Jangan Menyerah Dalam Peperangan Rohani

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Petrus 5:1-11

RHEMA HARI INI
1 Petrus 5:8-9 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Sudah lama kaki Bimo terus-terusan sakit. Kecelakaan yang dialaminya beberapa tahun lalu meninggalkan bekas pada kakinya. Apabila kelelahan, atau di udara dingin, sakit pada kakinya bisa kambuh secara tiba-tiba. Di musim penghujan seperti ini salah satunya, karena udara relatif lebih dingin dari biasanya, sakit pada kaki Bimo pun jadi sering kambuh. Malam itu ketika sedang menghadiri KKR, Bimo disadarkan untuk mendoakan dan memperkatakan perkataan profetik atas kondisi kakinya. Ia membayangkan bahwa kakinya sudah disembuhkan total oleh Tuhan Yesus. Ia membayangkan bahwa sekalipun cuaca menjadi dingin, sekalipun ia kelelahan, kakinya tidak akan pernah sakit lagi. Dan benar saja, esoknya ketika bangun, kakinya sudah tidak sakit lagi. Bimo sangat bersyukur dan bersukacita.

Beberapa bulan berlalu dan tiba-tiba kaki Bimo mulai kambuh lagi. Dalam hatinya sempat ada suara yang mengatakan bahwa mujizat yang ia alami hanya sementara saja. Namun ia cepat disadarkan oleh Roh Kudus. Ia kembali mengingat ayat-ayat yang ia baca di Alkitab. Sesegera mungkin ia kembali berdoa profetik serta membayangkan kesembuhan total pada kakinya. Seharian itu, sekalipun masih ada rasa sakit pada kakinya, tak sedetikpun Bimo mengindahkannya. Dan tanpa ia sadari, keesokan harinya, bahkan sampai saat ini, tidak pernah lagi Bimo merasakan sakit pada kakinya.

Apapun visi yang kita inginkan, apapun yang kita doakan, bayangkanlah itu dan percayalah dengan sungguh-sungguh bahwa kita sudah menerimanya. Sekalipun nantinya ketika kita sudah menerimanya, dan tiba-tiba sesuatu yang buruk terjadi, tetaplah teguh dan kokoh berdiri dalam iman. Jangan pernah gentar maupun ragu, tetapi sebaliknya, lawanlah iblis. Karena iblis pasti akan melakukan segala cara untuk menghalangi terjadinya visi dan mujizat dalam hidup kita. Bagian kita adalah untuk terus berjuang dalam peperangan roh sampai apa yang kita doakan dan percayai terjadi dalam dimensi roh sungguh-sungguh terjadi dalam dalam dimensi jasmani.

RENUNGAN
IBLIS pasti akan MENGHALANGI TERJADINYA VISI dalam hidup kita, tetapi JANGAN PERNAH MENYERAH dalam PEPERANGAN ROHANI.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda berjaga-jaga menghadapi serangan iblis yang hendak menghalangi terjadinya visi dalam hidup kita?
2. Menurut Anda, mengapa iblis tidak ingin kita dapat menggapai visi yang dari Tuhan?
3. Bagaimana kiat-kiat Anda untuk mengalahkan iblis dalam peperangan rohani itu?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa, kami mau belajar untuk dapat berdiri teguh dan kokoh untuk menggapai visi yang sudah Engkau beri bagi kami. Karena kami percaya Engkau sudah memberikan kemenangan dan masa depan yang gilang gemilang itu di tangan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Iman Untuk Menciptakan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 17:14-21

RHEMA HARI INI
Matius 17:20 Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Sejak kecil Reno suka sekali melihat dokter yang bekerja di puskesmas dekat rumahnya. Waktu itu belum ada banyak dokter di kota tempat tinggal Reno. Bagi Reno kecil, dokter adalah sosok yang memberi rasa aman, bisa dipercaya dan diandalkan. Hal inilah menyulutkan cita-cita dalam diri Reno untuk menjadi seorang dokter. Dia sangat didukung oleh ayahnya. Ayahnya selalu memotivasi untuk berprestasi di sekolahnya. Reno pun menanggapi dengan rajin belajar, bahkan prestasi belajarnya selalu menjadi yang terbaik di jenjang pendidikan. Namun sayangnya, ayahnya meninggal dunia saat Reno hendak masuk kuliah dan Ibunya tidak mampu membiayainya berkuliah di fakultas kedokteran di luar kota.

