Kunci Mengalami Mujizat Kesembuhan Batin

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 35:1-23

RHEMA HARI INI
Mazmur 34:18-19 Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Push atau Pray Until Something Happen, yang berarti berdoa sampai sesuatu terjadi adalah istilah yang sering dipakai para pendoa syafaat di dunia untuk mencapai sebuah rencana besar yang Tuhan berikan atas hidup mereka. Perlu kita ketahui, untuk mencapai jawaban doa yang kita rindukan, ada proses yang harus kita lewati. Seperti sebuah pintu, ia tidak akan bisa terbuka jika kita hanya diam saja atau kita hanya memasukkan anak kunci ke lubang kunci, tanpa kita memutar kunci tersebut, lalu mendorong daun pintu tersebut sampai terbuka. Dan, seperti sebuah pohon mangga, ia tidak akan bertumbuh dan menghasilkan buah mangga jika tidak melewati proses. Diperlukan sebuah proses dari membersihkan tanah dari batu-batuan atau apapun yang menghalangi pertumbuhan benih, mencangkul tanah agar subur, menabur benih, memberi pupuk, menyirami air dari hari ke hari sampai ia bertumbuh dari akar, batang, daun, bunga, sampai berbuah.

Selama hidup di dunia, setiap manusia pasti diperhadapkan pada suatu masalah, dan tidak jarang harus melibatkan perasaan yang berakhir pada luka hati yang mendalam. Bersyukur kita punya Yesus yang sudah berkorban, menebus semua luka hati kita. Oleh karena itu, tanggalkanlah semua beban dan dosa yang merintangi. Tuhan sudah mau datang. Jangan kita terkecoh dengan tipu daya iblis yang membuat anugerah keselamatan dalam hidup kita harus terenggut karena sakit hati yang tidak berkesudahan.

Jika sakit hati sudah terlanjur menguasai dan sulit untuk dilepaskan, datanglah pada Tuhan, Sang Penyembuh, melalui doa-doa kita. Keluarkanlah semua batu masalah di hati kita, curahkan isi hati kita dihadapan Tuhan. Biarkan diri kita tenggelam dalam hadirat dan kasih Tuhan yang indah itu. Dan mintalah Tuhan untuk bekerja menjamah dan menyembuhkan batin dan jiwa kita. Jangan berhenti berdoa. Karena kunci untuk mengalami mujizat kesembuhan batin adalah berseru-seru kepada Tuhan dalam doa. Seperti proses membuka pintu dan menanam pohon mangga, doa-doa kita baru akan dijawab ketika kita menyelesaikan setiap proses. Yaitu berseru-seru dan berdoa, pray until something happen, sampai mujizat kesembuhan batin atau jiwa terjadi di hidup kita.

RENUNGAN
Kunci untuk mengalami MUJIZAT KESEMBUHAN BATIN adalah BERSERU-SERU kepada Tuhan DALAM DOA.

APLIKASI
1. Apa kunci yang Anda perlukan untuk mengalami kesembuhan dari luka batin?
2. Mengapa Anda perlu terus berseru-seru kepada Tuhan dalam doa-doa Anda?
3. Apa saja langkah-langkah yang harus Anda lakukan saat berdoa di hadirat Tuhan, agar mujizat kesembuhan batin terjadi di hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa Yang Baik, betapa kami bersyukur memiliki Engkau. Sang Penyembuh bagi jiwa kami. Ajar kami untuk berdoa, beri kami hati yang konsisten untuk terus berseri-seru dan berdoa, sampai sesuatu terjadi, sampai mujizat kesembuhan batin terjadi dalam hidup kami. Terima kasih Tuhan atas mujizat kesembuhan batin yang Engkau curahkan atas hidup kami. Kami bersyukur. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.