Kuasa Kebangkitan

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 8:1-17

RHEMA HARI INI
Roma 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Seringkali kalau kita menyaksikan film-film fiksi ilmiah, kita bisa melihat ada sebuah kekuatan super yang bisa membuat orang biasa menjadi luar biasa. Bukan masalah siapapun orangnya, sekali ia menerima kekuatan super tersebut, maka ia langsung berubah menjadi seseorang dengan kekuatan dan kemampuan yang luar biasa.

Demikianlah juga cara kerja kuasa kebangkitan Tuhan Yesus dalam hidup kita. Apapun yang saat ini sedang menjadi kondisi kita, seberapa terpurukpun keadaan kita saat ini, kuasa kebangkitan Yesus sanggup mengubahkan kita menjadi seorang pemenang, bahkan lebih daripada pemenang. Bukan karena kemampuan kita, tetapi karena kerja kuasa kebangkitan Yesus yang sangat dahsyat dan luar biasa dalam hidup kita.

Itu sebabnya kita harus menerima kuasa kebangkitan Yesus ini dengan iman, sebab hanya ketika kita menerimanya dengan iman maka kuasa kebangkitan Yesus ini akan bekerja secara nyata atas hidup kita. Saat itulah hidup kita akan dibangkitkan dan kita bisa dipakai Tuhan untuk menggenapi rencana-Nya bagi dunia ini. Ikutilah bagian ketiga seri kotbah bulan April “The Great Healing Miracle” atau “Mujizat Kesembuhan Besar” yang berjudul “The Resurrection Power” atau “Kuasa Kebangkitan.” Anda akan dibukakan tentang kuasa kebangkitan yang akan mengubahkan hidup Anda menjadi penuh kuasa. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Kuasa KEBANGKITAN-NYA mampu MENGUBAHKAN hidup kita yang BIASA menjadi LUAR BIASA.

APLIKASI
1. Bagaimana keadaan Anda saat ini, sedang dalam keterpurukan, biasa-biasa saja, atau dalam kemenangan besar?
2. Percayakah Anda bahwa kuasa kebangkitan Tuhan Yesus mampu mengubahkan hidup Anda menjadi luar biasa?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya kuasa kebangkitan Yesus bisa bekerja nyata dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab kuasa kebangkitan-MU mampu membangkitkan hidup kami dari segala keterpurukan serta keterbatasan yang kami alami. Kami mau menerima kuasa kebangkitan-MU dengan penuh iman percaya kami kepada-MU, sebab kami rindu bisa Engkau pakai sebagai alat bagi kemuliaan-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Kesembuhan Oleh Firman

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 10:16-21

RHEMA HARI INI
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Dimana ada mujizat kesembuhan, disitu selalu ada iman yang dibangkitkan, dan dimana ada iman yang dibangkitkan, disitu selalu ada firman yang diberitakan. Ya, mujizat kesembuhan tidak akan pernah bisa lepas dari firman. Sebab oleh kuasa firmanlah iman seseorang dibangkitkan untuk bisa menerima mujizat Tuhan.

Seperti sebuah adonan donat yang selalu harus diberi ragi supaya bisa mengembang, demikian juga iman untuk mengalami mujizat kesembuhan selalu harus diberi firman Tuhan untuk bisa dibangkitkan. Rhema firman Tuhan yang kita renungkan hari ini mengatakan bahwa iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Itu sebabnya, jika Anda saat ini mengharapkan mujizat kesembuhan, tidak bisa tidak, Anda harus menerima firman dalam hidup Anda. Sebab firman itulah yang memiliki kuasa untuk membangkitkan iman Anda sehingga Anda bisa mengalami mujizat kesembuhan.

Ikutilah bagian kedua seri kotbah bulan April “The Great Healing Miracle” atau “Mujizat Kesembuhan Besar” yang berjudul “The Way of Healing” atau “Cara Kerja Kesembuhan.” Anda akan dibukakan tentang kuasa firman yang sanggup menyembuhkan segala sakit penyakit serta memulihkan hidup Anda. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Dimana ada mujizat KESEMBUHAN disitu ada IMAN, dimana ada iman disitu ada FIRMAN yang disampaikan.

