Jangan Berhemat Dalam Menabur

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 11:1-31

RHEMA HARI INI
Amsal 11:24 Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.

Salah satu pelayan Tuhan di Keluarga Allah Jakarta bersaksi, saat ia mentransfer persepuluhannya, ternyata ia salah menekan dan kelebihan satu angka nol. Awalnya hal ini membuatnya cukup gundah, namun sesaat kemudian ia kembali bisa menguasai hatinya dan berkata kepada Tuhan, “Tuhan, walaupun ini dimulai dari sebuah kesalahan, tapi tolong terimalah ini sebagai persembahanku, bukan sumbanganku. Dan walaupun nantinya tidak terjadi mujizat atau apapun juga, aku tetap rela memberikan persembahan ini. Terimalah persembahanku.”

Tidak lebih dari satu jam setelah kejadian itu, tiba-tiba ada pesan singkat yang masuk ke handphonenya yang berisi foto bukti transfer dari klien BUMN yang proyeknya ia tangani di 2017. Proyek itu sudah diresmikan di bulan Januari 2018 namun proses pembayarannya lama sekali karena harus melalui proses audit oleh kantor pusat dan BPK sehingga pembayaran tertunda. Namun hari itu, tiba-tiba saja Tuhan bisa membuat proses pembayaran tersebut cair dengan ajaib! Bukan hanya sampai disitu saja, sekitar 45 menit setelah itu, ia kembali menerima pesan singkat dari salah satu kliennya yang lain lagi yang isinya adalah bukti transfer sejumlah uang untuk pembayaran proyeknya. Saat itulah ia sadar bahwa Tuhan sedang ingin menunjukkan karya tangan-Nya yang ajaib dalam hidupnya. Ketika ia tidak berhemat dalam menaburkan benih profetik, maka tuaian berlipat kali ganda Tuhan nyatakan dalam hidupnya.

Ya, siapa menabur banyak akan menuai banyak. Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Itu sebabnya kalau kita percaya bahwa tahun 2019 adalah tahun mujizat besar dalam keuangan kita, maka tidak bisa tidak, kita harus memahami hukum tabur tuai ini. Tidak mungkin Tuhan bertentangan dengan FirmanNya sendiri: Tidak mungkin ada orang yang mengalami tuaian banyak tapi menaburnya sedikit. Sadarilah bahwa orang-orang yang mengalami mujizat besar dalam keuangannya di tahun 2019 ini adalah orang-orang yang berani menabur banyak. Itu sebabnya kalau Anda rindu mengalami The Great Financial Miracles, maka siapkan hati Anda untuk tidak berhemat dalam menaburkan benih profetik; berani menabur banyak, maka Mujizat Keuangan Besar akan terjadi dalam hidup Anda.

RENUNGAN
JANGAN BERHEMAT dalam menaburkan benih profetik, saat kita BERANI MENABUR BANYAK, mujizat keuangan besar PASTI TERJADI.

APLIKASI
1. Bagaimana Anda menabur benih profetik? Menabur banyak atau menabur sedikit?
2. Apa yang menjadi alasan Anda menabur banyak/sedikit?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa menabur banyak untuk benih profetik?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami percaya firman-MU ya dan amin. Siapa menabur banyak maka akan menuai banyak juga. Pakailah hidup kami untuk menabur banyak bagi pekerjaan-MU, supaya melalui hidup kami nama-MU dipermuliakan dan Kerajaan-MU diluaskan. Kami percaya tuaian besar akan Engkau nyatakan dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.