Kasih Allah Yang Meluap

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 12:9-21

RHEMA HARI INI
Roma 12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

Anita adalah seorang ibu rumah tangga muda. Pernikahannya dengan Anton beberapa tahun lalu belum dikaruniai Tuhan keturunan. Anton sendiri adalah seorang pekerja keras. Sebagai sopir truk, Anton jarang berada di rumah dan sering bepergian keluar kota untuk mengantarkan muatan barang. Anita sendiri sering berkumpul dengan temannya di gereja, ia sangat mengasihi Tuhan dengan selalu menyembah dan memuji Tuhan dengan sikap hati yang meluap-luap. Suatu hari, Anton yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dari luar kota mendapatkan kecelakaan. Truk yang ia kemudikan menabrak truk lain sehingga terbalik. Truk yang ditunggangi Anton rusak berat, dan hanya Anton seorang yang selamat. Dokter menyatakan bahwa Anton akan mengalami kelumpuhan selamanya.

Meskipun Anton merasa sangat putus asa, tidak demikian dengan Anita. Karena hatinya yang sangat mengasihi Tuhan, maka Anita tetap mengasihi Anton dan menerima Anton apa adanya. Ia bekerja keras membanting tulang demi untuk menghidupi keluarga kecilnya. Seringkali, dalam keadaan lelah setelah bekerja, Anita masih harus melayani dan memberikan yang terbaik untuk merawat suaminya. Namun Anita tetap bersabar dan yakin bahwa suatu saat pasti Tuhan akan menolong mereka. Lima tahun berlalu, mujizat terjadi ketika Anton yakin akan dorongan semangat yang terus diberikan oleh istrinya bahwa ia sudah disembuhkan. Anton dapat berdiri dan kembali bekerja. Bahkan, mujizat terus berlanjut ketika akhirnya mereka dikaruniai seorang anak lelaki yang sehat.

Kasih selalu akan membawa perbedaan dan pemulihan dalam keluarga. Banyak masalah bisa diselesaikan saat ada kasih di dalam keluarga. Ketika ada kasih Allah memenuhi hati setiap anggota keluarga, maka di dalam keluarga itu akan ada rasa saling mengasihi. Meskipun persoalan tidak mungkin bisa dihindarkan dalam keluarga, asal ada kasih Allah maka semuanya akan terselesaikan dengan cara Tuhan yang ajaib. Hari ini, bukalah hati Anda terhadap kasih Allah. Biarkan kasih Allah memenuhi hati Anda, maka kasih itulah yang akan membawa pemulihan serta jalan keluar bagi setiap pergumulan yang ada di keluarga Anda.

RENUNGAN
Saat kasih Allah MEMENUHI dan MELUAPI HATI kita, kita bisa tetap KONSISTEN MENGASIHI keluarga kita tanpa dibuat-buat.

APLIKASI
1. Apakah kasih Allah sudah memenuhi dan meluapi hati Anda saat ini?
2. Jika belum, apa yang akan Anda lakukan untuk bisa tetap konsisten mengasihi keluarga?
3. Langkah dan komitmen apa yang harus Anda lakukan untuk bisa menerima kasih Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa di Surga, terima kasih atas kasih-Mu yang selalu memenuhi hati kami. Kami mau untuk terus bisa menyembah dan memuji, dan terus menyukakan hati-Mu. Kami yakin, dari kasih-Mu kami bisa mengasihi keluarga kami seperti kami pun mengasihi Engkau ya Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami telah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.