APLIKASI
1. Apakah kaitannya firman dengan mujizat kesembuhan?
2. Apa dampak firman dalam hidup Anda selama ini?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya kuasa firman semakin nyata atas hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa kami bersyukur atas kuasa firman-MU yang ajaib dalam hidup kami. Beikan kami hati yang senantiasa haus dan lapar untuk menerima kebenaran firman-MU, sehingga kuasa firman-MU semakin dinyatakan berlimpah dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Mujizat Kesembuhan Besar

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 8:43-48

RHEMA HARI INI
Lukas 8:44 Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

Perempuan malang ini telah menderita pendarahan selama 12 tahun. Dapatkah Anda membayangkan rasa sakit yang telah dirasakan dan betapa lemahnya wanita ini? Jika Anda pernah mengalami pendarahan lebih dari beberapa menit, Anda tahu bahwa itu benar-benar menguras darah. Dia pasti sangat kelelahan setiap waktu. Tapi inilah bagian terburuknya, pada masa itu, jika Anda pendarahan, Anda dianggap najis. Oleh sebab itu, tidak ada seorangpun yang bahkan mau menyentuh wanita itu, dan diapun tidak diizinkan untuk menyentuh orang lain, itulah hukumnya. Maka selama 12 tahun, ia mengalami pendarahan tanpa pelukan, tidak ada tepukan di punggung, tidak ada usapan di rambut. Semua usahanya sia-sia, tidak ada satupun yang dapat menyembuhkannya.

Sampai perempuan ini berjumpa dengan Yesus. Dengan segenap kekuatannya, ia berusaha untuk menyentuh jubah Yesus yang sedang berjalan di tengah kerumunan orang banyak. Sebab ia percaya dalam hatinya, “Asal kujamah saja jubah-Nya, pasti aku sembuh.” Benar saja, ketika tangannya yang lemah itu menyentuh ujung jubah Yesus, seketika itu juga pendarahannya sembuh! 12 tahunnya yang tanpa harapan, tiba-tiba berubah seketika itu juga saat ia bertemu dengan Yesus, Sang Jehova Rapha.

Apakah keadaan perempuan ini menggambarkan keadaan Anda saat ini? Anda memiliki penyakit atau pergumulan berat yang sudah bertahun-tahun tidak ada titik terangnya? Anda sudah berjuang dengan berbagai cara tetapi kesembuhan dan pemulihan tidak juga Anda dapatkan? Sadarilah, bahwa satu-satunya solusi bagi sakit penyakit dan pergumulan Anda adalah Yesus. Ketika semua cara tidak bisa, Yesus pasti bisa. Yang perlu Anda lakukan hanyalah datang kepada-Nya dengan iman, maka IA akan memberikan kesembuhan serta pemulihan bagi hidup Anda. Sesungguhnya, itulah yang menjadi pekerjaan dan kesukaan-Nya, menyembuhkan serta memulihkan. Ikutilah seri baru kotbah bulan April yang berjudul “The Great Healing Miracle” atau “Mujizat Kesembuhan Besar.” Anda akan dibukakan tentang kuasa Tuhan Yesus yang sanggup menyembuhkan serta memulihkan hidup Anda. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Di dalam YESUS ada KESEMBUHAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda sedang bergumul dengan sakit penyakit yang sulit disembuhkan?
2. Apakah Anda percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan sakit Anda?
3. Apa komitmen yang akan Anda buat supaya Anda bisa menerima mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur atas kuasa-MU yang tidak terbatas. Kami percaya di dalam Engkau ada kesembuhan yang ajaib untuk setiap sakit penyakit kami. Kami percaya asal kami jamah saja jubah-MU dengan iman, maka kami pasti disembuhkan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Doa Puasa Untuk Urapan Berkuasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 13:1-3

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”

Seorang bapak kehilangan arlojinya di gudang jeraminya. Ia berusaha keras untuk menemukan arlojinya tersebut. Ia mengerahkan semua pegawainya di peternakan untuk ikut membantu mencari arlojinya yang hilang itu. Namun, semakin ribut mereka mencari, semakin mereka tidak bisa menemukan arloji yang hilang itu. Sampai kemudian datanglah anak dari bapak tersebut dan menawarkan bantuan untuk mencari arloji bapaknya yang hilang. Anak itu menyuruh semua pegawai bapaknya untuk diam dan tenang. Lalu anak itu masuk ke gudang jerami dan diam untuk beberapa waktu disitu. Sampai kemudian ia berjalan menuju ke satu arah, membuka beberapa tumpukan jerami, dan langsung menemukan arloji yang hilang itu! Semua bertepuk tangan dan heran, mengapa bisa sangat mudah bagi anak itu untuk menemukan arloji yang hilang. Kemudian anak itu menjawab, “Ketika suara-suara lain hilang, dan aku fokus pada suara detikan arloji, maka aku tahu ada dimana arloji tersebut.”