Walaupun keadaan Reno saat ini tidak memungkinkan, namun dia tetap yakin ia akan menjadi dokter satu hari nanti dan dia membawa dalam doa profetiknya. Tak disangkanya, seorang sepupu jauh ayahnya, tergerak untuk membantu biaya sekolah Reno. Reno pun melanjutkan kuliah di luar kota dan dia juga bekerja sampingan untuk memenuhi biaya hidupnya. Reno pun berhasil menjadi seorang dokter, bahkan sekarang sudah menyelesaikan gelar S3nya dan menjadi berkat bagi banyak pasien dan keluarganya.

Rahasia mujizat yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah, kita harus bisa melihat visi yang kita dapat dari Tuhan dengan imajinasi kita. Kita melihat gunung masalah kita berpindah dari hidup kita. Pertahankan dan perjelas gambar visi dari Roh Kudus. Deklarasikan dalam doa profetik dan terus hidupkan visi yang Roh Kudus berikan. Miliki iman yang kokoh, sebab imanlah yang mengaktifkan kuasa Allah bekerja. Kuasa menciptakan suatu keadaan dari yang tidak baik menjadi berkat. Jika saat ini keadaan kita sedang tidak baik, tapi tetaplah percaya. Pegang visi dari Tuhan meski secara manusia tidak ada harapan. Tetap percaya bahwa apa yang kita katakan akan terjadi, maka itu terjadi dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN
Gunakan IMAN untuk melepaskan KUASA MENCIPTA.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah mendapat visi dalam hidup Anda?
2. Dapatkah Anda mengimajinasikan gambar visi Anda? Bila tidak, apa sebabnya?
3. Apa yang akan Anda ubah atau kerjakan dalam hidup Anda dengan kuasa untuk mencipta?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus kami mengimani rancangan-Mu sempurna dalam hidup kami. Ajarkan kami melihat visi-Mu dengan jelas, agar kami mempunyai pegangan dan keyakinan yang teguh. Kami percaya, kami beroleh kuasa dari-Mu untuk menciptakan gambaran visi-Mu dalam hidup kami menjadi kenyataan. Terimakasih Tuhan, didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Isi Diri Dengan Firman Tuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:97-120

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Tahukah Anda istilah “bad news is a good news” dalam dunia jurnalistik? Ya, berita negatif selalu menarik animo masyarakat dunia untuk membaca atau mengikutinya. Sebab banyak orang yang menyukai sesuatu yang bombastis, heboh, fenomenal, dan lain daripada yang lain. Tetapi berapa banyak orang yang tidak menyadari bahwa berita yang negatif tersebut bisa mencetak pikiran dan hidup kita menjadi ikut negatif? Itu sebabnya apabila kita ingin mempunyai imajinasi yang kudus dan benar di mata Allah, kita harus terus mengisi pikiran kita dengan terang Firman Allah.

Banyak orang pesimis terhadap masa depannya: seolah tidak ada harapan dan semuanya gelap. Banyak orang diam-diam hidup dalam ketakutan bahwa mereka bakal mati karena sakit penyakit, nasibnya berakhir dalam keadaan miskin dan bangkrut, dikejar-kejar debt collector. Banyak orang yang hidup dalam kepahitan karena dikecewakan oleh banyak orang. Akibatnya hidup dalam kebencian, curiga, dendam dan marah kepada orang lain. Banyak orang yang sering khawatir dengan situasi politik, situasi ekonomi, kejahatan, terorisme, dst. Sadarilah bahwa ini adalah gambar visi yang sangat berbahaya kalau terus-menerus kita imajinasikan dan kita lihat dalam diri kita. Sebab gambar visi yang negatif seperti inilah yang akan menarik kuasa kegelapan untuk bekerja dan membuat apa yang negatif itu menjadi realita dalam hidup kita.

