Bergaul Dengan Firman

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 5:12-16

RHEMA HARI INI
Lukas 5:15 Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.

Sering sekali terdengar kabar mujizat kesembuhan terjadi di Miracle Night Service gereja kita. Salah satunya adalah mujizat ini. Ketika itu salah satu petugas yang melayani di Miracle Night Service mengalami saraf punggung yang terjepit. Karena 2 hari sebelumnya ia harus mengangkat barang yang berat. Namun rasa sakit itu tidak muncul seketika. Justru pada saat akan bertugas melayani di Miracle Night Service rasa sakit itu muncul. Pagi hari itu setelah bangun, rasa sakit itu terasa sangat luar biasa, padahal malam harus melayani di Miracle Night Service.

Seperti biasa, tiap pagi ia membaca firman Tuhan dan teringat perempuan pendarahan 12 tahun yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus pada saat itu juga. Ia mengimani mujizat kesembuhan pasti juga akan dialaminya. Dengan harapan siang bisa sembuh dan malam bisa pelayanan, dia tetap berangkat bekerja. Namun siang itu bukannya sembuh tapi justru keadaannya menjadi semakin parah. Untuk berjalan tegak saja tidak mampu, untuk duduk pun sangat sakit, untuk menarik nafas dalam-dalam sakitnya luar biasa. Meskipun masih muda, tetapi ia berjalan sudah seperti orang tua umur 90 tahun karena sakit dan nyeri yang luar biasa. Bahkan seluruh kaki kanan kiri mulai terasa sangat sakit.

Sempat terpikir untuk ijin tidak melayani dan ke rumah sakit, sebab ada seorang teman mengatakan apabila tidak segera ditangani maka bisa mengakibatkan kelumpuhan. Tetapi Roh Kudus kuat sekali mengatakan harus datang melayani. Istrinya pun mengatakan untuk ijin terlebih dahulu, tapi dia tetap berangkat pelayanan meski jalannya tetap diusahakan normal. Saat pelayanan semalam penuh harus duduk dan rasa sakit itu luar biasa. Dengan iman dan keyakinan pasti sembuh, ia tetap melayani dengan sepenuh hati. Pagi, pada waktu pulang dari pelayanan, dia sangat heran, meski masih sakit tetapi sakitnya berkurang banyak sekali. Untuk berdiri dan berjalan sudah terasa ringan. Bahkan perjalanan sampai ke rumah tidak terasa sakit yang menyengat. Puji Tuhan sorenya sembuh dan minggu bisa melayani lagi. Itulah mujizat karena iman dan percaya pada firman Tuhan. Akhirnya sampai sekarangpun tetap melayani dan punggungnya sudah tidak terasa sakit sama sekali. Hari ini, apapun yang menjadi sakit penyakit Anda, percayalah bahwa kuasa firman Tuhan akan sanggup menyembuhkan Anda, asal Anda mau banyak bergaul dengan firman-Nya.

RENUNGAN
Jika kita ingin menerima MUJIZAT KESEMBUHAN BESAR, selain MEMBACA FIRMAN, kita juga harus BANYAK MENDENGARKAN FIRMAN.

APLIKASI
1. Seberapa pentingnyakah mendengarkan firman bagi hidup Anda?
2. Dengan cara apa biasanya Anda mendengarkan firman?
3. Apa dampak dari mendengarkan firman bagi hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur untuk firman-MU yang penuh kuasa. Kami percaya firman-MU akan mengerjakan kuasa kesembuhan yang ajaib dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Firman Yang Membuat Kesembuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yeremia 30:1-24

RHEMA HARI INI
Yeremia 30:17a Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN,

Vino adalah pemuda dengan semangat kuat dalam pelayanan di gerejanya. Selagi kerja, ia juga sudah membuka komsel dan sering pelayanan di dalam maupun di luar gereja. Namun tiba-tiba ia terserang penyakit langka yang membuat otot-otot di kakinya menjadi lemas. Awalnya ia merasa kecapaian, tetapi ototnya itu terus melemas hingga ia tidak dapat berjalan. Setahun berlalu, kini Vino hanya berjalan menggunakan kursi roda. Hal itu membuat apinya padam, ia yang semula penuh semangat, kini hanya bisa tersenyum loyo. Ia menjadi tertutup dan tidak pernah ke gereja lagi. Dulunya aktif pelayanan, sekarang tidak mau lagi melayani. Perasaan kecewanya membuat dirinya jauh dari Tuhan.

