Pemberi Yang Bersukacita

BACAAN HARI INI
Kisah 20:17-38

RHEMA HARI INI
Kisah 20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

Banyak orang merasa bahagia saat menerima sesuatu dari Tuhan maupun dari orang lain. Tetapi rhema firman Tuhan yang kita baca hari ini mengatakan bahwa lebih berbahagia memberi daripada menerima. Mungkin kita bertanya, bagaimana mungkin kita bisa lebih berbahagia saat kita memberi? Ya, saat memberilah kita bisa merasakan kelepasan, kemerdekaan, dan kebebasan dari keterikatan terhadap hal-hal materi yang kita miliki. Dan saat memberi itu pulalah kita bisa merasakan kebahagiaan dari membahagiakan orang lain.

Itulah yang terjadi dalam kehidupan John D. Rockefeller. Meskipun terhitung sebagai orang yang terkaya di jamannya karena ia merupakan seorang raja minyak, namun karena yang dipikirkan setiap hari hanyalah uang, uang, dan uang, maka akhirnya ia terkena sebuah penyakit aneh. Penyembuhan terjadi ketika ia mulai memperhatikan orang-orang lain yang membutuhkan, dan ia mulai memberi dari sejumlah besar kekayaannya untuk pekerjaan Tuhan. Sukacita yang ia alami selama ini saat ia mendapatkan uang, tidak sebanding dengan sukacita yang luar biasa saat ia memberikan uangnya untuk pekerjaan Tuhan. Inilah yang menjadikan tubuhnya menjadi sembuh dan sehat, hingga ia kembali pulang ke rumah Tuhan di usianya yang ke 98 tahun.

Memberilah dengan sukacita, maka Anda akan bersukacita karena memberi. Tuhan tidak berkenan dengan pemberian yang diberikan dengan bersungut-sungut atau terpaksa, karena sesungguhnya Tuhan tidak membutuhkan pemberian kita sama sekali. Yang Ia ingin lihat adalah hati kita, apakah hati kita melekat kepada hal-hal materi yang ada pada kita, ataukah hati kita melekat kepada-Nya. Ketika kita bisa menjadi pemberi yang bersukacita, maka sorga akan mengerahkan segenap kekuatannya untuk memberikan sukacitanya yang melimpah dalam hidup kita. Ikutilah sesi kedua kotbah “The Great Financial Miracles” atau “Mujizat Keuangan Yang Besar” yang berjudul “The Joy of Sowing” atau “Sukacita Memberi.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa menjadi pemberi yang bersukacita sehingga mendatangkan anugerah Tuhan yang besar dalam hidup kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Jadilah PEMBERI YANG BERSUKACITA, maka Tuhan akan membuat Anda BERSUKACITA KARENA PEMBERIAN Anda.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menjadi pemberi yang bersukacita?
2. Mengapa kita bisa bersukacita saat memberi?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa menjadi pemberi yang bersukacita?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, ajari kami untuk menjadi pemberi yang bersukacita. Sebab kami tahu semua yang ada pada kami saat ini adalah berasal dari-MU dan hanya untuk kemuliaan-MU saja. Kami rindu hati-MU disukakan melalui pemberian kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mujizat Keuangan Besar Sedang Dalam Perjalanan

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Korintus 8:1-15

RHEMA HARI INI
2 Korintus 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Coba Anda bayangkan bagaimana kalau: Anda tidak harus hidup dalam tekanan keuangan lagi; Anda tidak perlu bergumul supaya biaya hidup bulanan terpenuhi; Anda bisa sepenuhnya bebas hutang; Anda tidak lagi terikat dengan belenggu materialisme; kebutuhan Anda selalu terpenuhi; Anda bisa menabung untuk pendidikan anak dan pensiun Anda; Anda bisa membantu orang-orang yang membutuhkan; Anda bisa menjadi berkat untuk mendukung kemajuan pekerjaan Tuhan; Anda hidup dalam sukacita dan damai sejahtera yang berlimpah-limpah… Itu yang dinamakan dengan kebebasan keuangan! Mungkin Anda bertanya, “Bagaimana mungkin aku bisa mengalami kebebasan keuangan? Sedangkan persoalan keuanganku saja sudah sangat rumit dan seolah-olah tidak ada jalan keluarnya…” Berita baiknya untuk Anda hari ini adalah: tahun ini Tuhan akan mengerjakan mujizat keuangan besar bagi hidup Anda seperti yang belum pernah dialami siapapun sebelumnya! Bulan lalu, kita sudah menangkap pesan Tuhan bagi seluruh jemaat Keluarga Allah bahwa tahun 2019 adalah Tahun Mujizat Besar (The Year of Great Miracles). Itu sebabnya salah satu mujizat besar yang paling banyak akan Tuhan lakukan adalah mujizat keuangan. Sebab keuangan sangat berkaitan dengan banyak aspek dalam kehidupan kita.