Itu sebabnya penting sekali kita melihat gambar visi yang benar melalui Firman Allah. Mazmur 119:105 berkata “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Anda yang merasa masa depanmu suram, hari inilah lihatlah terang itu di Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Anda yang sedang sakit, lihatlah terang itu di Matius 8:17 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.” Anda yang mengalami stagnasi, semua pintu tertutup, bahkan kemunduran, lihatlah terang itu di Ulangan 28:13 “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia.” Dan Anda akan dibawa dari kemuliaan kepada kemuliaan lebih lagi!

RENUNGAN
TIDAK PEDULI kondisi jasmani kita terlihat seperti apa, TERUSLAH ISI diri kita dengan gambar terang FIRMAN ALLAH.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mengisi pikiran Anda dengan Firman Tuhan lebih banyak daripada berita yang Anda baca di media?
2. Sudahkah Anda mengambil masa untuk merenungkan Firman tersebut sampai menjadi Rhema bagi hidup Anda?
3. Sudahkah Anda mentaati dan menjalankan Firman yang sudah Anda dapatkan tadi?

DOA HARI INI
“Tuhan urapi kami dengan hati yang berkobar-kobar untuk mengenal Firman-Mu lebih dalam lagi sehingga Firman-Mu dapat menjadi Rhema dalam hidup kami untuk menuntun setiap langkah dalam kehidupan kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Gambar Negatif Menarik Kuasa Negatif

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ayub 3:1-26

RHEMA HARI INI
Ayub 3:25 Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.

Ternyata, hidup di zaman modern sekarang kita masih sering menjumpai orang-orang yang mempercayai mitos-mitos masa lalu. Misal jika hamil tidak boleh melakukan ini, jika mimpi seperti ini akan terjadi seperti itu dan banyak lagi yang lainnya atau ramalan-ramalan nasib. Mungkin kitapun terkadang juga ikut mempercayai mitos-mitos yang ada, karena kita takut hal buruk akan terjadi. Belum lagi jika yang mengatakan orangtua dan mereka mengatakan dari zaman dahulu memang seperti itu dan akan terjadi hal yang buruk jika kita tidak mengikutinya. Karena takut, maka kita mempercayai dan melakukan mitos itu meski kita tahu itu tidak sesuai dengan firman Tuhan.

Sebagai anak-anak Tuhan, seharusnya kita menjadi terang dan tidak ikut terbawa mempercayai dan melakukan sesuatu yang tidak benar hanya karena takut terjadi sesuatu yang buruk. Kita sudah ditebus oleh darah Kristus, sehingga ikatan-ikatan dengan mitos masa lalu sudah dipatahkan. Memang bagi orang-orang yang mempercayai, hal yang buruk akan benar-benar terjadi. Mengapa demikian? Karena pikiran negatif itulah yang menyebabkan terjadi. Kuasa yang negatif menjadi kenyataan seperti yang kita percayai. Namun, sebaliknya jika kita tidak percaya dan menolaknya, maka hal buruk pun pasti tidak akan terjadi. Tuhan Yesus memiliki kuasa yang lebih besar dari sekedar mitos yang ada.

Pilihan ada di tangan kita, memiliki imajinasi visi positif atau imajinasi visi yang negatif. Dua-duanya sama-sama memiliki kuasa yang sangat besar. Oleh karena itu, kita harus sangat berhati-hati dengan apa yang kita imajinasikan dalam roh/hati kita. Kita harus menjaga pikiran kita dari memikirkan hal-hal yang negatif, karena jika demikian maka hal yang buruklah yang akan terjadi dalam hidup kita. Seperti yang dikatakan Ayub, “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku (ayat 25). Oleh karena itu, mulai sekarang ubahlah gambaran-gambaran yang ada dalam pikiran kita dengan hal-hal yang positif, sehingga kuasa yang positif saja yang terjadi dalam hidup kita. Jika kita percaya hal baik terjadi, di alam roh hal itu sudah terjadi dan di alam nyata Tuhan akan bekerja menjadikannya nyata. Jika manusia roh kita sudah aktif, kuasa mencipta ada di tangan kita, ciptakanlah hal-hal yang baik yang sesuai dengan firman Tuhan dan percayalah Dia akan menjadikannya nyata bagi kita.(LEW)

RENUNGAN
GAMBARAN yang NEGATIF akan menarik KUASA yang NEGATIF, begitu pula sebaliknya.

