Kuasa Perkataan Profetik Atas Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kejadian 1:1-5

RHEMA HARI INI
Kejadian 1:3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

“Ini bukan rumah, tapi neraka!” keluh Rina kepada teman-temannya via grup chatting. Ketika mengetikkan kata-kata itu, kedua orangtuanya sedang saling melemparkan amunisi kemarahan di luar kamarnya. Setiap hari. Hampir setiap hari pertengkaran meledak-ledak di rumah mereka. Bukan hanya itu saja, kakak laki-laki Rina sering pulang dalam keadaan mabuk, lalu Ayah Rina akan mencaci maki kakaknya dan mengatainya anak tidak berguna. Kakaknya pun akan membalas dengan menghancurkan barang-barang mereka. Setiap kali semua itu terjadi, Rina hanya bisa gemetaran dan menangis di dalam kamar. Ia tidak tahu sampai kapan ia bisa menjaga kewarasannya. Rasanya ia ingin pergi jauh atau mengakhiri hidupnya saja.

Sampai suatu hari, teman Rina mengirimkan tautan video youtube tentang perkataan profetik. Sejak itu Tuhan membukakan pengertiannya tentang kuasa perkataan. Ia tidak lagi berkata bahwa rumahnya seperti neraka atau keluarganya tidak ada harapan lagi. Setiap hari, ia mulai memperkatakan apa yang ia inginkan terjadi atas keluarganya. Ia memperkatakan bahwa kasih Allah akan memenuhi rumahnya, bahwa orangtuanya akan menjadi mesra kembali, dan bahwa kakaknya akan bertobat. Ia juga menubuatkan bahwa mereka sekeluarga akan datang ke hadapan Tuhan dengan satu hati, untuk memuliakan Tuhan. Perlahan, Tuhan bekerja dan keluarganya dipulihkan.

Ya, ada kuasa dalam perkataan, terlebih lagi perkataan profetik yang didasarkan oleh iman atas janji firman Tuhan. Allah pun menciptakan dunia dan segala isinya dengan perkataan. Kita perlu mengingat, Tuhan menciptakan kita serupa segambar dengan-Nya, hal itu berarti Dia memberikan kita kuasa dalam perkataan kita. Apa pun yang hari ini kita lihat dalam keluarga kita, jangan berkata-kata sesuai dengan yang kita lihat. Perkataan itu akan membuat kita semakin berputus asa. Namun, gunakan perkataan profetik untuk membangun keluarga kita, maka iman kita akan dibangkitkan dan mujizat pemulihan keluarga akan Tuhan jadikan. (MV.L)

RENUNGAN
PERKATAAN PROFETIK membuat yang TIDAK ADA menjadi ADA, sehingga ADA PEMULIHAN dalam keluarga kita.

APLIKASI
1. Apakah yang selama ini Anda perkatakan atas keluarga Anda? Apakah akibat yang dapat Anda lihat?
2. Mengapa perkataan profetik dapat mempengaruhi pemulihan keluarga Anda?
3. Perkataan profetik apa yang dapat Anda perkatakan atas kondisi kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk pewahyuan-Mu tentang perkataan profetik. Mulai sekarang kami mau mulai berkata-kata yang baik atas keluarga kami. Kami percaya, adalah kehendak-Mu untuk melihat pemulihan terjadi dalam keluarga anak-anak-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa semakin kami nyatakan kepada sekeliling kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.