Ketika kita memfokuskan diri pada satu hal, maka hal yang lain tidak akan bisa menguasai perhatian kita. Ayat rhema yang kita baca hari ini adalah kisah saat orang-orang percaya di Antiokhia berdoa dan berpuasa. Saat mereka meninggalkan semua kesibukan dunia dan fokus untuk masuk dalam hadirat Tuhan serta mencari kehendak Tuhan, saat itulah telinga roh mereka terbuka sehingga mereka bisa mendengar suara Tuhan. Saat itu Tuhan berbicara supaya mereka mengkhususkan Barnabas dan Saulus untuk melakukan sebuah tugas khusus dari Tuhan. Ya, ketika mereka berdoa dan berpuasa, maka mereka masuk dalam level manusia roh yang lebih tinggi lagi sehingga mereka semakin peka untuk mendengar suara Tuhan.

Itulah juga yang akan terjadi dalam hidup kita ketika kita membangun kehidupan doa dan puasa secara konsisten. Bukan hanya kepekaan, tetapi urapan berkuasa juga akan kita terima dari Tuhan ketika kita mau menanggalkan kedagingan kita dan mengambil keputusan untuk berdoa dan berpuasa. Apa saja manfaat yang akan kita terima dan bagaimana berdoa puasa yang benar? Ikutilah sesi terakhir dari seri kotbah “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” dengan judul “Prayer dan Fasting for Dominion” atau “Doa Puasa untuk Urapan Berkuasa.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
DOA PUASA menyingkirkan KEDAGINGAN dan MEMFOKUSKAN DIRI pada semua yang dari Tuhan.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah memiliki komitmen untuk berdoa puasa?
2. Menurut Anda, mengapa kita harus berdoa puasa?
3. Menurut Anda, apakah yang kita lewatkan kalau kita tidak berdoa puasa?

DOA UNTUK HARI INI
“Allah Roh Kudus, berikanlah kepada kami kesanggupan serta kemampuan untuk menyangkal diri kami dan mematikan kedagingan kami, supaya kami memiliki komitmen untuk berdoa puasa, sehingga manusia roh kami akan terus semakin bertumbuh di dalam Engkau dan hati-MU disukakan oleh hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Ketaatan Untuk Berkuasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ibrani 5:1-10

RHEMA HARI INI
Ibrani 5:8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Di seluruh dunia, kuda Arab sangat terkenal sebagai kuda kelas wahid. Oleh karena itu peternakan kuda Arab merupakan suatu usaha besar yang harus diusahakan dengan modal yang besar. Untuk mendapatkan bibit-bibit unggul dari kuda-kuda Arab ini, diperlukan suatu cara penanganan yang lain daripada yang lain. Kuda-kuda itu dikumpulkan di dalam sebuah kandang khusus dan selama tiga hari tiga malam kuda-kuda itu sama sekali tidak diberi makan dan minum. Tentu saja kuda-kuda itu menjadi gelisah karena mereka lapar dan dahaga. Di luar kandang, para gembala kuda sudah siap menanti. Mereka biasa memberikan aba-aba tertentu kepada kuda-kuda asuhannya, dengan memakai semacam terompet tanduk. Misalnya bunyi tertentu merupakan kode untuk para kuda itu pulang kandang, dan bunyi melengking untuk para kuda itu keluar kandang.

Setelah tiga hari itu berlalu, pintu kandang dibuka dan dalam jarak kurang lebih 500 meter disediakan rumput yang hijau dan air yang segar. Tentu saja kuda-kuda yang sudah demikian lapar dan haus itu segera berlari menuju makanan dan minuman yang tersedia. Tetapi, ketika mereka sedang berlari, terdengarlah suara terompet gembala yang memberi aba-aba kembali ke kandang. Sebenarnya semua kuda sudah terbiasa mendengar suara terompet tanduk itu tiap-tiap hari, dan dalam keadaan yang wajar semua kuda taat terhadap gembalanya. Tetapi keadaan sekarang lain! Mereka lapar dan dahaga luar biasa dan ternyata ketika mendengar aba-aba kembali ke kandang, sebagian besar kuda tidak menaatinya. Mereka langsung, saja berlari menuju rumput dan air yang tersedia itu. Tetapi ada sekelompok kecil kuda yang meskipun lapar dan dahaga, ketika mendengar aba-aba untuk kembali ke kandang, segera menghentikan larinya dan masuk kandang kembali. Melihat hal itu, tahulah para gembala itu bahwa kuda-kuda yang kembali masuk kandang dengan penuh ketaatan serta dapat menahan lapar dan haus, merupakan kuda-kuda bibit unggul yang sangat mahal harganya. Demikian juga kita yang mau taat sekalipun ada harga yang harus kita bayar. Di mata Tuhan, kita akan menjadi anak-anak-NYA yang sangat berharga sehingga Ia berkenan memberikan urapan berkuasa dari-Nya di dalam hidup kita.

