Kasih Allah Melenyapkan Kebencian

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Filipi 4:2-9

RHEMA HARI INI
Filipi 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Alkitab memang tidak mengajarkan bagaimana cara praktis kita dapat mengasihi keluarga atau pasangan kita, melainkan kita diajar untuk mengasihi pasangan kita seperti Kristus mengasihi jemaatNya (Efesus 5:25). Ketika kita melakukannya maka secara tidak sadar mata kita selalu fokus pada Tuhan bukan pada pasangan kita. Bagaimana kasihNya yang ajaib telah menyelamatkan kita, seberapa dalam kasih karuniaNya terhadap kita sehingga kita memiliki kekuatan untuk terus mengasihi istri kita atau tunduk kepada suami kita sesuai dengan Firman Tuhan.

Sedalam apapun luka yang ditimbulkan karena masalah yang terjadi dalam keluarga kita, begitu hati kita disentuh dengan kasih Allah, maka seketika itu juga pemulihan terjadi. Kita sudah melihat berulang-ulang, anak-anak yang berjanji pada dirinya sendiri tidak bakal mau mengampuni orang tuanya sampai mati, tapi ketika disentuh dengan kasih Allah, seketika itu juga hatinya disembuhkan. Inilah awal mujizat pemulihan keluarga terjadi! Kita juga sudah melihat kakak adik yang berseteru dan saling menyakiti satu dengan yang lain, seolah-olah tidak bakal bisa didamaikan lagi, sudah terlalu rumit persoalannya, akan tetapi begitu disentuh dengan kasih Allah, maka seketika itu juga kesembuhan batin terjadi, bisa mengampuni, dan hubungan keluarga mengalami pemulihan yang luarbiasa. Bahkan kita sering melihat suami istri yang sudah mau cerai, tidak lagi cinta, sudah hambar, penuh dengan kekecewaan dan kepahitan, tidak bisa menemukan titik temu; akan tetapi ketika disentuh dengan kasih Allah, maka seketika itu juga air mata berurai, kasih Allah menyerbu masuk dan menyembuhkan hatinya, kemudian pemulihan pernikahan terjadi dengan begitu indah, seolah-olah menjadi suami istri yang baru saja menikah dan kasihnya dibaharui.

Itu sebabnya kita semua perlu membuka hati kita dan mengalami kepenuhan kasih Allah ini! Selama kita belum dipenuhi kasih Allah, maka yang ada di dalam hati kita adalah kasih manusia. Dan yang namanya kasih manusia itu sangat terbatas; kasih manusia begitu mudah dikalahkan oleh keegoisan manusia. Itu sebabnya kalau hanya ada kasih manusia dalam keluarga kita, maka mudah sekali bagi kita untuk melakukan hal-hal yang mengerikan terhadap orang yang kita kasihi. Dan inilah yang akan menjadi aib serta skandal dalam keluarga kita. Hari ini, marilah kita memenuhi hati kita dengan kasih Allah, sehingga kitapun bisa mengasihi keluarga kita dengan kasih yang sejati dari Allah.

RENUNGAN
KASIH ALLAH yang memenuhi hati kita MEMBUANG SEMUA KEBENCIAN dan menggantikannya dengan DAMAI SEJAHTERA serta SUKACITA.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memfokuskan pandangan Anda kepada Tuhan dan percaya kehadiranNya dalam keluarga akan mendatangkan pemulihan?
2. Sudahkah Anda memohon pengurapan untuk dapat mengasihi keluarga Anda seperti Kristus mengasihi Anda?
3. Adakah hubungan yang perlu Anda perbaiki dalam keluarga?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami sungguh bersyukur atas pengampunan yang sudah Engkau berikan. Urapi kami agar dapat mengasihi dan juga mengampuni keluarga kami seperti Engkau yang sudah mengasihi kami terlebih dahulu. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.