APLIKASI
1. Gambaran-gambaran seperti apa yang sering masuk ke dalam pikiran Anda selama ini?
2. Apa yang terjadi dalam hidup Anda saat Anda memiliki gambaran negative tentang hidup Anda?
3. Buatlah sebuah komitmen untuk mengubah gambaran dan pola pikir Anda agar sesuai dengan firman Tuhan!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, saat ini kami rindu untuk mengubah apa yang masuk ke dalam pikiran kami. Kami mau dipenuhi dengan gambaran-gambaran positif sehingga hanya hal-hal positiflah yang terjadi di dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Kuasa Mencipta Dalam Imajinasi

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 3: 14-21

RHEMA HARI INI
Efesus 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita

Ketika melihat anak-anaknya bermain komidi putar di sebuah taman, Walt Disney berpikir, seharusnya ada taman hiburan untuk dinikmati bersama seluruh keluarga. Dari situlah impian Disneyland bermula, dan akhirnya tiga tahun kemudian impian itu berhasil terwujud. Ternyata, Disneyland hanyalah sebuah langkah awal. Pada saat peresmian Disneyland, Disney berkata, “Disneyland adalah tanahmu. Di sini kita menghidupkan kembali kenangan indah masa lalu, dan di sini kaum muda dapat menikmati tantangan dan janji masa depan. Disneyland didedikasikan untuk cita-cita, impian, dan fakta sulit yang telah menciptakan Amerika, dengan harapan kita akan menjadi sumber kegembiraan dan inspirasi bagi seluruh dunia. Disneyland tidak akan pernah selesai. Ini akan terus tumbuh selama ada adalah imajinasi tersisa di dunia.”

Jauh sebelum Walt Disney berimajinasi dan berhasil mewujudkan impian-impiannya, Paulus pernah mendoakan jemaat di Efesus supaya mereka mengalami kepenuhan Allah. Paulus mengimani, bahwa di dalam kondisi itu, Allah akan melakukan bukan saja lebih dari apa yang kita minta daripadaNya, tetapi bahkan melebihi apa yang dapat kita pikirkan. Jadi, janji ini ditentukan oleh kehadiran, kuasa, dan kasih karunia Roh Kudus yang bekerja di dalam hidup kita. Hal itu persis seperti yang Tuhan Yesus katakan, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.“

Di dalam kitab Markus, Tuhan Yesus juga berkata bahwa “Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu’. Dengan kata lain, apapun yang kita minta dan doakan, kita harus terlebih dahulu melihatnya dalam hati kita. Setiap saat kita berdoa, kita harus mampu melihatnya dalam roh, menerimanya dalam roh, dan merasakannya dalam roh. Itulah yang disebut mengimajinasikan. Mengimajinasikan bukan sekadar mengkhayal, tetapi mewujudnyatakan, bahkan menghidupinya dalam roh. Pada saat Tuhan berkenan, semua yang kita minta pasti terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN
Ada KUASA MENCIPTA yang dahsyat dalam MENGIMAJINASIKAN VISI.