Bersyukur, teman baiknya yang bernama Doni tergerak untuk membawa Vino kembali bersemangat. Doni menerima rhema firman Tuhan melalui ibadah raya bahwa penyakit apapun bisa disembuhkan oleh bilur Yesus yang berkuasa. Ia pun segera ke rumah Vino untuk menceritakan hal itu. Doni berkata, “Yesus akan memberikan kesembuhan, Ia akan memulihkan kembali kesehatanmu, Vin!” Saat Doni mengatakan itu, Vino meneteskan air mata. Tak terasa setahun ini ia sudah jauh dari Tuhan. Ia pun meminta Doni membawanya ke gereja untuk menyembah Tuhan. Sejak itu, Vino kembali ke gereja dan aktif melakukan pelayanan. Suatu kali ketika ia melayani untuk mendoakan seorang bapak tua, Vino secara tiba-tiba dapat berdiri dan menopang bapak tua yang rebah karena terjamah Roh Kudus itu. Saat itu, Vino sangat bersyukur sebab Ia telah disembuhkan dan dapat menjadi alat Tuhan yang berguna untuk orang lain.

Kuasa firman sanggup melakukan mujizat dalam hidup kita. Vino yang hari-harinya dulu banyak diisi dengan kesedihan serta kekecewaan, namun ketika ia kembali beribadah di gereja, hari-harinya terus diisi dengan firman Tuhan, dan firman Tuhan itulah yang membangkitkannya untuk menerima mujizat kesembuhan dari Tuhan. Hari ini, janganlah mengarahkan telinga kita kepada perkataan negatif yang bisa melemahkan hati kita, tapi arahkanlah telinga kita kepada kebenaran firman Tuhan, maka kuasa mujizat Tuhan akan menjadi nyata atas hidup kita.

RENUNGAN
ARAHKAN TELINGA kita kepada UCAPAN TUHAN, sebab FIRMANLAH yang membuat KESEMBUHAN TERJADI.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda sudah mengarahkan telinga anda kepada apa yang diperintahkan Tuhan?
2. Jika belum apa yang menghalangi Anda untuk terus bisa menerima firman Tuhan?
3. Apa komitmen Anda untuk terus bisa mendengar ucapan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa terima kasih atas perkenanan-Mu hari ini. Ajar kami untuk terus selalu mengandalkan Engkau dalam segala situasi di hidup kami. Tolong kami untuk terus mencenderungkan telinga roh kami untuk mendengar firman yang daripada Engkau sendiri. Dalam nama Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Iman Yang Menarik Mujizat Kesembuhan Besar

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Markus 5:25-34

RHEMA HARI INI
Markus 5:34 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”

“Dri, coba deh kamu ke Dr. Hwang. Teman pamanku punya masalah yang sama denganmu, dan sekarang dia sudah sembuh,” kata Jojo kepada Andri yang sedang menahan sakit di pinggangnya. Saat itu Andri sedang menghadiri reuni ketika pinggangnya mulai terasa nyeri. Ia pun pamit untuk baringan di sofa. Semua orang maklum karena mereka menyaksikan bagaimana Andri terjatuh dengan sangat keras dalam pertandingan bola basket saat mereka masih SMA. Sejak itulah, selama belasan tahun pinggangnya sering terasa sakit. Andri sudah mencoba pergi ke dokter tulang, terapis, maupun pengobatan tradisional, tetapi tak ada yang benar-benar bisa menyembuhkannya. Bahkan, beberapa dokter mengatakan bahwa tinggal tunggu waktu ia menjadi lumpuh.

“Ah, Dr. Hwang!” seru seorang teman mereka yang lainnya. “Kemarin aku juga baru dengar, anaknya bosku pergi ke Penang untuk mengobati saraf kejepit. Tadinya dia bahkan sudah di kursi roda, tapi kemarin di kantor bisa naik turun tangga sendiri. Sepertinya nama dokternya sama.” Karena sedang kesakitan, Andri tidak merespons mereka, tetapi mendengar semua testimoni itu, harapannya mulai bangkit. Dua minggu kemudian, Andri pun berangkat untuk menemui dokter tersebut.

