang Tuhan nyatakan kepadanya, imannya bangkit kembali. Lalu ia mulai berjuang memulai usaha sablon, dan oleh pertolongan Tuhan usahanya itu berkembang sampai ia bisa memiliki 7 orang karyawan.

Firman Allah yang masuk dalam hati kita, akan memiliki kuasa daya cipta yang mampu mengubahkan hidup kita. Itu sebabnya, teruslah merenungkan firman Tuhan siang dan malam. Jangan habiskan waktu kita untuk merenungkan masalah, persoalan, kesulitan dan tantangan yang ada dalam hidup kita. Atasi semuanya itu dengan kuasa firman. Sebab barangsiapa memiliki firman, maka ia memiliki kuasa. Apa saja yang kita perkatakan yang berasal dari firman pasti akan terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN
Tidak hanya MERENUNGKAN, tetapi juga TERIMALAH FIRMAN ALLAH untuk masuk ke dalam diri kita.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda merenungkan dan menerima firman dalam hati Anda?
2. Bagaimanakah respon Anda terhadap firman yang Anda terima?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda mengalami kuasa firman Tuhan?

DOA HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur atas setiap firman Tuhan yang boleh kami terima. Ajar kami untuk terus mengisi hidup kami dengan firman dan merenungkan firman-Mu itu sampai firman-Mu masuk dalam hati kami. Sehingga melalui firman-Mu, kami memiliki daya cipta yang mampu mengubahkan hidup kami. Terimakasih Tuhan Yesus, di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Isi Diri Dengan Firman Tuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:97-120

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Tahukah Anda istilah “bad news is a good news” dalam dunia jurnalistik? Ya, berita negatif selalu menarik animo masyarakat dunia untuk membaca atau mengikutinya. Sebab banyak orang yang menyukai sesuatu yang bombastis, heboh, fenomenal, dan lain daripada yang lain. Tetapi berapa banyak orang yang tidak menyadari bahwa berita yang negatif tersebut bisa mencetak pikiran dan hidup kita menjadi ikut negatif? Itu sebabnya apabila kita ingin mempunyai imajinasi yang kudus dan benar di mata Allah, kita harus terus mengisi pikiran kita dengan terang Firman Allah.

Banyak orang pesimis terhadap masa depannya: seolah tidak ada harapan dan semuanya gelap. Banyak orang diam-diam hidup dalam ketakutan bahwa mereka bakal mati karena sakit penyakit, nasibnya berakhir dalam keadaan miskin dan bangkrut, dikejar-kejar debt collector. Banyak orang yang hidup dalam kepahitan karena dikecewakan oleh banyak orang. Akibatnya hidup dalam kebencian, curiga, dendam dan marah kepada orang lain. Banyak orang yang sering khawatir dengan situasi politik, situasi ekonomi, kejahatan, terorisme, dst. Sadarilah bahwa ini adalah gambar visi yang sangat berbahaya kalau terus-menerus kita imajinasikan dan kita lihat dalam diri kita. Sebab gambar visi yang negatif seperti inilah yang akan menarik kuasa kegelapan untuk bekerja dan membuat apa yang negatif itu menjadi realita dalam hidup kita.

Itu sebabnya penting sekali kita melihat gambar visi yang benar melalui Firman Allah. Mazmur 119:105 berkata “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Anda yang merasa masa depanmu suram, hari inilah lihatlah terang itu di Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Anda yang sedang sakit, lihatlah terang itu di Matius 8:17 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.” Anda yang mengalami stagnasi, semua pintu tertutup, bahkan kemunduran, lihatlah terang itu di Ulangan 28:13 “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia.” Dan Anda akan dibawa dari kemuliaan kepada kemuliaan lebih lagi!