Alkitab berkata bahwa Tuhan Yesus turun ke dunia menjadi miskin, supaya kita yang miskin menjadi kaya, yaitu supaya kita bisa menikmati kebebasan keuangan dan hidup dalam berkat Tuhan yang berkelimpahan. Ingat baik-baik, Tuhan Yesus tidak datang ke dunia hanya supaya kita yang seharusnya masuk neraka bisa masuk sorga. Bukan hanya itu! Tuhan Yesus datang ke dunia supaya kita yang sakit bisa beroleh kesembuhan, supaya kita yang lemah mendapat kekuatan, supaya kita yang susah mendapat penghiburan, dan supaya kita yang miskin menjadi kaya! Itu sebabnya Tuhan ingin memberikan mujizat keuangan besar dalam hidup kita, supaya kita bisa menjadi saksi-Nya dan menjadi berkat bagi pekerjaan-Nya. Apapun masalah keuangan yang sedang Anda hadapi hari ini, imani dan percayai bahwa mujizat keuangan besar sedang dalam perjalanannya menuju ke arah Anda.

Itu sebabnya ikutilah seri baru kotbah Februari dengan judul “The Great Financial Miracles” atau “Mujizat Keuangan Yang Besar.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa mengalami mujizat keuangan besar yang sudah disediakan Tuhan bagi kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Imani dan percayai bahwa MUJIZAT KEUANGAN BESAR sedang dalam perjalanannya menuju ke arah Anda!

APLIKASI
1. Persoalan keuangan apa yang saat ini sedang Anda hadapi?
2. Percayakah Anda bahwa Tuhan rindu mengirimkan mujizat keuangan besar dalam hidup Anda?
3. Apa komitmen yang akan Anda buat supaya Anda sungguh-sungguh bisa mengalami mujizat keuangan besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan karena Engkau rindu kami mengalami mujizat keuangan besar dalam hidup kami. Tolong kami untuk taat terhadap setiap petunjuk-MU sehingga kami sungguh-sungguh bisa mengalamu mujizat keuangan besar dan hidup kami memuliakan nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Anda Ditetapkan Untuk Mengerjakan Mujizat!

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 139:1-24

RHEMA HARI INI
Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Selama 3 minggu kita sudah bicara banyak tentang miracle atau mujizat. Kita sudah terima rhema tentang Record Breaking Miracle, Dream Like Miracle, dan minggu lalu kita tangkap pesan Tuhan tentang Faith Factor. Keajaiban, keajaiban, dan keajaiban! Zaman dulu rasanya keajaiban itu sesuatu yang langka. Tetapi mulai tahun ini, percayai bahwa mujizat akan menjadi bagian sehari-hari dalam hidup kita! Hidup Anda tidak akan jauh dari mujizat tetapi dekat dengan mujizat. Hidup Anda akan sering mengalami mujizat dan bukan jarang mengalami mujizat. Percayalah bahwa mujizat itu adalah bagian dari kisah hidup kita yang sudah direncanakan Tuhan. Kita memang diciptakan untuk menerima, mengalami bahkan mengadakan mujizat!

Coba renungkan: Mazmur berkata bahwa kejadian kita dahsyat dan ajaib. Kita percaya bahan baku kita bukan hanya debu dan tanah, tetapi juga keajaiban. Keajaiban ternyata sudah menjadi salah satu DNA hidup kita! Itu sebabnya keajaiban itu tidak hanya kita alami saat kita diciptakan Tuhan saja, tetapi akan terus menerus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam hidup kita yang percaya. Dan minggu lalu kita juga sudah belajar tentang iman. Iman adalah latar belakang dari mujizat yang akan kita alami. Itu sebabnya kita harus mulai membiasakan diri untuk punya iman yang besar. Kalau imanmu mau besar, maka kita perlu “berlatih” punya iman untuk sesuatu yang jauh lebih besar!