Ya, apa yang kita dengar sangatlah penting. Firman Tuhan berkata, iman timbul dari pendengaran. Pendengaran akan kabar baik tentang Yesus Kristus, Sang Firman Yang Hidup. Dalam Alkitab, ada kisah tentang wanita yang pendarahan selama 12 tahun. Ia juga telah mendatangi banyak tabib, tetapi tidak ada yang dapat menyembuhkannya. Sampai suatu hari, ia mendengar kabar tentang Yesus yang menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kabar inilah yang menumbuhkan imannya. Karena ada iman, wanita ini berani mendekati Yesus. Karena ada iman, ia benar-benar percaya bahwa dengan menyentuh jubah-Nya saja, ia akan sembuh. Iman yang terlahir dengan cara seperti inilah, yang menarik mujizat kesembuhan besar ke dalam hidup kita. (MV.L)

RENUNGAN
MUJIZAT KESEMBUHAN BESAR hanya akan terjadi saat ada IMAN DALAM YESUS, Sang Penyembuh kita.

APLIKASI
1. Iman seperti apa yang dibutuhkan untuk mendapatkan mujizat kesembuhan besar?
2. Mengapa Anda membutuhkan iman untuk mendapatkan mujizat kesembuhan besar?
3. Bagaimana Anda dapat menumbuhkan iman yang Anda butuhkan tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, Engkaulah Penyembuh kami. Hanya Engkaulah yang kami percaya dan harapkan. Kami percaya, Engkau bukanlah Tuhan yang mengabaikan seruan-seruan kami, tetapi Engkau akan segera bertindak dan menyembuhkan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tuhan Tidak Menunda

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 13:10-17

RHEMA HARI INI
Lukas 13:15-16 Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: “Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?”.

Tidak ada orang yang suka ditunda apabila sedang membutuhkan sesuatu. Tetapi apabila penundaan itu untuk suatu alasan yang bertujuan baik, orang masih bisa menerimanya. Penerbangan yang ditunda karena alasan cuaca buruk, pasti masih bisa diterima. Perjalanan kereta api yang ditunda karena di depan sana terjadi kecelakaan, juga masih bisa diterima. Orang bisa menerima penundaan yang tujuannya baik.

Namun berita baiknya adalah Bapa kita di sorga adalah Tuhan yang tidak mau menunda-nunda dalam menolong kita. Waktu yang Ia tetapkan untuk menolong kita adalah waktu yang terbaik. Ia tidak pernah sengaja mengulur-ulur waktu sebelum menolong kita. Kalau saat ini Anda belum bisa melihat pertolongan-Nya secara nyata dalam hidup Anda, bukan berarti Ia tidak menolong. Sesungguhnya, Tuhan sudah menolong kita, hanya pertolongan-Nya baru akan bisa kita lihat secara nyata dengan mata jasmani kita pada waktu-Nya yang sempurna.

Kalau hari ini Anda sakit, dan Anda berseru kepada Tuhan untuk disembuhkan, percayalah bahwa Tuhan akan bersegera menolong Anda. Ia Tuhan yang peduli dan ingin kita hidup dalam kesehatan dan kesembuhan. Sebab Ia rindu rencana-Nya bisa digenapi melalui hidup kita. Biarlah kebenaran yang menyatakan bahwa Ia Tuhan yang tidak pernah menunda dan selalu menolong Anda, dapat membangkitkan iman Anda untuk percaya bahwa Ia sudah menolong Anda, sekalipun Anda belum bisa melihat kenyataannya secara jasmani. Firman Tuhan berkata bahwa apa saja yang kita minta dan doakan, kalau kita percaya bahwa kita sudah menerimanya, maka itu akan sungguh-sungguh diberikan kepada kita.