Ketaatan akan mendatangkan urapan berkuasa atas hidup kita. Ikutilah sesi keempat dari seri kotbah “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” dengan judul “Obedience for Dominion” atau “Ketaatan Supaya Berkuasa.” Kita akan belajar bagaimana ketaatan kita bisa mendatangkan urapan berkuasa atas hidup kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Banyak orang senang BERKUASA, tetapi tidak banyak orang senang KETAATAN. Padahal, KETAATAN kita mendatangkan URAPAN BERKUASA.

APLIKASI
1. Mengapa ketaatan kita berharga di mata Tuhan?
2. Langkah ketaatan apa yang Anda lakukan sehingga itu mendatangkan perkenanan Tuhan?
3. Komitmen ketaatan apa yang Anda lakukan supaya Anda bisa mendapatkan urapan berkuasa atas hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, ajar kami untuk taat terhadap segala sesuatu yang Kau perintahkan dalam hidup kami. Kami tahu selalu ada harga yang harus kami bayar untuk ketaatan kami terhadap kehendak-MU, tetap mampukan kami Tuhan, sebab kami rindu bisa menyenangkan hati-Mu selalu. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Sumber Kuasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 10:17-20

RHEMA HARI INI
Lukas 10:19 Ketahuilah bahwa Aku telah memberimu kuasa untuk menginjak ular dan kalajengking, juga kuasa atas segala kekuatan musuh. Takkan ada yang menyakiti kamu.

Seorang pengasuh balita diberi kuasa oleh orang tua dari sang balita untuk mengakses banyak fasilitas yang dimiliki oleh orang tua sang balita dengan tujuan supaya sang balita senantiasa ada yang menjaga, memelihara dan mengasuh. Pengasuh balita tersebut diberi fasilitas handphone, uang untuk kebutuhan sang balita, pergi dengan mobil mewah ke tempat-tempat yang harus dikunjungi oleh sang balita misalnya tempat les renang, pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan sang balita, restoran mahal yang menunya disukai oleh sang balita, dan seterusnya. Namun apa jadinya jika pengasuh balita tersebut sudah tidak lagi menjadi pengasuh lagi? Tentu saja semua kuasa yang diberikan kepadanya akan ditarik kembali dan tidak berlaku dalam hidupnya.

Seperti itulah gambaran urapan kuasa yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Urapan kuasa itu sumbernya berasal dari Tuhan, dan Tuhan memberikannya dengan tujuan supaya dengan kuasa tersebut kita bisa menjadi saksi Tuhan untuk menyelamatkan banyak jiwa bagi kerajaan-Nya. Selama kita mengerjakan tujuan Tuhan memberikan urapan kuasa tersebut, maka urapan kuasa itu akan terus ada bahkan akan bertambah besar seiring dengan komitmen serta dedikasi kita untuk bekerja di ladang-Nya yang semakin bertambah. Namun, ketika kita tidak lagi menggunakan urapan berkuasa itu untuk mengerjakan tujuan Tuhan, maka urapan kuasa itu bisa Tuhan tarik kembali dan diberikan kepada orang lain yang mengerjakan tujuan-Nya.

Itu sebabnya sangat penting sekali bagi kita untuk mengikuti sesi ketiga dari seri kotbah “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” dengan judul “The Origin of Dominion” atau “Sumber Kuasa.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa menerima kuasa dan menggunakan kuasa tersebut sesuai dengan tujuannya. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Tuhan Sang SUMBER KUASA memberikan kuasa-Nya kepada kita sepaket dengan TUJUANNYA.