Itu sebabnya kita harus terus memastikan iman kita bertumbuh dari biji sesawi menjadi pohon sesawi besar yang bisa menjadi tempat perteduhan dan bisa menolong lebih banyak orang. Ikutilah sesi keempat kotbah Januari 2019 “The Year of Great Miracles” atau “Tahun Mujizat Besar” dengan tema: “The Working of Miracles” atau “Mengerjakan Mujizat.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa mengerjakan mujizat bagi hidup kita sendiri maupun orang lain, sehingga mujizat demi mujizat menjadi pengalaman sehari-hari dalam hidup kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Yakinlah bahwa kita DITETAPKAN Tuhan untuk MENGERJAKAN MUJIZAT.

APLIKASI
1. Percayakah Anda bahwa Anda ditetapkan Tuhan untuk mengerjakan mujizat?
2. Mujizat apa yang Anda rindu Tuhan kerjakan melalui hidup Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda sungguh-sungguh dapat mengerjakan mujizat?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan karena Engkau menetapkan kami untuk mengerjakan mujizat. Kami bersyukur sebab di dalam hidup kami ada benih keajaiban yang telah Engkau letakkan. Tolong kami Ya Roh Kudus supaya kami terus dipenuhi dengan pengurapan-MU sehingga kuasa-MU nyata atas hidup kami dan kami dimampukan untuk mengerjakan mujizat bagi sekeliling kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Faktor Iman

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Markus 5:24-34

RHEMA HARI INI
Markus 5:27-28 Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya. Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”

Di Alkitab, ada kisah seorang perempuan yang telah menderita pendarahan selama 12 tahun. Bayangkanlah rasa sakit yang ia rasakan selama itu. Betapa lemah kondisinya. Ditambah lagi, pada masa itu, seseorang yang mengalami pendarahan akan dianggap najis. Kemudian suatu hari, Yesus datang ke daerah tempat perempuan itu tinggal. Yesus sedang tergesa-gesa untuk menolong anak perempuan Yairus yang sedang sekarat. Saat Yesus berjalan, Ia dikerumuni sangat banyak orang. Perempuan itu ada di tengah kerumunan, tetapi tidak berani meminta tolong secara langsung kepada Yesus. Sebagai seorang najis, ia bahkan tidak seharusnya berada di dekat banyak orang. Namun harapannya untuk sembuh membuatnya memberanikan diri mendekati Yesus dan menyentuh jubah-Nya sewaktu Ia sedang berjalan. Seketika itu juga pendarahannya langsung berhenti dan ia tidak merasa kesakitan lagi.

Saat itu, yang menyentuh jubah Yesus bukan hanya perempuan tersebut. Ada begitu banyak orang di sekeliling-Nya, dan bukan tidak mungkin kalau mereka pun sebenarnya membutuhkan mujizat pertolongan-Nya. Namun hanya satu orang saja yang menerima mujizat. Apa yang membedakan mereka dengan perempuan tersebut? Jawabannya dapat kita lihat dalam perkataan Yesus setelah perempuan tersebut mengakui apa yang telah terjadi: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Dengan demikian, faktor imanlah yang membuat perbedaan. Bukan karena ia menjamah jubah Yesus, tetapi karena iman yang telah menggerakkannya untuk bertindak.

Saat ini, kalau kita rindu mengalami mujizat besar, marilah kita mendekati Yesus dengan iman kita. Tuhan tidak memandang siapa kita atau seberapa pantasnya kita. Yang Dia lihat adalah seberapa percayanya kita kepada kasih-Nya yang besar dan kerinduan-nya untuk memberikan kita pertolongan. Ikutilah sesi ketiga kotbah Januari 2019 “The Year of Great Miracles” atau “Tahun Mujizat Besar” dengan tema: “Faith Factor” atau “Faktor Iman.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
FAKTOR IMAN adalah PENENTU MUJIZAT BESAR terjadi dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah mujizat besar yang Anda harapkan saat ini?
2. Apakah Anda percaya Yesus sanggup memberikan mujizat besar dalam hidup Anda? Mengapa?
3. Komitmen apa yang dapat Anda ambil untuk semakin berani mempercayai Tuhan untuk mujizat besar apa pun kondisinya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa dalam nama Yesus, kami percaya bahwa Engkaulah Allah yang hidup. Engkau sanggup memberikan mujizat besar dalam hidup kami. Ajar kami untuk semakin percaya kepada-Mu sehingga kami sungguh-sungguh mengalami mujizat besar. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Mujizat Yang Seperti Mimpi