RENUNGAN
Sebagai BAPA YANG BAIK, Tuhan TIDAK MAU MENUNDA-NUNDA menolong kita.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda percaya bahwa Anda telah menerima kesembuhan ilahi? Mengapa demikian?
2. Mengapa Anda membutuhkan kesembuhan yang dari Tuhan?
3. Menurut Anda, bagaimana caranya agar Anda dapat menerima kesembuhan ilahi?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami membutuhkan kesembuhan yang sejati, kami rindu menerima kesembuhan ilahi, ya Bapa. Dan sekalipun kami belum melihat, kami tetap percaya bahwa kami sudah menerimanya, sebab Engkau Tuhan yang tidak pernah menunda dalam menolong kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Kristus Sang Penyembuh Ada Di Dalamku

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Korintus 13:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

Pagi-pagi sekali, saat hendak buang air kecil, Andi merasakan sakit yang amat sangat. Ia akhirnya mengambil inisiatif untuk memeriksakan diri ke dokter. Setelah diperiksa, dokter menjelaskan bahwa ia mengidap batu ginjal. Andi sangat terkejut. Kabar tersebut membuatnya tidak bisa tidur, karena memikirkan biaya untuk operasi.

Sampai di satu titik, ia merasa tertantang dengan perkataannya sendiri di kelompok sel bahwa, “Sebagai anak-anak Tuhan kita harus hidup dengan iman.” Ia menyadari kuatir berlebihan hanya akan membuatnya semakin lemah dan kalah. Ia akhirnya mengambil keputusan untuk menolak semua intimidasi dan ketakutan yang menyerangnya, dan percaya bahwa Yesus yang ada di dalam dirinya tidak akan meninggalkannya. Ia terus memperkatakan, “Aku akan sembuh, tidak akan di operasi, Yesus sendiri yang akan menyembuhkanku.” Setelah beberapa hari bergumul bersama Tuhan, akhirnya mujizat kesembuhan sungguh ia terima. Batu tersebut keluar dengan ajaib tanpa harus dioperasi.

Ketika ujian sakit penyakit datang, seringkali reaksi pertama yang keluar dari diri kita adalah kaget, sedih, dan kuatir. Itu adalah reaksi yang normal dan wajar. Tetapi coba selidiki iman kita, apakah kita terus membiarkan iman kita jadi terpuruk dan dikuasai keadaan, atau kita aktifkan iman kita untuk tetap berdiri tegak? Ingat, kita punya Tuhan yang hidup, yang selalu siap bertindak bagi kita. Jangan menjadi lemah, tetapi bangkit dan perkatakan firman Tuhan, serta perkataan profetik yang membangun. Perkatakan, “Jika Allah dipihakku siapa lawanku?! Jika Allah ada di dalamku, siapa lawanku?! Jika Allah ada di dalamku, maka semua penyakit akan mati, segala sel-sel yang tidak normal akan mati, karena Sang Penyembuh ada di dalamku!” Terus deklarasikan sampai firman tersebut jadi nyata, jangan berhenti di tengah jalan. Sebab mujizat besar, termasuk kesembuhan, adalah milik orang yang berdiri dengan kokoh, yaitu orang-orang yang sadar bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri mereka dan akan berjuang bersama mereka sampai garis akhir, sampai mujizat menjadi nyata.

RENUNGAN
MUJIZAT BESAR, termasuk KESEMBUHAN, adalah milik orang yang berdiri dengan KOKOH.

APLIKASI
1. Apa syarat agar mujizat besar, termasuk kesembuhan dapat menjadi milik Anda?
2. Termasuk golongan manakah Anda, orang-orang yang membiarkan dirinya terpuruk atau bangkit dan berdiri kokoh dalam iman?
3. Golongan mana yang menurut Anda lebih baik dan sudahkah Anda berjuang untuk mengikuti yang terbaik?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, Engkaulah Sang Penyembuh yang sejati, yang selalu ada di dalam kami. Kami menyadari, tenggelam dalam kesedihan hanya akan membuat kami semakin terpuruk. Mulai hari ini, kami akan bangkit, untuk menyatakan kesembuhan kami. Kami akan terus berdiri kokoh diatas dasar kebenaran, yaitu firman Tuhan. Kami percaya mujizat kesembuhan besar sudah kami terima dan menjadi milik kami sepenuhnya. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Mujizat Menarik Orang Mencari Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 3:1-16

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 3:11 Karena orang itu tetap mengikuti Petrus dan Yohanes, maka seluruh orang banyak yang sangat keheranan itu datang mengerumuni mereka di serambi yang disebut Serambi Salomo.