APLIKASI
1. Apa sajakah pergumulan Anda saat ini?
2. Doakanlah pergumulan Anda! Percayalah bahwa Anda sudah menerimanya!
3. Apa yang harus Anda lakukan supaya Anda tinggal di dalam Tuhan dan firmanNya tinggal di dalam hati Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami beryukur karena Engkau telah memberikan janji kemenangan dan keberhasilan di dalam hidup kami. Tinggallah di dalam kami supaya kami selalu hidup seturut dengan rencanaMu. Kami yakin dan percaya bahwa semua yang kami imajinasikan akan terjadi sesuai dengan rencanaMu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Tangkap Visi Dari Roh Kudus

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 4:1-25

RHEMA HARI INI
Roma 4:18 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

GBI Keluarga Allah, gereja yang sangat kita cintai. Berawal dari tahun 1998 dengan dihadiri 7 orang. Setelah 7 orang, gereja kita mendapat suatu visi untuk selamatkan 1000 jiwa. Kita imani dan kita percaya bahwa visi dari Tuhan maka Tuhan juga yang akan melakukan penggenapanNya. Januari 1992 visi 1 juta jiwa tercapai. Bukan hanya sampai disitu, Tuhan kembali memberikan visi 5000 jiwa diselamatkan. Pernah sekali ada orang berkata, “Visi 5000 seperti cicak makan truk” artinya sangat mustahil. Namun Gembala Sidang kita tetap memegang teguh janji Tuhan, Gembala kita hanya menjawab “Sekalipun cicak namun bila diurapi Tuhan akan menjadi dinosaurus yang mampu memakan truk.”

Begitu luar biasa, meskipun banyak tantangan namun Gembala Sidang kita tetap menangkap dan mengimani visi dari Roh Kudus agar tidak goyah. Visi itu terus berlanjut sampai 10.000, 20.000, bahkan 1 juta jiwa diselamatkan. Penyertaan Tuhan sungguh nyata, visi yang diberikan oleh Roh Kudus terus berlanjut sampai Tuhan memberikan visi untuk membuka tempat-tempat ibadah dimana-mana hingga saat ini gereja kita sudah memiliki 22 tempat ibadah di seluruh Indonesia. Kuncinya hanyat satu, mekipun tantangan makin besar namun iman kita kepada Tuhan jauh lebih besar dan lebih kuat.

Ingat baik-baik, kunci keberhasilan kita adalah menangkap visi dari Roh Kudus dan melangkah dengan iman yang kuat didalam Tuhan. Seperti gereja kita, meskipun banyak tantangan, banyak orang menganggap rendah namun ketika kita pegang teguh visi dari Allah maka kegerakanNya yang luarbiasa terjadi. Begitu pula dalam hidup kita, belajarlah untuk melangkah memiliki visi yang besar karena hanya dengan memiliki visi yang besar kita dapat mengalami hal yang besar pula. Meskipun banyak tantangan dan godaan , terus perteguh iman kita di dalam Tuhan. Apapun yang terjadi, pegang terus janji Tuhan dan alamilah kedahsyatan Tuhan dalam setiap kehidupan kita. Amin.

RENUNGAN
TANGKAP dan LIHAT gambar VISI DARI ROH KUDUS untuk mengalami PERUBAHAN dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah mendapatkan visi dari Roh Kudus?
2. Visi apa yang Anda dapatkan dari Roh Kudus?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa mewujudkan visi dari Roh Kudus tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau mau pakai kami untuk melakukan perkara-perkara yang sangat besar di dalam Engkau. Berikan kepada kami kepekaan untuk bisa menangkap visi-MU dalam hidup kami. Berikan kami iman yang teguh supaya kami berhasil dalam menjalankan visi-MU bagi hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Mendengar Dengan Telinga Roh

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 22:1-22

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 22:7 Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?.
Malam itu sama seperti hari-hari lainnya, Bu Ester selalu bersaat teduh sebelum tidur. Namun setelah selesai berdoa dan hendak bersiap tidur, tiba-tiba ia mendengar ada suara dalam hatinya berkata: “Kembali berdoa! Bawa Yuan dan suaminya dalam doa!” Awalnya ia berpikir, “Loh Tuhan, tadi aku sudah mendoakan anak-anak dan semua menantuku satu per satu.” Tetapi kembali sekali lagi ada suara yang lebih jelas berkata, “Doakan anak menantumu itu!” Sehingga akhirnya Bu Ester pun memutuskan untuk taat. Ia kembali berdoa untuk keluarganya. Baru saja ia berbahasa roh, ia merasakan seperti dibawa masuk sungguh ke alam roh.