APLIKASI
1. Mengapa Tuhan ingin memberikan urapan kuasa dalam hidup kita?
2. Urapan kuasa seperti apa yang kita butuhkan supaya kita bisa mengerjakan tujuan Tuhan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya urapan kuasa itu terus ada bahkan semakin bertambah dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-MU. Pakailah kami menjadi alat untuk menyatakan kemuliaan-MU; memberitakan kabar keselamatan dan membawa banyak orang datang kepada-MU. Kami rindu diperlengkapi dengan urapan berkuasa, sehingga pemberitaan kami disertai dengan kuasa dan tanda ajaib dan banyak jiwa bisa kami bawa datang kepada-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Kuasa Yang Mengubah Biasa Jadi Luar Biasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 61:1-11

RHEMA HARI INI
Yesaya 61:1 Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

Rhema firman Tuhan yang kita baca hari ini menjelaskan bahwa ketika kita diurapi Tuhan, maka kita menerima kuasa untuk bangkit menjadi pahlawan yang menolong, menyelamatkan, serta menjadi berkat bagi banyak orang. Ya, Tuhan mengurapi kita supaya kita bisa melakukan perkara-perkara yang besar bagi-Nya.

Bukankah Alkitab dipenuhi dengan kisah-kisah orang biasa yang diubahkan Tuhan menjadi luar biasa dan melakukan perkara-perkara besar bagi kerajaan sorga? Abraham: seorang pria biasa, menjadi bapa bagi banyak bangsa. Yakub: seorang penipu, menjadi nenek moyang bangsa pilihan Tuhan. Yusuf: seorang anak kesayangan, menjadi seorang perdana menteri. Musa: seorang yang tidak pandai bicara, menjadi seorang pembebas. Yosua: seorang abdi, menjadi seorang penakluk. Debora: seorang nabiah, menjadi hakim. Gideon: seorang pengirik gandum dan peragu, menjadi seorang pahlawan gagah berani. Daud: seorang gambala muda, menjadi seorang raja. Elia: seorang manusia biasa, seorang nabi yang besar kuasa doanya. Yesaya: seorang najis bibir, menjadi nabi yang menubuatkan kelahiran Yesus. Yeremia: seorang yang masih muda, menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Daniel: seorang buangan Yahudi, menjadi penguasa atas Babel. Ester: seorang yatim piatu, menjadi seorang ratu. Nehemia: seorang juru minum, membangun kembali tembok Yerusalem yang telah hancur. Yohanes Pembaptis: seorang pengembara, menjadi seorang pembuka jalan bagi Yesus. Maria: seorang gadis sederhana yang tidak dikenal, melahirkan Juruselamat dunia. Petrus: seorang nelayan, menjadi sokoguru jemaat-jemaat Tuhan. Matius: seorang pemungut cukai, menjadi seorang rasul dan penulis injil. Paulus: seorang penganiaya jemaat, menjadi penginjil terbesar dalam sejarah Kekristenan. Paulus: seorang penganiaya jemaat, menjadi penginjil terbesar dalam sejarah Kekristenan.

Benar, pengurapan berkuasa yang diberikan Tuhan kepada kita akan mengubahkan kita dari orang biasa menjadi pahlawan yang bangkit untuk kerajaan-Nya. Ikutilah sesi kedua dari seri kotbah “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” dengan judul “Becoming Kingdom Warrior” atau “Menjadi Pahlawan Kerajaan.” Kita akan belajar bagaimana bangkit menjadi pahlawan Tuhan yang berkuasa. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Urapan untuk BERKUASA akan mengubahkan orang yang BIASA menjadi LUAR BIASA.

APLIKASI
1. Percayakah Anda bahwa Tuhan menghendaki Anda menjadi orang yang luar biasa?
2. Hal luar biasa apa yang bisa Anda lihat Tuhan taruh pada diri Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa berguna bagi kerajaan-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan, sebab Engkau mengurapi kami dengan kuasa-MU sehingga kami bisa bangkit menjadi orang-orang luar biasa yang berguna bagi Kerajaan-MU. Pakailah hidup kami menjadi alat bagi kemuliaan-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Pengurapan Untuk Berkuasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 1:1-18

RHEMA HARI INI
Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Seekor anak singa tersesat setelah dilahirkan. Untungnya, dia diselamatkan dan dibesarkan oleh seekor induk domba. Induk domba itu membesarkannya sama seperti membesarkan anak-anaknya. Induk domba itu mengajarnya makan rumput, dan meskipun anak singa ini menyadari bahwa giginya tumbuh lebih besar daripada anak-anak domba dan otot rahangnya sangat kuat, tetapi singa itu terus makan rumput. Induk domba juga mengajarnya mengembik seperti seekor domba. Meskipun ia tahu paru-parunya besar dan kuat, anak singa itu tetap mengembik. Dan, tentu saja induk domba juga mengajarinya cara berjalan. Meskipun anak singa itu berjingkat-jingkat lucu seperti anak-anak domba lainnya, namun dia merasa bahwa kakinya terlalu kuat untuk melakukan pekerjaan seperti itu.