Keluarga pak Dono dikejutkan oleh kabar bahwa pak Dono tiba-tiba pingsan di kantor dan langsung dirawat intensif di sebuah rumah sakit. Dokter menyatakan pak Dono terkena stroke ringan. Ia harus sangat berhati-hati menjaga pola makan dan gaya hidupnya, sebab pak Dono juga ternyata mengidap diabetes dan hipertensi. Bila tidak berhati-hati, pak Dono bisa kembali terkena serangan. Lusi yang datang menengok pamannya, mengajak pak Dono ke pondok Daud nanti setelah diperbolehkan pulang. Pak Dono malah tertawa dan berkata, “Orang sakit ya ke dokter, ngapain ke pondok Daud.” Lusi hanya tersenyum, ia maklum karena pak Dono sekeluarga memang belum bertobat. Tapi sesudah hari itu Lusi rajin mengirim kesaksian banjir mujizat melalui WA ke handphone pak Dono.

Beberapa bulan berselang, pak Dono bukannya membaik tapi malah terkena serangan lagi. Bagian kiri tubuh pak Dono mengalami kelumpuhan. Terapi dan pengobatan terus dijalani, namun tak ada kemajuan yang berarti. Suatu hari anak pak Dono menghubungi Lusi karena ayahnya ingin ke pondok Daud. Disana pak Dono mendengar firman dan di doakan. Beberapa kali pak Dono ikut miracle night service dan mujizat kesembuhan terjadi. Kondisi pak Dono berangsur membaik, ia mulai bisa berjalan walau masih dengan bantuan tongkat. Namun pak Dono yakin tak lama lagi ia akan sembuh total.

Kesehatan hari-hari ini nampaknya menjadi sesuatu yang berharga. Banyak yang terkena penyakit serius diusia muda. Pola hidup, makanan yang tidak sehat ditambah banyaknya tekanan yang menimbulkan depresi membuat banyak orang jatuh sakit. Salah satu cara yang paling efektif untuk menunjukkan kuasa Tuhan adalah melalui mujizat kesembuhan besar. Inilah yang sedang Tuhan kerjakan ditengah-tengah kita. Begitu banyak kesaksian orang-orang yang telah telah menerima kesembuhan Ilahi karena mereka percaya bahwa Tuhan Yesus, Jehova Rapha ada di dalam mereka. Kesembuhan Ilahi adalah alat Tuhan untuk menyelamatkan jiwa. Akan banyak orang datang berbondong-bondong dari berbagai kalangan karena mendengar ada hadirat Tuhan di gereja kita, yang membawa banjir mujizat termasuk mujizat kesembuhan. Banyak orang yang akan disadarkan bahwa Tuhan Yesus adalah Allah yang menyembuhkan dan hidup mereka akan diselamatkan. (PF)

RENUNGAN
Ketika MUJIZAT KESEMBUHAN BESAR banyak terjadi di tengah-tengah kita, yakinlah bahwa banyak orang akan DATANG MENCARI TUHAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda atau orang yang Anda kenal pernah mengalami mujizat kesembuhan Ilahi?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan mau memberikan mujizat kesembuhan?
3. Apa yang dapat Anda lakukan supaya makin banyak orang menerima mujizat kesembuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami percaya Engkau sang penyembuh ada di dalam kami. Dengan iman kami terima urapan kesehatan dan bilamana kami sakit, tak ada yang tidak dapat Engkau sembuhkan. Terimakasih Tuhan, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tuhan Mengutus Kita Menyembuhkan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 9:1-6

RHEMA HARI INI
Lukas 9:2 Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,

Orang dalam kondisi sakit biasanya secara rohani juga lemah. Itulah kesempatan kita bisa memberikan makanan rohani kepada mereka dengan memberitakan Injil kabar baik. Dengan memberitakan Injil kepada mereka, kita bisa memulihkan kehidupan rohaninya serta membangkitkan mereka supaya lebih mendekat dan mengenal Tuhan. Banyak sekali orang sakit yang karena kondisinya lemah dan putus asa, lalu diajak temannya untuk berobat ke dukun atau orang pintar yang akhirnya akan menyesatkan kehidupan rohaninya. Bukannya menjadi sembuh tetapi malah semakin parah, karena menerima makanan rohani yang salah. Bahkan bisa menghancurkan rumah tangganya, pekerjaannya dan seluruh kehidupannya karena tersesat oleh ajaran yang menyesatkan.