Setelah selesai berdoa dan hendak pergi tidur, ia mendengar ada suara telepon berdering. “Wah siapa ini malam-malam begini telepon”, pikirnya. Dan betapa mengejutkannya ketika ia mengangkat telepon tersebut, ia mendengar suara Yuan, anaknya, yang baru saja Tuhan suruh ia doakan. Dengan suara masih bergetar, Yuan bercerita bahwa baru saja ia dan suaminya mengalami kecelakaan. Mobil yang sedang mereka kendarai ditabrak sebuah bus yang remnya blong hingga mobil tersebut berputar-putar sangat kencang sampai mobil itu penyok ringsek ke dalam serta beberapa kaca mobil pecah. Namun tidak ada satu gores luka pun pada tubuh Yuan dan suaminya. Ya, tangan Tuhanlah yang telah melindungi mereka dari kecelakaan maut itu.

Manusia adalah pribadi yang sangat amat terbatas. Kita harus menyadari bahwa kita sangat memerlukan tuntunan Roh Kudus dalam keseharian kita. Oleh karena itu kita perlu tertib masuk dalam hadirat-Nya supaya manusia roh kita diaktifkan dan panca indera roh kita juga dapat berfungsi dengan baik, sehingga kita pun dapat mendengar suara Tuhan dengan jelas. Karena Ia adalah Tritunggal yang tak terbatas, hanya Ia yang dapat menyingkapkan kepada kita hal-hal yang terselubung, dan memberitahu kita akan hal-hal yang akan datang (Yoh 16:13).

RENUNGAN
Jika kita ingin MENDENGAR SUARA TUHAN, belajarlah mendengar dengan TELINGA ROH kita

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menggunakan telinga roh Anda?
2. Mengapa kita perlu belajar untuk mendengarkan suara Tuhan?
3. Menurut Anda, bagaimana caranya agar kita dapat mendengar suara Tuhan dengan telinga roh kita?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mau lebih sering lagi belajar taat dan disiplin untuk berdoa dan mencari hadirat-Mu. Karena kami tahu kami perlu melatih roh kami agar panca indera roh kami boleh semakin peka, dan telinga roh kami dapat dengan jelas mendengar suara-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Merasakan Roh Kudus Dengan Indera Roh

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 8:43-48

RHEMA HARI INI
Lukas 8:46 Tetapi Yesus berkata: “Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku.”

Sejak kita dilahirkan baru, Roh Kudus atau Roh Yesus tinggal di dalam kita dan tubuh kita disebut Bait Suci Roh Kudus. Suatu keuntungan yang luar biasa, sebab dengan adanya Roh Kudus di dalam kita, kapan saja kita bisa bersentuhan dengan Roh Yesus. Seperti saat kita menerima kelahiran seorang anak atau pasangan hidup, kita menerima kehadirannya dalam hidup kita. Kita ijinkan mereka masuk dan menjadi bagian dalam hidup kita. Ketika kita membayangkan atau teringat pada mereka hati kita bisa merasakan kehangatan atau getaran yang lain. Seringkali kita bisa merasakan apa yang mereka rasakan walau secara jasmani mereka sedang tidak ada di dekat kita. Ini karena kita sungguh-sungguh mengasihi dan hati kita terhubung pada mereka.

Demikian juga dengan Roh Kudus, jika oleh iman, kita menerima kehadiran-Nya dalam hidup kita dan menjadikan Dia bagian yang tak terpisahkan dari diri kita sebagai seorang pribadi yang hidup, maka kita akan dibawa ke satu dimensi yang baru. Kita akan dibawa masuk dalam negeri ajaib Roh Kudus. Kita akan mengalami banyak pengalaman baru yang luar biasa dan ajaib bersama Roh Kudus, sebab semua indera manusia roh kita diaktifkan. Yang tadinya hanya mengandalkan panca indera jasmani, tapi oleh iman sekarang indera roh kita menjadi hidup. Kita akan bisa merasakan hadirat Tuhan seperti gelombang atau getaran di sekujur tubuh kita.

