Kehilangan Rencana Tuhan Akibat Belum Pulih

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 2:1-10

RHEMA HARI INI
Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Apa yang Anda rasakan saat awalnya saudara ada diatas lalu dijatuhkan ke tempat terbawah? Apa yang saudara rasakan saat orang mulai menjauhi kita? Apa yang saudara rasakan saat rumah mewah kita disita lalu kita dipaksa masuk ke camp kerja paksa? Apa yang saudara rasakan jika tadinya saudara dihormati dan sekarang saudara dipukul oleh orang yang sama? Itulah yang dirasakan orang Israel saat mereka jadi budak!

Mereka merasakan yang namanya kecewa, disakiti, dilecehkan, dijauhi, ada penolakan, ada ketidakadilan, ada kemarahan, ada kekecewaan sebab semua hak diambil dengan paksa. Jiwa mereka tergoncang! Batin mereka berontak! Sebagai orang yang dipaksa kerja paksa, bukan cuma masalah fisik yang berat, tetapi jiwa dan batin. Harga diri mereka jatuh. Berbagai macam penderitaan dan tekanan hidup yang dialami oleh Bangsa Israel itu memahitkan hidup mereka dan membuat jiwa mereka terluka. Ini yang membuat mereka selalu hidup dalam ketakutan, keraguan, kekuatiran. Ini yang membuat mereka sukar percaya Tuhan dan Musa. Ini yang membuat mereka menjadi sangat sensitif, sering bersungut-sungut, dan berjiwa pemberontak. Ini yang membuat mayoritas bangsa Israel pada generasi Musa menjadi negatif dan pahit hati sehingga mereka tidak punya energi yang cukup untuk masuk ke Tanah Perjanjian.

Itu sebabnya kita harus pastikan semua luka yang ada dalam jiwa kita disembuhkan dan dipulihkan, sehingga kita bisa menjadi ciptaan baru yang sepenuhnya dan mengalami penggenapan rencana Tuhan dalam hidup kita. Buka hati Anda lebar-lebar terhadap Roh Kudus, sehingga hari ini juga pemulihan terjadi. Singkirkan semua penghalang, alamilah kemerdekaan sejati dalam jiwa Anda, dan masuklah dalam rencana Tuhan yang besar itu.

RENUNGAN
Sekalipun Tuhan sudah membebaskan kita dari dosa, kalau LUKA BATIN kita BELUM PULIH, kita bisa KEHILANGAN RENCANA BESAR TUHAN di hidup kita.

APLIKASI
1. Masih adakah luka batin yang Anda derita saat ini walaupun sepertinya diluar terlihat baik-baik saja?
2. Sudahkah Anda membuka hati pada Tuhan untuk menerima kasihNya yang ajaib untuk membalut luka tersebut?
3. Apakah komitmen yang akan Anda ambil supaya Anda bisa sembuh dari luka hati dan bisa mencapai rencana Tuhan dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan saat ini kami datang kepadaMu dengan segala kerendahan hati. Kami bawa dihadapanMu luka-luka yang ada di batin kami. Kami percaya kasih karunia-Mu cukup bagi kami untuk mengalami pemulihan atas segala luka di batin kami. Kami rindu rencana-MU yang besar bisa digenapi dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.