Akan berbeda jika kita memberikan makanan rohani yang benar dengan memberitakan Injil kepada mereka. Kita beri motivasi yang benar untuk mencari Tuhan Sang Penyembuh yang akan memulihkan kesehatannya. Tidak mustahil jika orang yang sakit itu bukan hanya beroleh kesembuhan tapi juga memperoleh hidup baru di dalam Tuhan.

Itulah tujuan Tuhan mengutus kita untuk mengabarkan Injil dan menyembuhkan orang yaitu supaya orang-orang sakit bisa mendapat keselamatan, kesembuhan, dan memiliki semangat yang baru di dalam Tuhan. Itulah Amanat Agung dimana Tuhan meminta kita untuk pergi dan menjadikan semua bangsa murid Yesus, membaptis mereka dan mengajar mereka tentang segala yang diperintahkan Tuhan. Ya, di Amanat Agung itu terkandung misi kita untuk mengajar dan menginjil. Marilah setiap kita terus menghidupi Amanat Agung ini. Gereja Tuhan harus terus mengajar tetapi juga harus menginjil. Sebagai pelayan Tuhan, jangan kita hanya melayani di hari Minggu, tetapi dalam hidup kita, kita juga harus mengajar dan menginjil. Namun bukan hanya teaching dan preaching, tetapi kita juga harus mulai melangkah dalam dimensi healing.

RENUNGAN
Tuhan BUKAN HANYA MENGUTUS kita untuk mengajar dan memberitakan Injil, tetapi juga MENYEMBUHKAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah melangkah melayani Tuhan?
2. Apakah Anda sudah melayani dalam hal mengajar, memberitakan Injil dan menyembuhkan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa mengajar, memberitakan Injil dan menyembuhkan?

DOA UNTUK HARI INI
“Allah Roh Kudus, urapi kami dengan kuasa-MU sehingga kami bisa melayani sesama kami dengan mengajar, memberitakan Injil dan mendoakan kesembuhan. Pakailah hidup kami sebagai alat untuk memuliakan nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tidak Ada Penyakit Yang Sulit

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 8:40-56

RHEMA HARI INI
Lukas 8:43-44 Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapapun. Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

David memiliki cita-cita tinggi sebagai pemain piano berkelas atas. Sudah dari umur 7 tahun ia belajar bermain piano dan banyak musik klasik yang sudah ia pelajari. Tidak hanya itu saja, ia juga lihai dalam memainkan alunan nada dari musik-musik baru. Namun ketika menginjak umur 12 tahun, ketika ia baru saja memenangkan lomba bermain piano, ia mengalami kecelakaan. Mobil yang ia tumpangi tertabrak bus, sehingga bagian belakang hancur berantakan. Saat itu David duduk di kursi belakang sendirian, nyawanya selamat akan tetapi tangan kanannya hancur. Tak hanya luka parah, beberapa tulang di jarinya patah dan darah bercucuran. Ia tidak sadar karena tabrakan itu membuat dirinya shock. Seminggu tak sadarkan diri, ketika ia bangun David sudah berada di rumah sakit. Tangan kanannya diperban dan ia tidak mampu merasakan jari-jarinya.

Ketika itu dokter berkata bahwa tangan kanannya tidak dapat sembuh lagi. Jarinya tidak dapat bergerak secara normal dan karirnya sebagai pemain piano pasti akan berakhir. Sudah berganti-ganti dokter hingga ke luar negeri, tak ada yang mampu menyembuhkan cacatnya. David pun mulai kecewa. Suatu ketika, ada temannya yang berkata bahwa ada seorang yang mampu menyembuhkannya yaitu Yesus. David pun semakin penasaran dan mulai mencari wajah Yesus. Dari berbagai kesaksian kesembuhan besar, David percaya bahwa dirinya pun juga dapat disembuhkan. Setiap hari, ia selalu menyembah dan mencari nama-Nya. Hingga suatu hari ia mendapatkan penglihatan bahwa Yesus datang dan menyentuh tangannya. Tanpa disadari, ia mulai bisa menggerakan jemarinya lagi. Saat itulah ia mulai bangkit lagi berlatih bermain piano hingga ia akhirnya menjadi seorang pemain piano profesional.

