Kunci Hidup Di Bawah Kendali Roh Kudus

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Roma 8:1-17

RHEMA HARI INI
Roma 8:9a Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu.

Sewaktu ibadah raya pagi, Pak Iwan mendapatkan roti perjamuan kudus bertuliskan sebuah ayat dari 1 Petrus 5:7 tentang bebas dari kekuatiran dan pemeliharaan Tuhan. Pak Iwan mengimani ayat tersebut sebagai rhema dari Tuhan untuk hari itu. Pak Iwan semakin bersukacita ketika membaca firman Tuhan siang harinya, ia kembali mendapatkan perenungan tentang bebas dari kekuatiran dan pemeliharaan Tuhan dalam Mazmur 23. Renungan tersebut sangat berhubungan dengan rhema yang telah diterimanya pagi itu. Pak Iwan sangat bersyukur bahwa Roh Kudus telah menuntunnya sepanjang hari.

Paulus mengajarkan bahwa kita harus hidup dalam roh. Sebagai Anak Allah, kita tidak boleh lagi hidup dalam daging, melainkan dalam pimpinan Roh. Di dalam cerita di atas, Pak Iwan mengimani ayat yang diterimanya sebagai rhema. Pak Iwan percaya bahwa rhema itu adalah janji Tuhan yang memberi jaminan untuk mengatasi segala persoalan hidup. Itulah hidup dalam roh. Pak Iwan memahami bahwa tidaklah mungkin ia bisa mengatasi semua persoalan hidupnya dengan kekuatan daging, tetapi ia mengimani pasti bisa menang dengan kekuatan dan pimpinan Roh Kudus.

Pak Iwan menerima rhema dengan iman. Pak Iwan melakukan rhema yang diterimanya dengan iman. Pak Iwan memperoleh kemenangan atas persoalan dan pergumulan hidupnya dengan iman. Iman itulah kuncinya. Iman adalah kunci agar kita bisa hidup di bawah kendali Roh Kudus. Dengan iman, kita bisa masuk dalam dimensi roh Allah. Saat kita di bawah kendali Roh Kudus, semua aktivitas yang tadinya kita lakukan secara jasmani, akan berubah menjadi aktivitas bersama dengan Roh Kudus. Pekerjaan kita, cara berpikir kita, cara berkomunikasi kita, pelayanan kita, cara hidup kita, karya kita, semuanya akan menghasilkan buah dari Roh Kudus. Saat iman mulai bekerja, kita akan berada di bawah kendali Roh Kudus. Saat itulah, kita mulai masuk dalam negeri Roh Kudus yang penuh dengan mujizat dan keajaiban.

RENUNGAN
IMANLAH yang akan MENGAKTIFKAN MANUSIA ROH kita dan akan membuat jiwa kita ada di bawah KENDALI ROH KUDUS.

APLIKASI
1.Sudahkah Anda menyerahkan kendali hidup Anda pada Roh Kudus? Mengapa demikian?
2.Mengapa iman yang Anda miliki dapat mengaktifkan manusia roh Anda?
3.Bagaimanakah caranya agar hidup Anda selalu di bawah kendali Roh Kudus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau telah menganugerahi kami dengan Roh Kudus. Ajarkanlah kami untuk selalu memiliki iman yang benar yang akan membawa hidup kami berada di bawah kendali Roh Kudus-Mu. Kami percaya bahwa Roh Kudus-Mulah yang akan memampukan kami mengatasi setiap pergumulan dan permasalahan kami. Roh Kudus-Mulah yang akan membawa kami pada setiap kemenangan dan keberhasilan. Roh Kudus-Mulah yang membuat hidup kami penuh dengan mujizat. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.