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kejadian 41:37-57

RHEMA HARI INI
Kejadian 41:51 Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: “Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku.”

Tidak peduli seberapa pesimis orang melihat tahun ini, kita justru begitu optimis dan antusias menjalaninya. Sementara banyak yang berkata bahwa tahun ini akan lebih sulit, berat, dll, tetapi buat kita anak Tuhan segala kondisi itu hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk memberkati kita dengan lebih dahsyat! Karena ada mujizat besar, maka tahun ini akan menjadi tahun lompatan besar bagi banyak diantara kita. Tahun 2019 ini akan menjadi awal mula babak baru dalam hidup Anda. Sekelam apapun babak lama dalam hidup Anda akan segera terlupakan sebab ada babak baru spektakuler dalam hidup Anda.

Inilah yang dialami Yusuf, dia punya masa remaja yang super berat karena nyaris dibunuh, akhirnya dijual sebagai budak, sendirian di negeri orang, difitnah, dipenjara, dll. Tetapi dalam sekejap dia diangkat Tuhan, bahkan bukan cuma itu, Yusuf masih diberi bonus keluarga, isteri dan dua anak yang luar biasa. Satu anaknya bernama “Manasye” yang artinya: menyebabkan lupa. Saat Manasye lahir, Yusuf berkata: Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku! Hal yang sama itu juga yang akan terjadi dalam hidup Anda: Dalam Year of Great Miracle ini, Manasye lahir. Dan lewat Great Miracle yang Anda alami, maka itu membuat Anda lupa akan kesukaran, air mata, kesakitan, kesuraman masa lalu di dalam hidup Anda!

Ikutilah sesi kedua kotbah Januari 2019 “The Year of Great Miracles” atau “Tahun Mujizat Besar” dengan tema: “Dreamlike Miracles” atau “Mujizat Seperti Mimpi.” Kita akan diteguhkan melalui firman Tuhan untuk bisa mengalami mujizat besar yang seperti mimpi serta langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan supaya mujizat besar itu sungguh-sungguh bisa kita alami. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Mujizat yang kita alami di TAHUN MUJIZAT BESAR ini adalah MUJIZAT SEPERTI MIMPI.

APLIKASI
1. Apakah Anda mempunyai mimpi-mimpi dalam hidup Anda? Sebutkan!
2. Adakah dari mimpi-mimpi Anda yang sudah dan belum terwujud? Ceritakan!
3. Apa yang akan Anda lakukan agar di tahun 2019 ini mujizat besar seperti mimpi terjadi dalam hidup kita?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih kami boleh memasuki tahun 2019 ini. Kami yakin dan percaya di tahun baru ini, kami akan mengalami banyak mujizat bersama Engkau. Bahkan mujizat besar seperti mimpi. Kami akan selalu bersukacita dalam menjalani hari-hari kami.Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Selamat Datang Tahun Mujizat Besar!

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Yesaya 60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

Heran, berseri-seri, tercengang, dan berbesar hati. Itulah yang akan kita rasakan ketika kita sungguh-sungguh mengalami mujizat besar seperti rhema yang gereja kita dapatkan untuk tahun 2019 ini. Bagaimana tidak, sebab mujizat yang akan kita alami bukanlah mujizat biasa, melainkan mujizat besar, mujizat yang sangat luar biasa, mujizat yang hanya bisa dikerjakan oleh tangan Allah saja.