Tidak peduli sesulit apa pun penyakit kita untuk disembuhkan, Tuhan dapat mengadakan mujizat kesembuhan besar dengan mudahnya. Dialah yang menciptakan setiap organ tubuh kita, sehingga Dia jugalah yang mampu memperbaiki atau menggantikan organ tubuh kita yang rusak. Apapun sakit penyakit yang Anda derita saat ini, percayalah bahwa Sang Penyembuh itu mampu dan mau menyembuhkan Anda.

RENUNGAN
TIDAK PEDULI SESULIT APA PUN penyakit kita untuk disembuhkan, Tuhan dapat mengadakan MUJIZAT KESEMBUHAN BESAR dengan mudahnya.

APLIKASI
1. Apakah Anda saat ini memiliki penyakit yang sulit untuk disembuhkan secara medis?
2. Apakah Anda memiliki harapan dalam Yesus untuk bisa menyembuhkan penyakit Anda?
3. Langkah apa yang akan Anda lakukan untuk mendapatkan mujizat kesembuhan besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa, terima kasih atas anugerah yang Kau berikan hari ini. Kami percaya bahwa Engkau adalah Allah maha pengasih dan maha penyembuh. Kami yakin Bapa bahwa Engkau bisa menyembuhkan segala penyakit dari ciptaan-Mu. Dan kami yakin seberapa sulit penyakit kami disembuhkan, Kau dapat menyembuhkan penyakit kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Alasan Tuhan Memastikan Kesehatan Kita

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yeremia 33:1-6

RHEMA HARI INI
Yeremia 33:6 Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.

Dalam setiap keberhasilan pasti ada sebab musababnya. Tidak terkecuali sebuah perusahaan penyedia bahan bangunan yang baru saja merayakan ulang tahun yang ke-25. Awalnya, selama 10 tahun pertama, perusahaan itu hanyalah sebuah toko yang sekedar bertahan. Bahkan sempat terancam bangkrut karena toko serupa dibuka di dekat mereka. Suatu hari, sang pemilik toko mendengar tentang “Mens sana in corpore sano”. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Entah kenapa, sejak itu ia menyadari banyak karyawannya yang kurang sehat. Mereka sering terlihat lesu, tidak konsentrasi, dan bergiliran tidak masuk karena sakit. Saat diselidiki, ternyata mereka memiliki dua pekerjaan untuk dapat memenuhi kebutuhan-kebetuhan yang sering tak terduga. Termasuk untuk ke dokter.

Setelah memikirkannya masak-masak, sang pemilik toko memutuskan untuk membayar harga. Ia mulai memberikan berbagai tunjangan kepada para karyawannya. Terutama tunjangan kesehatan. Seiring dengan meningkatnya kesehatan karyawan, mereka semakin produktif dan bersemangat saat melayani pelanggan. Dengan pikiran yang jernih, mereka pun mulai belajar menguasai produk yang dijual toko mereka, sehingga mereka dapat lebih cekatan menjawab kebutuhan para pelanggan. Selama bertahun-tahun berikutnya, mereka memiliki semakin banyak cabang dan bahkan mulai membangun pabrik mereka sendiri.

Tak bisa kita pungkiri, kesehatan mempengaruhi kinerja kita. Saat kesehatan terganggu, kita pun tak dapat berpikir dengan jernih dan bekerja dengan maksimal. Terlebih dari pemilik toko di atas, Tuhan mengetahui semuanya itu. Tuhan pun memiliki rencana besar dalam hidup setiap kita. Itu sebabnya, kesehatan kita juga penting di mata-Nya. Dia, yang tinggal berdiam dalam kita, akan bekerja melepaskan kuasa-Nya, agar apa pun yang mengganggu kesehatan kita tidak sampai mengganggu rencana-Nya atas kita. Tuhan bukan hanya akan memberikan kita obat atau mengirimkan kita ke dokter, tetapi Dia sendiri yang akan melimpahkan kepada kita mujizat kesembuhan besar yang kita butuhkan. (MV.L)

RENUNGAN
Tuhan akan MEMASTIKAN KESEHATAN kita, sehingga melalui hidup kita, RENCANA BESAR TUHAN bisa TERGENAPI.