RENUNGAN
TIDAK PEDULI kondisi jasmani kita terlihat seperti apa, TERUSLAH ISI diri kita dengan gambar terang FIRMAN ALLAH.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mengisi pikiran Anda dengan Firman Tuhan lebih banyak daripada berita yang Anda baca di media?
2. Sudahkah Anda mengambil masa untuk merenungkan Firman tersebut sampai menjadi Rhema bagi hidup Anda?
3. Sudahkah Anda mentaati dan menjalankan Firman yang sudah Anda dapatkan tadi?

DOA HARI INI
“Tuhan urapi kami dengan hati yang berkobar-kobar untuk mengenal Firman-Mu lebih dalam lagi sehingga Firman-Mu dapat menjadi Rhema dalam hidup kami untuk menuntun setiap langkah dalam kehidupan kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Mengimajinasikan Firman Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yakobus 1:21-27

RHEMA HARI INI
Yakobus 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Tidak ada yang meragukan kecintaan Leila terhadap Tuhan. Setiap minggu ia pergi ke gereja dan ikut pelayanan. Ia pun tak pernah lupa membaca Alkitab setiap hari. Namun, setelah sekian tahun, Leila kerap kali menemukan imannya semakin melemah. Kini ia lebih mudah kuatir dan terbawa emosi ketika menemui permasalahan, terutama dalam pekerjaannya. Pembelaan Tuhan yang dinanti-nantikannya seakan semakin menjauh dari hidupnya. Dalam keputusasaan, ia mendatangi KKS-nya untuk meminta nasihat. Setelah Leila selesai bercerita, KKS-nya bertanya, “La, kakak mau tanya … kamu sudah bisa mengampuni teman sekantormu yang katanya menusukmu dari belakang?” Leila menjawab, “Masih proses, Kak. Aku masih kesal liat wajahnya, jadi kami hanya bicara soal pekerjaan saja sekarang.” Mendengar itu sang KKS berkata, “Tapi La, itu kan sudah dua tahun lalu.”

Sama seperti Leila, setiap hari kita bersentuhan dengan firman. Kita mungkin hafal banyak firman dan tahu apa yang Tuhan ingin kita lakukan dalam berbagai situasi. Namun, ketika seseorang berbuat kesalahan kepada kita, saat kita terlibat dalam permasalahan besar, atau sewaktu kita didera sakit-penyakit yang tak kunjung sembuh, kita lebih dikuasai oleh perasaan kita dibandingkan iman kita terhadap Tuhan. Mempraktikkan firman Tuhan memang tak selalu mudah. Semua yang Tuhan perintahkan seolah bertolak belakang dengan logika. Kita pun ragu berjalan dalam firman. Akibatnya, manusia rohani kita melemah dan apa yang semula kita imani memadam.

Ya, manusia rohani kita tidak akan pernah bertumbuh bila kita hanya mendengar atau sekedar tahu firman. Kita harus berani dan rela menyalibkan daging kita. Percayalah, ketika kita memutuskan untuk taat sepenuhnya, saat itulah Tuhan akan turun tangan dan memampukan kita. Dia sanggup mengerjakan lebih dari yang kita inginkan dan pikirkan (1 Kor. 2:9). Kuatkan iman kita dan jadilah raksasa-raksasa iman yang hidup berkemenangan. (PF)

RENUNGAN
Manusia rohani kita TIDAK AKAN BERTUMBUH jika kita hanya BANYAK MENDENGAR saja tapi TIDAK MENJADI PELAKU FIRMAN

APLIKASI
1. Sudahkah Anda benar-benar melakukan firman dalam hidup Anda, atau masih ada yang belum bisa Anda kerjakan?
2. Apa yang menghalangi Anda untuk taat pada firman? Sebutkan alasannya.
3. Apa yang harus kita lakukan untuk bisa menjadi pelaku firman?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ampuni kami jika kami kurang percaya pada-Mu dan menipu diri kami sendiri, mengira kami mampu dan tahu apa yang baik untuk kami lakukan. Sekarang kami nyatakan, kami mau taat dan percaya penuh kepada-Mu, kami akan melangkah sesuai firman-Mu. Mampukan dan teguhkan iman kami, sebab hanya Engkau lah jalan kebenaran dan hidup.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.