Mujizat yang akan dikerjakan Tuhan di tahun 2019 ini bukan lagi mujizat dalam skala kecil, tetapi setiap mata akan melihat dan setiap telinga akan mendengar perbuatan tangan Tuhan yang ajaib yang dikerjakan-Nya dalam hidup kita. Tujuannya adalah supaya melalui mujizat besar yang dikerjakan-Nya, kita bisa menjadi saksi-Nya dan memuliakan nama-Nya. Melalui mujizat-mujizat besar yang dikerjakan-Nya dalam hidup kita, banyak orang akan menjadi percaya kepada Tuhan dan diselamatkan. Sehingga kita akan melihat lawatan serta tuaian besar sungguh-sungguh nyata di tengah-tengah kita.

Ikutilah seri kotbah baru bulan Januari 2019 ini yang berjudul “The Year of Great Miracles” atau “Tahun Mujizat Besar.” Kita akan diteguhkan melalui firman Tuhan untuk masuk ke tahun mujizat besar serta langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan supaya mujizat besar itu sungguh-sungguh bisa kita alami. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Di TAHUN MUJIZAT BESAR ini, mujizat yang akan dikerjakan-Nya SUNGGUH-SUNGGUH AMAT BESAR!

APLIKASI
1. Mujizat besar seperti apa yang Anda harapkan terjadi dalam hidup Anda?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan ingin melakukan mujizat besar dalam hidup Anda?
3. Apa komitmen yang akan Anda buat supaya mujizat besar itu sungguh-sungguh bisa terjadi dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, tambah-tambahkan iman kami supaya kami bisa melihat mujizat besar yang akan Engkau kerjakan dalam hidup kami. Kami percaya bahwa apa yang akan Engkau lakukan adalah sesuatu yang dahsyat, sangat besar, dan sangat luar biasa. Biarlah nama-MU dipermuliakan diatas seluruh bumi. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Allah Yang Menggenapi Janji-Nya

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yosua 21:43-45

RHEMA HARI INI
Yosua 21:45 Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi

Ketika gempa bumi yang hebat meluluhlantakkan wilayah bagian Barat Laut Armenia, seorang ayah mendatangi sekolah anaknya yang sudah rata dengan tanah. Tak ada lagi tanda-tanda kehidupan di sana. Meskipun demikian, ayah ini terus menggali dan menggali reruntuhannya. Sementara banyak orang sudah menyerah dan putus harapan bahwa masih ada kehidupan di dalam reruntuhan, ayah itu terus menggali sampai 36 jam berlalu. Tiba-tiba ia mendengar suatu suara dan segera ia berteriak memanggil anaknya, “Anakku, apakah itu engkau?” Dari dalam reruntuhan itu terdengar suara, “Ayah.. ayah… aku tahu engkau pasti datang. Ayah.. ini aku ayah.. tolong kami ayah…!” Saat itu segera sang ayah menghubungi tim penyelamat untuk membongkar reruntuhan dan menyelamatkan anak-anak yang masih terkurung disitu.

Lebih dari 13 anak berhasil diselamatkan dari reruntuhan tersebut. Ketika ditanya, sang anak menceritakan bahwa ia terus-menerus mengatakan kepada teman-temannya bahwa mereka pasti selamat, sebab ayahnya sudah berjanji bahwa dalam keadaan apapun, ayahnya pasti akan selalu ada untuknya. Anak ini sangat percaya pada janji yang diucapkan ayahnya, dan sang ayah juga benar-benar memegang teguh janjinya.

Kalau seorang ayah di dunia saja sangat memegang teguh janji yang sudah diucapkannya, apalagi Bapa kita di sorga. Dia bukan hanya mau memegang teguh janji-Nya, tetapi juga mampu mewujudkan setiap janji-Nya dalam hidup kita. Ikutilah sesi terakhir dari seri kotbah “Experiencing God Deeper” dengan judul “God Who Fullfill His Promises” atau “Allah Yang Menggenapi Janji-Nya.” Kita akan diteguhkan melalui firman Tuhan bahwa Allah kita adalah Allah yang menggenapi janji-Nya dan sanggup mengerjakan percepatan dalam hidup kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Tuhan kita adalah Tuhan yang MENGGENAPI JANJI dan mengerjakan PERCEPATAN dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Janji Tuhan apa yang sedang Anda nantikan terjadi dalam hidup Anda?
2. Bagaimana Anda menantikan janji Tuhan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa sungguh-sungguh mengalami janji Tuhan tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang mau dan mampu menggenapi janji-Mu dalam hidup kami. Ajar kami untuk menantikan penggenapan janji-MU dengan iman percaya kami, sampai janji-MU sungguh-sungguh digenapi. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tuhan Yang Menyinari Kegelapan