Suatu hari, setelah tumbuh menjadi singa yang kuat dan dewasa, singa itu bertemu dengan serombongan singa. Singa itu memperhatikan bagaimana mereka mengaum begitu dahsyat dan berlari dengan kencang dan gagah. Rombongan singa itu memberinya sepotong daging, dan ketika mencicipinya, singa itu merasa bahwa makanan ini jauh lebih enak daripada rumput. Dia merasakan betapa nikmatnya mengunyah daging. Singa itu bahkan bisa meremukkan tulang yang digigitnya. Singa itu kemudian sadar, “Ooh… saya seekor singa!” ujarnya, dan dia segera berlari untuk bergabung dengan singa-singa yang lain masuk ke dalam hutan.

Sebelum kita menyadari bahwa Tuhan memberikan kuasa dalam hidup kita sebagai anak-anakNya, hidup kita akan sama seperti kisah anak singa yang dibesarkan di tengah-tengah domba. Itu sebabnya hari ini kita harus menyadari dan bangkit dengan kuasa yang sudah Tuhan berikan dalam hidup kita. Ikutilah seri kotbah baru di bulan Maret yang berjudul “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” kita akan belajar bagaimana bangkit menjadi anak-anak Tuhan yang berkuasa. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Sadarilah bahwa Tuhan sudah memberikan PENGURAPAN UNTUK BERKUASA dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda percaya bahwa Anda diberi kuasa oleh Tuhan?
2. Jika ya, kuasa untuk apa saja?
3. Apakah yang akan Anda lakukan dengan kuasa yang Tuhan berikan dalam hidup Anda tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Kami bersyukur Ya Tuhan, sebab Engkau memberikan kuasa dalam hidup kami, sehingga kami memiliki jaminan kemenangan senantiasa dalam hidup kami. Tuntun kami menggunakan kuasa yang Engkau berikan sehingga hidup kami menjadi berkat dan saksi-MU di tengah dunia ini. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Menuai Dan Melipatgandakan Tuaian Mujizat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Raja-raja 4:21-34

RHEMA HARI INI
1 Raja-raja 4:34 Maka datanglah orang dari segala bangsa mendengarkan hikmat Salomo, dan ia menerima upeti dari semua raja-raja di bumi, yang telah mendengar tentang hikmatnya itu.

Kita sudah mengetahui hukum alam tentang menabur dan menuai. Barangsiapa menabur, pasti akan menuai. Menabur jelek pasti akan menuai jelek. Menabur baik pasti akan menuai baik. Menabur sedikit akan menuai sedikit, menabur banyak akan menuai banyak. Itu sudah hukum alam yang tidak bisa diganggu gugat. Barangsiapa menabur, pasti ia akan menuai.

Kita sudah menaburkan benih profetik sebagai respon bahwa kita mengasihi Tuhan dan mau taat kepada perintah Tuhan, hal tuaian kita serahkan ke dalam kedaulatan tangan Tuhan yang karya-Nya jauh melampaui apa yang bisa kita pikirkan. Taburan kita yang lain adalah dalam bentuk bekerja. Tidak ada orang yang tidak bekerja yang bisa mengharapkan tuaian. Hanya orang yang bekerjalah yang bisa mengharapkan tuaian. Luar biasanya adalah, di dalam Tuhan kita bisa melipatgandakan tuaian kita yaitu dengan cara bekerja dengan hikmat Tuhan.