Saat kita sakit dan berdoa minta kesembuhan, kita bisa merasakan kuasa-Nya mengalir pada bagian tubuh kita yang sakit. Kita bisa menangis saat dalam hadirat Tuhan karena bisa merasakan kasih-Nya yang begitu besar, begitu hangat dan begitu tanpa syarat melingkupi dan memeluk kita. Semua ini bukan hanya perasaan kita saja, tapi karena indera peraba kita diaktifkan, kita menjadi semakin peka dan bisa merasakan jamahan roh Kudus. Jika dengan iman kita menjamah Yesus, seperti perempuan yang 12 tahun pendarahan, maka kuasa yang sama akan bekerja, mengalir dan menyembuhkan kita. Makin kita mendekat dan menghidupi Roh Kudus di dalam kita, panca indera manusia roh kita akan makin peka dan kita akan sungguh-sungguh masuk dan merasakan dimensi ajaib Roh Kudus. Kuasa-Nya akan sangat nyata terjadi dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN
Oleh IMAN, kita bisa MERASAKAN atau MERABA ROH KUDUS dengan indera ROH kita

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah sungguh-sungguh menyadari bahwa roh Kudus tinggal didalam Anda?
2. Bagaimana cara Anda menyatakan bahwa roh Kudus adalah pribadi yang hidup?
3. Pengalaman apa yang sudah Anda alami bersama roh Kudus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, dengan iman kami percaya bahwa Roh-Mu tinggal di dalam kami. Seorang teman setia yang menolong, memimpin dan menghibur kami. Bersama-Nya kami siap masuk dalam negri-Mu yang penuh keajaiban. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdia. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Dari Natural Ke Keajaiban

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 3:1-13

RHEMA HARI INI
Efesus 3:12 Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.

Setiap hari Elizabet merasakan sakit di perutnya, sampai suatu hari sakitnya sudah tak tertahankan dan membuatnya harus memeriksakan diri ke dokter. Saat di USG, ternyata dokter ahli kandungan menemukan sebuah kista yang sudah membusuk dan menghitam. Namun Elizabet berkeras tidak mau dioperasi karena ia masih merasakan trauma pada saat melahirkan anak yang kedua melalui operasi dimana ia tidak sadarkan diri sampai lebih dari lima jam.

Dalam keyakinan iman, Elizabet percaya bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkannya. Selama tiga hari, dia terbaring di tempat tidur sambil tersu memperkatakan doa profetik tentang kesembuhan di kandungannya. Di dalam kesakitannya, dia masih menyempatkan diri menghadiri ibadah di gereja sebab dia yakin bahwa di dalam kuasa Tuhan segala sesuatu dapat terjadi. Pada suatu saat ketika sedang tertidur pulas, Elizabet terbangun karena mendengar suara tangis anaknya. Ia segera bangun, berdiri, dan berlari ke kamar anaknya. Saat itulah ia baru menyadari bahwa perutnya sudah tidak sakit lagi. Keesokan harinya ia langsung memeriksakan diri ke dokter, dan dokter sungguh terheran-heran melihat kista yang semula ada dalam kandungan Elizabet dengan keadaan membusuk sudah lenyap tanpa bekas! Elizabet sudah disembuhkan Tuhan secara ajaib!

Iman yang ada dalam hati Elizabet telah membuatnya berpindah dari kondisi natural menjadi sebuah keajaiban. Kita bisa melakukan banyak hal, tetapi bila kita tidak melakukannya dengan iman, maka tindakan kita tidak akan ada kuasanya. Imanlah yang akan membawa doa kita yang diawali secara jasmani bisa masuk menjadi doa dalam roh yang bisa menghasilkan keajaiban. Ketika iman kita utuh dan tidak bimbang oleh kuasa Roh Kudus yang memenuhi hidup kita, maka iman kita itu akan menciptakan keajaiban demi keajaiban yang dahsyat dalam hidup kita. (ABU)

RENUNGAN
IMANLAH yang akan MENTRANSFER kita dari dimensi natural ke dimensi supernatural NEGERI AJAIB ROH KUDUS.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda hidup dengan iman?
2. Menurut Anda, bagaimanakah hidup dengan iman itu?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya dengan iman Anda bisa hidup di negeri ajaib Roh Kudus?