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 118:1-29

RHEMA HARI INI
Mazmur 118:27a Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Anda menyukai menyukai dunia bawah air atau kehidupan di laut? Bagi yang suka ke pantai atau menyelam dan menyukai pemandangan bawah laut yang indah, itu adalah zona laut dangkal di mana cahaya matahari masih bisa menembus air di situ. Dan karena ada cahaya yang masuk, maka di sana ada kehidupan, banyak ikan-ikan cantik, banyak tanaman yang indah dan pemandangan yang sangat menyenangkan. Tetapi semakin ke dalam, maka cahaya matahari yang bisa masuk semakin minim. Ketika kita ada di laut dalam, apalagi laut sangat dalam, maka cahaya matahari sudah tidak bisa mencapai daerah situ. Suasana di laut dangkal yang terang begitu indah, rasanya hangat dan sangat menyenangkan sebab penuh kehidupan. Tetapi di laut dalam yang begitu gelap suasana begitu sepi, dingin, dan tentunya sangat mencekam.

Mungkin saat ini hidup Anda seperti sedang berada di laut yang dalam, penuh dengan kegelapan, dingin, dan mencekam. Berita baiknya adalah, Tuhan Yesus datang untuk menyinari kegelapan kita! Saat Anda mengijinkan Tuhan Yesus masuk dan berkuasa atas hidup Anda, maka kegelapan yang selama ini menguasai hidup Anda akan sirna! Pembalikan keadaan akan Tuhan kerjakan secara ajaib dalam hidup Anda!

Inginkah Anda mengalaminya? Ikutilah sesi keempat dari seri kotbah “Experiencing God Deeper” dengan judul “God Who Lights Darkness” atau “Allah Yang Menerangi Kegelapan.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa mengalami terang Tuhan itu dalam hidup kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Tuhan Yesus datang untuk MENYINARI KEGELAPAN kita.

APLIKASI
1. Apakah hidup Anda saat ini seolah-olah seperti dalam kegelapan?
2. Apakah yang Anda lakukan untuk keluar dari kegelapan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat untuk mengijinkan Tuhan Yesus menyinari kegelapan dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terimakasih, sebab Engkau Tuhan yang datang untuk menyinari kegelapan dalam hidup kami. Di dalam Engkau kami selalu memperoleh jawaban, jalan keluar, serta pengharapan yang pasti. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tuhan Yang Menyelamatkan

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 19:1-10

RHEMA HARI INI
Lukas 19:10 “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

Ada yang tidak seperti biasanya. Rumah Zakheus, si pemungut cukai, yang dikenal sebagai orang tamak dan suka memeras itu, tidak pernah dikunjungi banyak orang. Namun hari itu, banyak orang berdiri di depan pintu rumahnya sambil kasak-kusuk membicarakan sesuatu. Ada tatapan heran, sinis, kesal, bahkan tatapan penuh pertanyaan terlihat di wajah mereka. Sampai ada yang berteriak, “Ia menumpang di rumah orang berdosa!” Ya, hari itu Yesus menumpang di rumah Zakheus bahkan makan di rumahnya. Orang banyak menganggap hal itu tidak seharusnya dilakukan oleh Yesus, karena Zakheus adalah orang berdosa. Layak untuk dijauhi dan ditolak. Akan tetapi, di mata Yesus, nilai yang melekat dalam diri Zakheus tetaplah berharga. Yesus ingin milik-Nya yang berharga dan sedang hilang itu bisa didapatkan-Nya kembali. Yesus pun berhasil. Zakheus yang terhilang mengalami pertobatan dan diselamatkan.

Tuhan Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Bahkan jika di dalam dunia ini hanya ada satu orang saja yang terhilang, Dia tetap rela turun ke dunia untuk menyelamatkan satu yang terhilang itu. Betapa besar kasih-Nya bagi kita. Itu sebabnya jangan sampai kita menyia-nyiakan kasih-Nya yang sangat besar itu. Kita yang sudah diselamatkan, saat ini adalah giliran kita untuk memberitakan kasih Tuhan yang besar itu kepada sebanyak mungkin orang supaya semakin banyak orang juga bisa diselamatkan.