Hikmat Tuhanlah yang membuat Salomo bisa menuai secara berlimpah-limpah dan luar biasa. Salomo menaburkan benih profetik di bukit pengorbanan yang terbesar, tetapi Salomo juga bekerja dengan hikmat Tuhan, sehingga ia bisa menjadi raja yang paling kaya di jamannya, bahkan sampai sekarang. Dalam seri ketiga dari kotbah “The Great Financial Miracles” atau “Mujizat Keuangan Yang Besar” yang berjudul “Harvesting Your Miracles” atau “Menuai Mujizat Anda,” kita akan belajar tentang bagaimana menuai. Kita harus menyadari bahwa tahu bagaimana menabur saja tidak cukup, kita juga harus belajar tahu bagaimana menuai. Untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah, kita perlu ahli dalam hal menabur, tetapi juga harus ahli dalam hal menuai! Menuai berkat dan mujizat yang sudah Tuhan sediakan bagi kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Jadilah AHLI DALAM MENUAI, dan LIPATGANDAKANLAH TUAIAN mujizat Anda.

APLIKASI
1. Apa yang Anda lakukan untuk menuai selama ini?
2. Sudahkah Anda mengalami tuaian mujizat?
3. Komitmen apa yang Anda buat supaya tuaian mujizat Anda semakin berlipatganda?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan, karena Engkau mengajari kami bukan hanya untuk menabur tetapu juga untuk menuai. Roh Kudus berikanlah kami kemampuan supaya kami bisa menuai banyak dan melipatgandakan tuaian kami, sehingga hidup kami bisa semakin menjadi berkat yang besar bagi Kerajaan-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Pemberi Yang Bersukacita

BACAAN HARI INI
Kisah 20:17-38

RHEMA HARI INI
Kisah 20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

Banyak orang merasa bahagia saat menerima sesuatu dari Tuhan maupun dari orang lain. Tetapi rhema firman Tuhan yang kita baca hari ini mengatakan bahwa lebih berbahagia memberi daripada menerima. Mungkin kita bertanya, bagaimana mungkin kita bisa lebih berbahagia saat kita memberi? Ya, saat memberilah kita bisa merasakan kelepasan, kemerdekaan, dan kebebasan dari keterikatan terhadap hal-hal materi yang kita miliki. Dan saat memberi itu pulalah kita bisa merasakan kebahagiaan dari membahagiakan orang lain.

Itulah yang terjadi dalam kehidupan John D. Rockefeller. Meskipun terhitung sebagai orang yang terkaya di jamannya karena ia merupakan seorang raja minyak, namun karena yang dipikirkan setiap hari hanyalah uang, uang, dan uang, maka akhirnya ia terkena sebuah penyakit aneh. Penyembuhan terjadi ketika ia mulai memperhatikan orang-orang lain yang membutuhkan, dan ia mulai memberi dari sejumlah besar kekayaannya untuk pekerjaan Tuhan. Sukacita yang ia alami selama ini saat ia mendapatkan uang, tidak sebanding dengan sukacita yang luar biasa saat ia memberikan uangnya untuk pekerjaan Tuhan. Inilah yang menjadikan tubuhnya menjadi sembuh dan sehat, hingga ia kembali pulang ke rumah Tuhan di usianya yang ke 98 tahun.

Memberilah dengan sukacita, maka Anda akan bersukacita karena memberi. Tuhan tidak berkenan dengan pemberian yang diberikan dengan bersungut-sungut atau terpaksa, karena sesungguhnya Tuhan tidak membutuhkan pemberian kita sama sekali. Yang Ia ingin lihat adalah hati kita, apakah hati kita melekat kepada hal-hal materi yang ada pada kita, ataukah hati kita melekat kepada-Nya. Ketika kita bisa menjadi pemberi yang bersukacita, maka sorga akan mengerahkan segenap kekuatannya untuk memberikan sukacitanya yang melimpah dalam hidup kita. Ikutilah sesi kedua kotbah “The Great Financial Miracles” atau “Mujizat Keuangan Yang Besar” yang berjudul “The Joy of Sowing” atau “Sukacita Memberi.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa menjadi pemberi yang bersukacita sehingga mendatangkan anugerah Tuhan yang besar dalam hidup kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Jadilah PEMBERI YANG BERSUKACITA, maka Tuhan akan membuat Anda BERSUKACITA KARENA PEMBERIAN Anda.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menjadi pemberi yang bersukacita?
2. Mengapa kita bisa bersukacita saat memberi?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa menjadi pemberi yang bersukacita?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, ajari kami untuk menjadi pemberi yang bersukacita. Sebab kami tahu semua yang ada pada kami saat ini adalah berasal dari-MU dan hanya untuk kemuliaan-MU saja. Kami rindu hati-MU disukakan melalui pemberian kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”