DOA HARI INI
“Tuhan, tolong kami untuk senantiasa hidup dengan iman sehingga kami bisa mengalami keajaiban demi keajaiban yang akan membuat orang bisa melihat bahwa ada Allah yang hidup di dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Saat Membaca Alkitab

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 16:1-15

RHEMA HARI INI
Yohanes 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Bagi kita orang percaya, Alkitab adalah sebuah buku yang berisi tuntunan hidup, jawaban Tuhan dan pesan yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita. Namun, bagi orang yang belum lahir baru, Alkitab hanyalah dianggap sebagai buku biasa saja. Alkitab hanyalah sebuah cerita sejarah atau bahkan ada yang menganggap sebuah fiksi saja. Seperti yang ada di dalam pikiran Theo ketika dia disuruh untuk membaca Alkitab. Menurutnya, tidaklah penting membaca Alkitab karena isinya hanya cerita-cerita masa lalu.

Hingga suatu kali, Tuhan menggerakkan calon istrinya untuk memberikan kado sebuah Alkitab dan buku karangan Rick Warren, “Purpose Driven Life”. Perlahan Tuhan menggerakkan hati Theo untuk membaca buku tersebut, setelah itu muncul kerinduannya untuk mencari buku-buku kegerakan Roh Kudus lainnya. Hingga akhirnya, Theopun mulai membaca Alkitab. Semenjak itu, Roh Kudus membukakan pengertian baru bahwa Alkitab bukan hanya buku sejarah seperti yang dipikirkannya selama ini. Dia mulai menemukan jawaban-jawaban doa untuk setiap pertanyaan dan masalah hidupnya.

Bagi yang belum terbiasa meluangkan waktu khusus untuk membaca Alkitab memang rasanya seperti membosankan dan tidak ada gunanya. Namun, sebenarnya tidaklah demikian. Dengan membaca Alkitab, Tuhan akan membukakan pewahyuan-pewahyuan dan pengertian baru bagi kita. Rasanya sulit untuk menyelesaikan membaca Alkitab jika kita lakukan sendiri, tetapi jika kita membacanya bersama Roh Kudus, Dia yang akan memampukan kita. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk mulai membaca Alkitab, minta Roh Kudus memberi pengertian supaya kita bisa memahami ayat-ayat yang kita baca dan agar Roh Kudus berbicara kepada kita tentang apa yang harus kita lakukan dari Firman yang kita baca tersebut. Dengan membaca Alkitab pula, manusia roh kita akan diaktivasi. Hingga akhirnya Alkitab akan menjadi Buku Kehidupan di mana Firman Allah akan menjadi begitu hidup dan tersedia untuk bisa kita alami secara pribadi. Kitapun akan dibawa-Nya masuk ke negeri ajaib Roh Kudus melalui membaca Alkitab. (LEW)

RENUNGAN
Saat MEMBACA ALKITAB, minta Roh Kudus MEMBUKAKAN PENGERTIAN dan MEMBERIKAN RHEMA PEWAHYUAN kepada kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah memiliki waktu khusus untuk membaca Alkitab? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Apa yang menghalangi Anda membaca Alkitab secara rutin? Sebutkan!
3. Sebutkan komitmen Anda agar Roh Kudus memberikan rhema pewahyuan dan membukakan pengertian bagi Anda!

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, ajarilah kami untuk setia dalam membaca Firman-Mu. Bukakanlah bagi kami pengertian dan berikan rhema pewahyuan saat kami membaca Alkitab. Kami mau sungguh-sungguh dalam Engkau dengan mempelajari Firman-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.