Ikutilah sesi ketiga dari seri kotbah “Experiencing God Deeper” dengan judul “God Who Saves.” Kita akan belajar bagaimana kasih Tuhan yang besar yang tersedia bagi kita. Kita juga akan belajar bagaimana membagikan kasih Tuhan itu kepada sebanyak mungkin orang supaya banyak orang bisa diselamatkan. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Tuhan Yesus datang untuk MENYELAMATKAN. Tugas kita untuk MEMBERITAKAN.

APLIKASI
1. Bagaimana pengalaman Anda diselamatkan oleh Tuhan Yesus?
2. Perubahan hidup seperti apa yang Anda alami setelah diselamatkan Tuhan Yesus?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat untuk memberitakan kabar keselamatan di dalam Tuhan Yesus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang menyelamatkan hidup kami. Urapilah kami supaya kami bisa memberitakan kabar keselamatan itu kepada banyak orang dan melalui pemberitaan kami banyak orang bisa diselamatkan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tuhan Yang Memberikan Tuntunan Ilahi

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 2:1-12

RHEMA HARI INI
Matius 2:9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.

Dalam kisah seputar Natal, kita bisa melihat dengan jelas bagaimana Tuhan menyatakan tuntunan ilahi-Nya. Yusuf dibimbing untuk tidak menceraikan dan meninggalkan Maria. Orang-orang Majus dari Timur yang begitu jauh pun dibimbing Roh Kudus melalui bintang sehingga bisa berjumpa dengan bayi Yesus. Orang-orang Majus diberitahu untuk pulang melalui jalan lain sehingga bisa luput dari bahaya yang dirancangkan raja Herodes. Maria dan Yusuf juga dibimbing untuk melarikan diri dari hadapan Herodes yang mau membunuh bayi Yesus.

Benar-benar tuntunan Tuhan itu begitu nyata dan ajaib! Inilah yang disebut sebagai Divine Directions! Memang kadang tuntunan Tuhan tidak masuk akal, kadang tuntunanNya bisa bertolak belakang dengan pemikiran kita! Kadang memang jalan Tuhan beda dengan jalan kita! RancanganNya dengan rancangan kita seperti bumi dan langit. Tetapi percayalah bahwa Dia tahu rancangan apa yang ada mengenai kita! Artinya Tuhan sudah bisa melihat sesuatu yang ada di depan kita. Raja Herodes boleh punya segalanya, termasuk kuda, tentara, dan mata-mata terbaik. Tetapi tanpa tuntunan Tuhan, dia gagal untuk menjumpai bayi Yesus. Sedangkan orang Majus yang tidak punya kuasa apapun, tetapi karena mengandalkan tuntunan Tuhan, justru bisa menemukan bayi Yesus.

Di bulan Natal ini biarlah kita semua bisa mengalami Tuhan lebih dalam lagi. Bukan hanya sekedar merayakan meriahnya perayaan Natal, tetapi sungguh-sungguh kita bisa merasakan bahwa Tuhan sungguh baik dalam hidup kita. Jika minggu lalu kita sudah belajar tentang “God Who Loves Us Deeply,” maka hari ini kita akan belajar tentang “God Who Gives Divine Directions” atau “Allah Yang Memberikan Tuntunan Ilahi.” Ikutilah sesi kedua dari seri kotbah “Experiencing God Deeper” selengkapnya. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Percayakanlah hidupmu kepada Tuhan dan IKUTILAH TUNTUNAN ILAHI-NYA, maka kita akan dibawa masuk kepada RENCANA-NYA YANG BESAR.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda mengalami tuntunan ilahi dalam hidup Anda?
2. Apa dampak dari tuntunan ilahi itu bagi hidup Anda?
3. Apa yang akan Anda lakukan supaya Anda bisa lebih lagi menerima tuntunan ilahi dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang selalu rindu untuk memberikan tuntunan ilahi-MU dalam hidup kami. Berikan kepada kami ketaatan dan kepekaan untuk menangkap serta melakukan tuntunan ilahi-MU, sehingga hidup kami akan penuh dengan mujizat dan memuliakan nama-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.