APLIKASI
1. Apa hubungannya kesehatan Anda dengan rencana Tuhan dalam hidup Anda?
2. Mengapa Tuhan ingin memastikan kesehatan Anda?
3. Bagaimana Anda bisa bekerja sama dengan Allah untuk memastikan kesehatan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih Engkau tidak pernah melepaskan pengawasan mata-Mu dari hidup kami. Kami percaya, hidup kami aman dalam lindungan-Mu dan kesehatan kami berada dalam kendali-Mu. Engkau jauh lebih dekat dari yang kami sangka. Engkau ada dalam kami, dan tidak ada satu penyakit pun yang mampu bertahan di hadapan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Sang Penyembuh Bersama Kita

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 41:8-20

RHEMA HARI INI
Yesaya 41:10 janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Vonis dokter terhadap bayinya yang masih berumur 15 hari, membuat Ibu Dike sangat shock dan kuatir. Bukan vonis biasa, tetapi meningitis, radang selaput otak, yang konon merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian. Ditambah lagi dengan perkataan dokter yang menyatakan bahwa harapan hidup bayinya tinggal 50%. Secara manusia, ketakutan mulai masuk dalam hatinya, sedih, kuatir, panik bercampur menjadi satu.

Namun puji Tuhan, di gereja kita dibagikan rhema bahwa tahun ini adalah tahun mujizat, sehingga Ibu Dike mulai membangkitkan imannya dan berjuang dalam doa profetik untuk bayinya. Setiap hari Ibu Dike memperkatakan kepada bayinya, “Kamu anak yang kuat, kamu anak yang tangguh, kamu anak yang sehat, Tuhan sudah sembuhkan engkau!” berulang-ulang dengan segenap hati dan iman percaya. Sampai beberapa waktu kemudian, dokter memberi keterangan bahwa bayi Ibu Dike dalam keadaan yang sangat baik dan akan dilakukan pemeriksaan lagi. Tuhan ajaib, hasil pemeriksaan ulang menyatakan bahwa penyakit yang diderita bayi Ibu Dike sudah hilang, bayinya sudah disembuhkan!

Ketika kita mengambil keputusan untuk menyingkirkan semua ketakutan dan percaya dengan iman bahwa Tuhan yang Maha Kuasa ada bersama kita dan siap menolong kita, maka Tuhan akan bekerja sesuai dengan iman kita itu. Apapun yang menjadi pergumulan Anda saat ini, apapun sakit penyakit yang Anda derita saat ini, percayalah bahwa Tuhan Sang Penyembuh bersama dengan Anda, Dia tidak pernah meninggalkan Anda. Percayalah bahwa Dia bukan hanya mampu menyembuhkan, tetapi Dia juga mau menyembuhkan Anda, sebab kesembuhan serta kesehatan kita adalah penting di mata-Nya.

RENUNGAN
JANGAN TAKUT dan JANGAN KUATIR, sebab TUHAN yang menyembuhkan BERJALAN BERSAMA dengan kita.

APLIKASI
1. Pergumulan atau penyakit apa yang menimbulkan kekuatiran dalam hidup Anda saat ini?
2. Mengapa firman Tuhan memerintahkan kita supaya tidak takut dan kuatir dalam menghadapi pergumulan/sakit penyakit?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda tidak kuatir dan mengalami pertolongan Tuhan untuk pergumulan/sakit Anda saat ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, apapun yang terjadi dalam hidup kami saat ini, kami percaya bahwa Engkau selalu ada bersama kami. Engkau Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kami. Bahkan Engkau Tuhan yang selalu siap untuk mengulurkan tangan-MU menolong kami secara ajaib. Kami percaya kuasa-MU besar di dalam kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.